Kawan semua..!
 
 
Bukan rahasia  
Siapa yang tidak tahu, bahwa semua hal membutuhkan uang. Bahkan mati pun bukan lagi perkara yang harus dipasrahkan saja, karena setelah mati kita tetap memerlukan biaya. Yang menjadi alasan mengapa pengusaha harus serba waspada adalah kenyataan bahwa semua orang kini sepertinya harus mengeluarkan dana untuk menjabat jabatan pelayanan umum Bukan rahasia Siapa yang tidak tahu, bahwa semua hal membutuhkan uang. Bahkan mati pun bukan lagi perkara yang harus dipasrahkan saja, karena setelah mati kita tetap memerlukan biaya. Yang menjadi alasan mengapa pengusaha harus serba waspada adalah kenyataan bahwa semua orang kini sepertinya harus mengeluarkan dana untuk menjabat jabatan pelayanan umum.......).http://www.waspada.co.id/bisnis/tinjauan_ekonomi/artikel.php?article_id=64781).
 
Pengusaha jadi penguasa itu sudah pasti merekalah yang berkuasa dalam perebutan-perebutan kekuasaan dengan segala kekayaannya dengan pertimbangan   profit  yang akan menambah kekuatan exsistensi perusahannya.Anggota DPRD-DPR-Bahkan menteri (sudah banyak bukti kan?)
 
Temen milis  apa yang dikatakan kang GG perlu kita dukung...bagi mereka-mereka yang punya info yang akurat bisa membagi ke milis ini untuk jadi pencerahan dan sharing keadaan dan suhu politik atau berita apapun di Banten buat temen2 di luar daerah.
 
Salam
DH
 


"Heri Hendrayana H (Golagong)" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Bangsa yang besar yang megnharagai sejarah.
Apa yang sudah PAN, PKS, Demokrat, PDI, dan semua bakal cagub Banten
lakukan,Ketika gedung Makodim (yang bersejarah itu - Boni yang
membeberkan data2nya), diratakan dengan tanah?

TS ngomong apa soal penggusuran Makodim?
Malah Ali  Fadilah direkrut jadi tim sukses.
MM ngomong apa? Para akademisi yang sekaragn nyalon juga ngumpet.
Rizon dengan PAN juga adem-ayem aja.
PKS, asal bunyi saja. Yayat Suhartono itu juga mandul.
Atut, apalagi. Dia berdiplomasi, itu wewenang kota.

Pertanyaan, kenapa Makodim hancur mereka diam saja?
Karena mereka bermental pedagang.
Mereka masih memakai paradigma berhitung; hitung komisi, hitung
keuntungan... Jika mall Serang jadi dibangun, pastilah dompet mereka
kecipratan... Nggak percaya? Anati kita lihat saja.

Mudah membuktikan korupsi di Banten.
Indikasinya sudah jelas ada.
Jika para pejabat kita punya Rumah mewah dan mobil mewah,
Yang kita tahu itu tidak sepadan dengan gjinya, itu dia korupsi...

Jadi, saya belum melihat keraifn local di para bakal calon gubernur itu.
Pemimpin itu lahir dengan sendirinya. Setiap ada ketimpangan social di
Banten, dia akan berada di garis terdepan. Bukan pada saat bursa calon
gubernur... Jauh-jauh hari.

Siapa di antara mereka yang peduli pada pentingnya perpustakaan Banten
yang representative; berstandar internasional?
Siapa yang peduli dengan Makodim? Dengan gedung Pelita?
Dengan situasi kondisi Banten Lama?
Dengan para anggota DPRD Banten yang korup?

Slamet Rahatjo saat orasi budya di Ragnkas beranekdot, "Banten ini
standarnya semua internasional. Coba saja tengok, bandaranya
internasional, pabrik extacynya internasional, pelabuhan Bojonegoro juga
internasional.... apa lagi yang kurang?"

Saya betul-betul butuh pencerahan dari rekan di milis.
Saya tidak apatis. Saya hanya belum percaya dengan para bakal calon gub
Banten itu. Ali Nurdin, Yusron.. dan entah siapa lagi... yang punya info
bagus tentang mereka, silahkan infokan ke milis ini.

Tetap semangat
Gola Gong









Yahoo! for Good - Make a difference this year.

Tetap Semangat Mencintai Banten!



YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke