Kang Oman ... punten bade naroskeun ....
Kumaha aplikasina tina eta Falsafah pendidikan Alternatif teh...????
Upama diajar, diajar dimana ???????

Hatur nuhun


Mamat Rachmat


--- In [EMAIL PROTECTED], oman abdurrahman <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> 
> Anu kalintang raketna jeung migunakeun uteuk katuhu teh nyaeta naon 
anu ayeuna kawentar salaku "pendidikan alternatif". Dihandap ieu 
kasanggakeun deui "falsafah pendidikan alternatif" anu kapungkur 
kantos dipostingkeun, kenging nyutat ti Kang Jalal. Pamugi aya 
manfaatna. Hapunten heunteu disundakeun.
> 
>  
> 
> Falsafah Pendidikan Alternatif
> 
>  
> 
> Pendidikan adalah proses menuju kesempurnaan. Proses ini tidak ada 
batasnya. Dalam proses takamul, manusia mempunyai potensi yang tidak 
terbatas. Kita semua sedang bergerak menuju Allah. Pendidikan yang 
dididik adalah mitra dalam kafilah ruhani yang sedang menempuh 
perjalanan di sahara yang tidak berujung. Pendidikan adalah upaya 
untuk merealisasikan asma allah dalam diri manusia. Setiap kali kita 
menyerap satu nama Allah, kita berubah menjadi wujud yang berbeda. 
Yang bergerak bukan hanya "Ardl, tetapi juga jauhar kita".
> 
>  
> 
> Ada 3 asumsi pokok. Pertama, potensi manusia tidak terbatas. Kita 
memanfaatkan sebagian kecil saja dari potensi kita. We live only part 
of the life we are given. Pendidikan harus mampu memaksimalkan 
potensi manusia. 
> 
>  
> 
> Kedua, pendidik dan yang dididik adalah mitra. Guru bukan subyek 
dan murid bukan obyek. Hubungan antara keduanya bukan hubangan 
manipulatif, yakni guru membentuk murid sekehendak hatinya. Keduanya 
terlibat dalam hubungan cinta yang transpormatif. Dalam proses itu 
keduanya berubah makin lama makin baik. 
> 
>  
> 
> Ketiga, pendidik dan dididik adalah upaya merealisasikan asma allah 
dalam diri manusia. Dalam Islam, hidup adalah perjalanan panjang 
dari "tanah" menuju "ruh-Nya", dari kegelapan menuju cahaya, dari 
mahkluk menuju Khaliq. Dalam safar ruhani ini, kita harus menyerap 
nama-nama Allah. Asma Allah mencerminkan sifat-sifat-Nya : Pengasih, 
Penyayang, yang Mengetahui yang gaib dan syahadah (Kasat mata) dan 
seterusnya. 
> 
>  
> 
> Keempat, pendidikan adalah perubahan manusia seutuhnya perubahan 
eksistensial. Pendidikan harus melibatkan tubuh dan jiwa sekaligus. 
Hal-hal yang bersifat fisikal berpengaruh besar pada konsep 
psikologis seperti persepsi, kognisi, volisi, konsep diri dan 
sebagainya. Pada saat yang sama, pikiran- yang mewakili "jiwa" 
manusia � mempengaruhi proses psikologis dan fisiologis.
> 
> ------------------
> 
> *) Jalaluddin Rakhmat, disampaikan  pada Seminar Pendidikan 
Alternatif di IKIP Bandung, 13 April 1993.  
> 
>  
> 
> 
>               
> ---------------------------------
> Do you Yahoo!?
> SBC Yahoo! - Internet access at a great low price.



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/0EHolB/TM
---------------------------------------------------------------------~->

Komunitas UrangSunda --> http://www.UrangSunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke