Ide bagus juga tuh Pak...... (tapi mungkin banyak yang protes....)
Rasanya kalo manajemen pemerintah dipegang pihak netral akan lebih tenang kali ya.....
Habis gitu nggak ada lagi saling hujat menghujat..... kalo dipikir rasanya semua kekisruhan ini terjadi karena rasa saling ingin menjatuhkan satu sama lain. Coba saja semuanya pada bilang : "ok sekarang kita lupakan semua kesalahan dan berkata let's build a new world... rasanya semuanya akan lebih baik. But for sure this is impossible thing untuk jaman ini. Kalo kita berpikir secara matematis.... seandainya energi yang dibuang untuk trial, demo dan uang yang dipakai untuk sogok sana sogok sini agar terbebas dari jerat hukum, dan sebagainya dialihkan untuk berpikir ttg kemajuan negeri, uangnya untuk membangun sarana umum rasanya itu sudah akan menjadi suatu kekuatan yang besar paling tidak indonesia bisa menyamai malaysia yang bisa bikin the highest building in the world .... :)


Salam,
Mei

At 07:34 AM 2/16/2004 +0700, you wrote:

Sudah lah kita hanya bisa menulis dan melihat tapi tidak dapat melakukan
apa-apa. Kalau saya malah kangen dengan masa pemerintahan Soekarno
walaupun waktu itu belum tahu apa-apa. Coba pada jaman Soekarno berapa
utang negara, kalau kita bandingkan. Kalau saya boleh usul nih ke
Bapak/Ibu bagaimana kalau Pemerintahan Negara Indonesia ini di sub
konrakkan ke Asing. Maksudnya begini orang asing oleh memimpin tapi kita
beri spesifikasinya bahwa :
        1. Hukum harus ditegakkan di Negara Indonesia dengan benar.
        2. GNP rakyat Indonesia harus lebih besar dari NNNNNNNNN.
        3. Semua Rakyat Indonesia dijamin mendapatkan pendidikan yang
                layak sesuai dengan potensi dan kemampuan otak.
        4. . . . . . . . . ..  .
        5. . . . . . . . . . . .  .
        6. . . . . . . . . . .  .

Nah kita hanya memantau yaa anggap sebagai pemegang saham yang bisa
memberhentikan Pemerintahan. Bagaimana apa ada yang tertarik, yaa
itung-itung perusahaan yang menyewa manajemen.

Wassalam




On Sat, 14 Feb 2004, firman tri ajie wrote:


> Kalo boleh jujur, saya kangen suasana pemerintahan pak Harto dulu,
> kangen adem tentremnya itu lho!
>
>
>
>             Fenomena seperti ini sepertinya makin banyak terlontar dari
> masyarakat ya.?
>
>             Saya lihat di TV atau di koran, banyak sekali rakyat yang
> mengemukakan pendapat seperti itu
>
>             Hal ini yang menjadi dasar Hartono membuat partai baru
> dengan menjaagokan tutut untuk menjadi presiden
>
>             Apa ini semacam suatu kemunduran atau kemajuan?? Saya
> menganggap bahwa situasi seperti ini bukan hal
>
>             Yang janggal dalam masa transisi, model peralihan "demokrasi
> terpimpin" zaman soeharto berganti degan model "demokrasirakyat"
>
>             Ya pasti harus lewat tahapan ini, ngga akan ada yang loncat,
> satu fase dilewati tanpa harus dijalani. Walau bagaimana pun ini lah
> negeri kita tercinta
>
>             Ya .seperti ini harus bagaimana lagi..harus kita
> terima...saya sependapat dengan AA Gym .bahwa mari kita berdo`a bahwa
> nanti kelak selepas
>
>             Pemilu kita mendapatkan wakil-wakil rakyat dan pemimpin yang
> Adil, yang sederhana dan teladan. Karena hanya Tangan-Tangan Alloh saja
> yang biisa
>
>             Merubah hal seperti ini.....karena itu mari kita berdo`a
> saja.
>
>
>
>             Salam
>
>
>
>             firman
>
> -----Original Message-----
> From: imas lia [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Sent: Friday, February 13, 2004 10:18 AM
> To: [EMAIL PROTECTED]; UNDIP
> Subject: Re: [UNDIP] Ndak Ngerti...???
>
>
>
> Ya makanya itu.....
>
>
>
> Hal spt itu kok menjadi suatu hal yang lumrah dan biasa sekarang
> ini........
>
>
>
> Saya takutnya dikedepannya nanti kita beranggapan kalo Indonesia itu ya
> gini......"Bukan Indonesia kalo Tidak Kisruh".......
>
>
>
> Adek-adek sekarang juga semakin keras dan ga' mau ngalah..... lha "wong
> tuwa"ne yo ra' gelem ngrungokke, ra' gelem sabar, ra iso seleh sumeleh
> (kalo orang jawa bilang).....(walopun jaman saya kuliah dulu juga udah
> banyak bentrokkan, dah masa-masa panas.....)
>
>
>
> Kalo boleh jujur, saya kangen suasana pemerintahan pak Harto dulu,
> kangen adem tentremnya itu lho!
>
>
>
> Saya juga ga seneng liat tv, liat berita yang ada berita2 bentrokan,
> perang dan bencana, sedih terus.... liat sinetron dan film yang ada
> intrik2 percintaan dan perebutan harta....... jadinya kalo liat, paling
> liat acara sitkom, biar bisa ketawa.... tapi imbasnya jadi berasa
> kuper...hehehh......
>
>
>
> Ya.... smg Indonesia cepet jadi baik, baik dan lebih baik lagi dari
> sekarang...... dan tentunya dimulai dari diri kita sendiri..... bener ga
> sih pak, bu.............???  Semoga kita bisa...............
>
>
>
> Salam
>
> ----- Original Message -----
>
> From: [EMAIL PROTECTED]
>
> To: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED]
>
> Sent: Friday, February 13, 2004 9:09 AM
>
> Subject: RE: [UNDIP] Ndak Ngerti...???
>
>
>
> Ah..itu suatu Hal yang Lumprah dan Biasa terjadi di Indonesia bu'?
>
> apa ibu nggak pernah lihat TV kali yach :)
>
> kok nggak Tau trik2 para politikus di negeri ini..
>
> -----Original Message-----
> From: imas lia
> To: UNDIP
> Sent: 2/13/04 8:49 AM
> Subject: [UNDIP] Ndak Ngerti...???
>
>
> Saya ndak ngerti..... kok akbar bisa bebas lepas yaa dengan kasus
> seberat itu.... palagi skg menjelang pemilu... kok kesane memicu biar
> pemilu kisruh....Tapi kalo Akbar ditahan juga ada pendukungnya yang
> bakalan protes........???
>
> Opa dadine negara iki mbesok.....???.....
>
> Bener2, saya buta politik dan tidak menyukai hal-hal berbau politik....
> makane saya ndak ngerti ttg pembebasan akbar tersebut......weleh
> weleh......
>
>
> Salam
>
>


-------------------------------------------------------------------------- Milis Archive: http://archive.undip.ac.id - Forum: http://forum.undip.ac.id to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #1265 DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id


--------------------------------------------------------------------------
Milis Archive: http://archive.undip.ac.id - Forum: http://forum.undip.ac.id
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #1271
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id




Kirim email ke