----- Original Message -----
Sent: Tuesday, March 16, 2004 3:17
PM
Subject: Re: [UNDIP] salam saya buat
(yang anda sebut) mantan kafir
Pak Fariyono,
You
wrote:
Dalam sebuah ceramah bu
Irene Handono yang didampingi para mantan kafir ...
============
Hm..., ternyata walaupun mantan kafir, anda
(orang Islam) masih suka menyebut mereka (mantan) kafir ya ...
kasihan (nggak pakai deh lu)
Tolong sampaikan salam saya buat Ibu Irene
Handono dan (yang anda sebut) para mantan kafir itu
(Perhatikan ayat 6)
Matius
11:1
Setelah Yesus selesai berpesan kepada kedua belas murid-Nya, pergilah
Ia
dari sana untuk mengajar dan memberitakan Injil di dalam
kota-kota
mereka.
11:2
Di dalam penjara Yohanes mendengar tentang pekerjaan
Kristus,
11:3
lalu menyuruh murid-muridnya bertanya kepada-Nya: "Engkaukah
yang
akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang
lain?"
11:4
Yesus menjawab mereka: "Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes
apa
yang kamu dengar dan kamu
lihat:
11:5
orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi
tahir,
orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang
miskin
diberitakan kabar
baik.
11:6
Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak
Aku."
salam
----- Original Message -----
Sent: Tuesday, March 16, 2004 1:36
PM
Subject: Re: [UNDIP] FW: Keistimewaan
wanita
Pak Heri,
Dalam sebuah ceramah bu Irene Handono yang
didampingi para mantan kafir, berkata : bahwa bila seorang k*****n yang
berakal budi & mampu membedakan baik buruk dalam hidupnya, setelah
membaca KATAM/selesai I****l yang diyakininya maka ia akan murtad
dari k*****n. Begitulah hidayah Allah SWT sampai kepada hamba-hamba yang
dikehendakiNya, namun kebanyakan dari mereka mencampakan hidayah itu karena
takut lapar dan takut miskin.
Semoga Pak Sam menjadi salah satu orang yang
mendapat hidayah itu.
Untuk informasi saja, Insya Allah pada tanggal
18 Maret 2004, setelah Magrib Ibu Irene Handono akan memberikan ceramah.
Jika ada yang berminat hadir akan saya kirimkan undangan via
japri
Salam
----- Original Message -----
Sent: Monday, March 15, 2004 1:28
PM
Subject: RE: [UNDIP] FW: Keistimewaan
wanita
Sorry Pak Sam..
Saya tidak berminat debat(kusir,
delman, dokar atau lainnya) dengan sampeyan,apalagi dgn orang yg
"keterbatasan waktu".Bila sampeyan memang berminat mencari kebenaran
sejati, sampeyan harus "mencari Tuhan" dengan meluangkan banyak waktu,
tenaga, pikiran dsb dan yang terpenting harus dengan hati yg
bersih dan niat yg ikhlas. INGAT!!! Yang
berkepentingan dg beragama yg benar (menganut agama yg benar dan dg
cara yg benar) adalah manusia yg berangkutan, bukan
Tuhan. Kalo ada manusia yg menganut agama yg salah ,
manusia yg bersangkutanlah yg akan menerima balasannya sedangkan Tuhan
sama sekali tidak merugi, tidak berkurang ke Maha Kuasaan dan ke
Agungan Tuhan. Manusia mau menyembah Tuhan atau tidak, tidak akan
berkurang ke Maha Kuasaan Tuhan. Tapi karena Maha Sayangnya Tuhan kpd
manusia maka manusia selalu dan selalu diberi petunjuk mana yg benar dan
mana yg salah, selalu terbuka pintu maaf Tuhan untuk manusia yg
bertobat selama nyawanya belum sampai di tenggorokan. Dan yang paling
essential dalam suatu agama adalah konsep ketuhanannya. Jadi kalo sampeyan
mencari agama yg benar, mulailah dgn melihat konsep ketuhanan dalam
suatu agama. Mohon ma'af dan jangan tersinggung atau kecewa.
Maturnuwun.....Kepareng....
Thank's & Best
Regards
Herias
IT Dept
PT Uni Enlarge Industry Indonesia
Cakung, Jakarta
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED]; 081310878628
Halo Pak Herias
(lalu) Mengapa di neraka lebih banyak
wanitanya ?
dan mengapa di syurga disediakan 'upah'
bidadari-bidadari (bukan "wanita-wanita manusia" yang istimewa tersebut)
?
referensi: baca surah Ar
rahman
terimakasih atas perhatian (jawaban)
anda
Note: mohon maaf jika pertanyaan saya ini
"cekak aos" (singkat/to the point/tanpa basa-basi)
mengingat keterbatasan waktu, semoga bukan
debat kusir ala pangeran diponegoro :-)
hormat saya
samuel.