Kata teman saya yang warga Singapura , BATAM itu bukan FTZ tapi FTW (Free Trade Woman) sebab disana sangat mudah dicari wanita. Jadi kalau orang singapura pergi ke BATAM pasti dicurigai..:))

Agus B Raharjo

antono wrote:

Mungkin yang sekarang bisa jadi analogi adalah kasus
Batam. Pulau ini juga terletak di daerah perbatasan
(Singapura - Malaysia), sudah bertahun-tahun (30
tahunan) dikelola mirip "kawasan bebas", atau istilah
kerennya Free Trade Zone/FTZ, dengan berbagai insentif
buat narik investasi, cuman sampe sekarang dasar
hukumnya masih pake keppres. Pengusaha dan masyrakat punya mau supaya statusnya
dinaikkan dengan UU, supaya ada kepastian hukum dan
lebih PD bersaing dengan kawasan FTZ lainnya.
Tapi pemerintahnya kayaknya malah mau bikin Batam jadi
kawasan berikat (bonded zone/ BZ), jadi turun
derajatnya, dari yang tadinya mirip FTZ malah jadi BZ,
mau dijadikan sama dengan kawasan berikat lainnya, spt
cakung, pulogadung, dst.


Payah memang jadi pulau-pulau kecil di wilayah
perbatasan Indonesia. Jauh dari pusat, jadi kayak anak
hilang. Boro-boro diperhatiin, wong yang udah bagus
aja (spt Batam) mau dipretelin fasilitasnya dan
dijadiin kawasan "biasa", supaya adil dan sama dengan
"anak-anak" (pulau) lain katanya...:-(

mestine rak kalo wilayah di perbatasan itu ada
treatment tersendiri (khusus)? biar nda silau ama
negara tetangga, ntar jadi banjir TKI seperti yang di
kalimantan rame2 ke negeri jiran/malaysia itu, atau
yang di kepulauan sangir talaud yang tiap pagi ngais
rejeki ke filipin dan malam balik ke kampunge.

lha mesti wae tho.. wong hujan emas di negeri orang
kok, di negeri sendiri malah hujan batu (akeh
demonstrasi)..


mosok mau ada sipadan-ligitan2 berikutnya? kesenengan Singapur dong dech kalo bisa dapat Batam....

sakne tenaaaan...





-------------------------------------------------------------------------- Milis Archive: http://archive.undip.ac.id - Forum: http://forum.undip.ac.id to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #703 DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id




Kirim email ke