-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of mj joyce
Sent: Wednesday, March 05, 2003 9:06 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [tlusakti] An article sent by RikaSayang udah....lewat acaranya!!!! Dah Basi lageee.....Dan lebih sayangnya kayaknya hanya segelintir org yang tau dan membaca kupasannya bila memang ini dimuat di koran.
Apa tidak mubasir juga ngirim org kesana??? Kenapa tdk dibiayai aja masy.kota Jakartanya kesana???? terutama bukan pejabatnya....tapi masyarakatnya...perwakilan dari Lurah, Ketua RW dan Dekelnya.....seperti studi banding...... Jakarta bisa masuk ke Believe or not Ripley.
Rika <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
[EMAIL PROTECTED] wants you to read an article seen at www.pelangi.or.id.
www.Pelangi.or.id - Press ReleaseBisakah Jakarta Jadi Kota Layak Huni?
24-Feb-2003Jakarta, 17 Februari 2003 - Ibarat sebuah mesin, sistem transportasi Jakarta saat ini seperti mesin tua yang salah urus. Upaya perbaikan yang dilakukan tanpa melihat kebutuhan, menambah rumit permasalahan yang ada. Kerugian yang menjadi beban masyarakat akibat semakin buruknya kinerja system transportasi Jakarta sudah sangat besar.
Menurut Jack Sumabrata, Manajer Program Transportasi Pelangi, "Kuantifikasi kerugian akibat pemborosan BBM, meningkatnya biaya operasi kendaraan, biaya kesehatan akibat buruknya kualitas udara dan tingginya angka kecelakaan lalu lintas, serta biaya hilangnya waktu produktif akibat kemacetan lalu lintas mencapai puluhan trilyun rupiah setiap tahunnya".
"Situasi inilah yang menjadikan Jakarta semakin lama semakin tidak nyaman sebagai tempat hunian", lanjut Jack.
"Ironisnya -- pada masa sulit seperti saat ini--justru masalah itu tidak menjadi perhatian utama dari pemerintah maupun masyarakat. Sikap apatis masyarakat bisa jadi disebabkan ketidaktahuan mereka terhadap berbagai kerugian yang dideritanya", tambah Andi Rahmah, peneliti transportasi Pelangi.
Oleh karena itu dalam upaya mengurangi kerugian akibat tidak bekerjanya system transportasi kota pada masyarakat dan menunjukkan upaya apa yang harus dilakukan untuk memperbaikinya, Pelangi bersama Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) melalui kegiatan Indonesia Livable Communities Innitiative merangkul semua pihak yang berkepentingan untuk mempelajari cara terbaik guna menyelesaikan permasalahan ini.
Salah satu upaya yang dilakukan dari kegiatan ini adalah dengan mengirimkan 16 orang untuk mengikuti seminar dan training di Bogota, Columbia pada awal Februari 2003. Delegasi ini terdiri dari tim teknis Dinas Perhubungan DKI, Anggota DPRD DKI dari komisi A dan komisi D, Pers (Kompas), LSM (FAKTA dan YLKI) dan Direktorat Lalu Lintas Kepolisian RI.
Lalu pelajaran apa yang telah mereka petik dari hasil studi banding ke negara Amerika Latin itu? Bagaimana pandangan dan komitmen mereka terhadap kondisi Jakarta, bisakah Jakarta berubah menjadi kota layak huni seperti yang terjadi di Bogota?
Untuk membagikan informasi dan pengalaman yang diperoleh anggota delegasi kepada masyarakat luas, Pelangi menyelenggarakan Konperensi Pers yang bertema "Bisakah Jakarta Menjadi Kota Layak Huni?&qu ot; Acara ini diselenggarakan pada hari Senin, 24 Februari 2003 jam 09.00 bertempat di Hotel Sofyan Betawi Jl. Cut Meutia Jakarta.
Acara yang akan dipandu oleh Agus Hermawan (Wartawan HU Kompas) ini akan mengupas tuntas setiap sisi pandang dari anggota delegasi dalam kerangka menjadikan kota Jakarta menjadi kota layak huni bagi seluruh warganya.
----------------------------------------------------------------------
Pelangi adalah sebuah lembaga penelitian kebijakan yang bersifat nirlaba, non-pemerintah, dan independen. Saat ini Pelangi memfokuskan kegiatannya pada isu-isu energi, transportasi, perkotaan dan studi wilayah, pencemaran udara, dan perubahan iklim.
You received this email because [EMAIL PROTECTED], filled in a "send by email" facility at our site, www.pelangi.or.id._______________________________________________ tlusakti mailing list [EMAIL PROTECTED] http://lists.lead.or.id/mailman/listinfo/tlusakti
Do you Yahoo!?
Yahoo! Tax Center - forms, calculators, tips, and more
Title: Message
Kan
bisa dilihat tanggalnya... 17 februari di awal email... kalo memang basi yah
jangan dibaca sampai habis.
Acara
press conferencenya dihadiri oleh 31 wartawan cetak dan elektronik. Kalau mau
lihat beritanya, dimuat di kompas, suara pembaruan, warta kota, republika, media
indonesia, jakarta post, sinar harapan, Kompas online, Rakyat merdeka (dan koran
lainnya gue lupa) mulai dari tgl 25 feb sampai 28 feb.
kalau
tadi dibilang hanya segelintir orang yang tau berarti hanya segilintir orang itu
yang baca koran.....:-))
Anyway, yang sekarang jadi dilema adalah paradigma anti sutiyoso dan
konsep busway... banyak orang yang kadung benci sutiyoso jadi menganggap
bahwa "konsep" (sekali lagi konsep bukan program) busway ini
jelek... karena itu kan ga ada salahnya kalo kita lihat implementasinya
kayak gimana di bogota..
itu
pun bukan duit pelangi kok... pelangi cuma ketiban amanat untuk organize doang,
cheers,
Rika
- [tlusakti] An article sent by Rika Rika
- Re: [tlusakti] An article sent by Rika mj joyce
- RE: [tlusakti] An article sent by Rika Rizka Elyza
- [tlusakti] An article sent by Rika Rika
- Re: [tlusakti] An article sent by Rika mj joyce
- RE: [tlusakti] An article sent by Rika Rizka Elyza
- [tlusakti] An article sent by Rika Rika
