Saya dapat memahami perasaan ibu nleigh yang ingin
melepaskan kewarga negaraan Indonesia karena
peristiwa pemboman di Bali. I was just wondering
if Mr. nleigh (her husband) wants to give up his
US citizenship because the US government is planning
to attack Iraq (meaning murdering thousands of
children and women)?

Seorang professor di University of Florida, FL
(warga negara Amerika) kenalan kami bilang kepada
kami bahwa rasanya ia ingin mengembalikan kewarga
negaraan Amerikanya (karena merasa malu luar biasa)
atas ulah pemerintah Amerika yang akan memerangi
Irak.

Saya dan istri saya memperoleh tawaran bekerja di
US dengan gaji yang jauh lebih besar, namun semakin
lama saya rasanya tidak bisa tahan melihat tingkah
laku Bush. Oleh karena itu mungkin saya tidak akan
pindah ke US sampai Bush diganti dengan seorang yang
punya inteligent dan tidak haus darah. 

Eko Raharjo
Calgary

Budi Legowo wrote:
> 
> biadab memang kata yang tepat bagi pembom bali, tapi bila para oarng tak
> beradab berkeliaran di indonesia bukan berarti merupakan alasan untuk
> merubah kewarganegaraan, apakah itu solusi?
> tumpah darah indonesia akan senatiasa melekat dalam h saya yakin orang
> amerika sangat-sangat maklum, lebih banyak orang beradab di indonesia
> dibanding orang tidak beradab yang sedang berkeliaran di sini
> 
> On Mon, 14 Oct 2002 [EMAIL PROTECTED] wrote:
> 
> >
> > Tertegun saya mendengar berita pemboman di Bali yg disiarkan radio hari
> > Sabtu siang waktu bagian Timur Amerika atau Minggu dini hari WIB.  Bali
> > adalah tempat saya & suami biasa transit dalam perjalanan ke Semarang,
> > mengingat Jakarta bukan kota yg convenient bagi kami.  Namun Senin pagi ini
> > sebelum berangkat ke kantor, kami saling bertanya: "What are we gonna say
> > if people at work ask us about this bombing?"  Jelas kesal & bingung....
> > walau suami bukan WNI, ia paling gencar mempromosikan wisata & budaya di
> > Indon ke kawan-kawan di Amerika.  Dulu dengan menepuk dada saya mengatakan
> > tak mau berubah kewarganegaraan karena I was proud to be an
> > Indonesian.......  Sekarang kami mau bicara apa kalau ada gerombolan biadab
> > berkeliaran di sana?  Adakah yg masih tertinggal yg bisa saya banggakan?
> >
> > My prayers and thoughts for the family of the victims.......
> > Saya salut dengan para sukarelawan yg membantu menangani korban.......
> > great job dude, God bless you.
> >
> >
> > ---------------------------------------------------------------------
> > Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
> > to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #167
> > DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id
> >
> >
> 
> ---------------------------------------------------------------------
> Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
> to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #173
> DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id

---------------------------------------------------------------------
Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #176
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id


Kirim email ke