Para wargi ieu aya titipan posting......
cik kumaha tah pangemut parawargi
 
ssw

INFO dari milis tetangga, mungkin bisa diberitahukan ke rekan2 muslim
lainnya
=====================================================
Saat ini saya mendapati siaran televisi baru yang masih dalam percobaan
yaitu O Channel dan CTV (Cahaya Televisi Banten).
Wah....Jika memang ini yang dimaksudkan, kita semua harus waspada.
Biasanya jika kita mendengan kata "Banten" identik dengan Islam, ternyata
KAFIR.
Bersatulah kaum muslimin ......ALLAHU AKBAR
Just Forward - Dari milist sebelah
====================================================
Hidayatullah, edisi bulan Agustus 2004

      Koalisi James Riady-Pat Robertson

      Berkoalisi dengan Pat Robertson, pimpinan Koalisi Kristen dan
jaringan televisi misionaris terbesar di dunia proyek besar James T Riady
akan membuat TV misionaris yang segera mengudara di Indonesia

       Proyek Mega-Kristenisasi James T Riady tentu bukan sebuah pekerjaan
main-main. Perlu didukung dana dan jaringan yang luar biasa. Urusan dana,
tak jadi kendala. Keluarga Riady adalah pengendali bisnis raksasa yang
bergerak di bidang perbankan, TV kabel, telepon selular, online shopping,
jasa teknologi informasi, perkantoran, dan sederetan bidang lainnya. Konon
total asetnya mencapai USD 12 milyar.

       Namun dana besar saja tidak cukup. Perlu digerakkan oleh 'mesin'
yang taktis dan berjaringan luas. Karena itulah James T Riady menggandeng
World Harvest Global (WHG) dan American Institute for Maghrib Studies (AIMS)
untuk menyukseskan proyeknya.

       WHG adalah pusat misionaris dunia yang bermarkas di California, AS.
Berdiri tahun 1989 sebagai bagian dari program Koalisi Kristen yang dirintis
evangelis terkenal, Pat Robertson. Cabangnya sudah bertebaran di banyak
negara antara lain Jepang, Malaysia, Indonesia Jerman, dan Belanda.

       Di Indonesia, markas WHG ada di Lippo Karawaci. Motor penggeraknya
adalah sang boss Lippo Group, James T Riady. Tetapi namanya agak berbeda,
yaitu World Harvest Center (WHC). Aktivitas sehari-harinya dikomandani oleh
pendeta Dr Jimmy Oentoro.

     Sedangkan AIMS adalah lembaga studi pemikiran dan kebudayaan Yahudi
di AS. Institusi ini merupakan mitra utama Christian Coalition (Koalisi
Kristen).

       Hadirnya WHC di Indonesia tak lepas dari eratnya persahabatan
spiritual antara James T Riady dan pendeta Pat Robertson. Konon mereka mulai
saling kenal tatkala keduanya terlibat dalam "misi khusus" tim sukses
Presiden AS. Mula-mula era George Bush Sr, kemudian Bill Clinton, dan
akhirnya George W Bush. Selain aktif sebagai tele-evangelis di Christian
Broadcasting Network (CBN) dan Christian Coalition, Pat Robertson memang
menjadi tim inti kampanye kepresidenan keluarga George Bush.

       Keluarga Riady pernah bikin heboh karena terlibat skandal keuangan
dalam kampanye presiden Bill Clinton (1992). Saat itu, Pat Robertson tampil
sebagai saksi meringankan keluarga Riady. Pada program "The 700 Club" di
CBN, dia berkata, "James Riady dan ayahnya (Mokhtar Riady, red) adalah teman
karib saya. Keduanya telah lahir kembali dalam Kristen. James telah
menyatakan keinginannya menjadi pastor dan misionaris. Orang Asia perlu
diberi kesempatan berpartisipasi sebagai pegawai Tuhan."

       Keterlibatan James dalam misi Kristen diakui sebagai bagian dari
pertaubatannya. James juga menyebut Pat Robertson sebagai orang yang telah
menyadarkannya kembali ke 'jalan terang'. "Dialah guru spiritual saya," ucap
putra mahkota raja bisnis Lippo Group, Mochtar Riady ini.

       Tampaknya hubungan Pat Robertson dengan keluarga Riady memang sangat
dekat. Tahun 2002, dalam menyukseskan Proyek Misi 2002, Pat Robertson datang
ke WHC di Lippo Karawaci Tangerang.

       Persahabatan kedua 'gembala' itu juga merambah dunia bisnis serta
berbagai proyek dan agenda misi Kristen global. Keduanya melihat Indonesia
bisa menjadi salah satu pusat misi Kristen yang prospektif. Maka, berdirilah
WHC di kawasan bisnis Lippo beserta sejumlah sarana penunjangnya. Ada
lembaga pendidikan, seminari, rumah sakit, rumah produksi (production
house), dan lembaga misi berkedok sosial lainnya.

       Televisi Misionaris

       Sejak tahun 1998, James dan Pat secara khusus berkongsi mengembangka
n International Family Entertainment (IFE) dengan investasi USD 10 juta. IFE
bersama Lippo Group dan Malayan United Industries Bhd kemudian membeli 80%
saham Chinese Entertainment Broadcast Ltd yang mengelola jasa layanan TV
satelit 24 jam. Stasiun TV misionaris itu punya target menyergap 1,25 milyar
audiens berbahasa Mandarin dan Melayu di kawasan Asia Pasifik.

       Saat ini, keduanya sedang merancang sebuah televisi misionaris di
Indonesia. Namanya belum pasti. Kabarnya, CahayaTV, Gospel Overseas TV, atau
HarvestTV. Kru televisi itu kini tengah belajar dan magang di CBN, jaringan
televisi misonaris terbesar di AS (mungkin juga dunia) yang didirikan oleh
Pat Robertson.

       CahayaTV -atau apapun namanya- bakal tampil menjadi andalan proyek
misionaris dengan target ratusan juta warga berbahasa Indonesia dan Melayu.
Ini akan bersinergi dengan proyek-proyek James T Riady sebelumnya, seperti
pembangunan sekolah-sekolah Kristen di daerah miskin dan terpencil. Melalui
Harvest International Curriculum (HIC), mereka sedang menyiapkan 200 ribu
pastor dan pekerja misionaris yang siap bergerilya memurtadkan jutaan Muslim
Indonesia.

       Tentang tekad James Riady untuk tampil all-out dalam gerakan
kristenisasi, pernah dipaparkannya dalam wawancara dengan majalah Fortune
pada 23 Juli 2001. James akan berkonsentrasi mengembangkan sekolahnya yang
mewah di kawasan bisnis Lippo, serta proyek besar industri media. Dia juga
akan membuka 1.000 sekolah Kristen di desa-desa miskin di seluruh Indonesia.
James juga memaparkan bagaimana dia bersama Pat Robertson terobsesi untuk
membuka jaringan Kristen di Indonesia dengan WHC sebagai markas utamanya.*
(Hidayatullah, edisi bulan Agustus 2004)









Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
click here


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke