Pak Fariyono,
 
You wrote:
Dalam sebuah ceramah bu Irene Handono yang didampingi para mantan kafir ...
============
 
Hm..., ternyata walaupun mantan kafir, anda (orang Islam) masih suka menyebut mereka (mantan) kafir ya ...
kasihan (nggak pakai deh lu)
 
 
Tolong sampaikan salam saya buat Ibu Irene Handono dan (yang anda sebut) para mantan kafir itu
(Perhatikan ayat 6)

                       Matius 11:1
                           Setelah Yesus selesai berpesan kepada kedua belas murid-Nya, pergilah Ia
                           dari sana untuk mengajar dan memberitakan Injil di dalam kota-kota
                           mereka.
                       11:2
                           Di dalam penjara Yohanes mendengar tentang pekerjaan Kristus,
                       11:3
                           lalu menyuruh murid-muridnya bertanya kepada-Nya: "Engkaukah yang
                           akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?"
                       11:4
                           Yesus menjawab mereka: "Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa
                           yang kamu dengar dan kamu lihat:
                       11:5
                           orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir,
                           orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin
                           diberitakan kabar baik.
                       11:6
                           Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku."
 
 
salam
 
----- Original Message -----
From: fariyono
Sent: Tuesday, March 16, 2004 1:36 PM
Subject: Re: [UNDIP] FW: Keistimewaan wanita

Pak Heri,
 
 
Dalam sebuah ceramah bu Irene Handono yang didampingi para mantan kafir, berkata : bahwa bila seorang k*****n yang berakal budi & mampu membedakan baik buruk dalam hidupnya,  setelah membaca KATAM/selesai I****l yang diyakininya maka  ia akan murtad dari k*****n. Begitulah hidayah Allah SWT sampai kepada hamba-hamba yang dikehendakiNya, namun kebanyakan dari mereka mencampakan hidayah itu karena takut lapar dan takut miskin.
 
Semoga Pak Sam menjadi salah satu orang yang mendapat hidayah itu.
 
Untuk informasi saja, Insya Allah pada tanggal 18 Maret 2004, setelah Magrib Ibu Irene Handono akan memberikan ceramah. Jika ada yang berminat hadir akan saya kirimkan undangan via japri
 
Salam
 
 
 
----- Original Message -----
From: Herias
Sent: Monday, March 15, 2004 1:28 PM
Subject: RE: [UNDIP] FW: Keistimewaan wanita

Sorry Pak Sam..
Saya tidak berminat debat(kusir, delman, dokar atau lainnya) dengan sampeyan,apalagi dgn orang yg "keterbatasan waktu".Bila sampeyan memang berminat mencari kebenaran sejati, sampeyan harus "mencari Tuhan" dengan meluangkan banyak waktu, tenaga, pikiran dsb dan yang terpenting harus dengan hati yg bersih dan niat yg ikhlas. INGAT!!! Yang berkepentingan dg beragama yg benar (menganut agama yg benar dan dg cara yg benar) adalah  manusia yg berangkutan, bukan Tuhan.  Kalo ada manusia yg menganut agama yg salah , manusia yg bersangkutanlah yg akan menerima balasannya sedangkan Tuhan sama sekali tidak merugi, tidak berkurang ke Maha Kuasaan dan ke Agungan Tuhan. Manusia mau menyembah Tuhan atau tidak, tidak akan berkurang ke Maha Kuasaan Tuhan. Tapi karena Maha Sayangnya Tuhan kpd manusia maka manusia selalu dan selalu diberi petunjuk mana yg benar dan mana yg salah, selalu terbuka pintu maaf Tuhan untuk manusia yg bertobat selama nyawanya belum sampai di tenggorokan. Dan yang paling essential dalam suatu agama adalah konsep ketuhanannya. Jadi kalo sampeyan mencari agama yg benar, mulailah dgn melihat konsep ketuhanan dalam suatu agama.  Mohon ma'af dan jangan tersinggung atau kecewa. Maturnuwun.....Kepareng....
 
Thank's & Best Regards
 
Herias
IT Dept
PT Uni Enlarge Industry Indonesia
Cakung, Jakarta
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED]; 081310878628
-----Original Message-----
From: samuel [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Monday, March 15, 2004 9:44 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [UNDIP] FW: Keistimewaan wanita

Halo Pak Herias
 
(lalu) Mengapa di neraka lebih banyak wanitanya ?
dan mengapa di syurga disediakan 'upah' bidadari-bidadari (bukan "wanita-wanita manusia" yang istimewa tersebut) ?
referensi: baca surah Ar rahman
 
terimakasih atas perhatian (jawaban) anda
 
Note: mohon maaf jika pertanyaan saya ini "cekak aos" (singkat/to the point/tanpa basa-basi)
mengingat keterbatasan waktu, semoga bukan debat kusir ala pangeran diponegoro :-)
 
hormat saya
samuel.

Kirim email ke