salam.
Sebelum Ode Kampung 2 berlangsung, saya ketemu para petingi di Perpusda
Banten.
Mereka meminta saya untuk menggalang opini lagi tentang rencana pembangunan
perpustakaan Banten yang dibatalkan Atut.
Juga membaca tulisan Ibnu di wacana situs www.rumahdunia.net (Kami Butuh
Perpustakaan. semoga eseinya dimuat radar banten), saya terbakar. Saya sedang
sakit, tapi jadi bersemangat. Kayaknya kita harus bersatu-padu. Semua komunitas
di Bnten, kita turun ke Jalan. Mengingatkan Atut (gub Banten), mengingatkan
Taufik nuriman (bup. Serang) yang udah ingkar janji, mengingatkan calon wali
kota serang, agar memprioritaskan pembangunan perpustakaan Banten.
Kita harus mneyiapkan sebuah argumentasi cerdas, karena mereka sering
menyindir saya, "Gong, kalo tuntunan kamu minta perpustakaan kami penuhi, nanti
semua stake holdre nuntun juga, dong. Uang kami terbatas. Kami nggak hanya
ngurusin kebutuhan seniman." Nah, ini dangkal banget 'kan. Saya bengong
ngeladenin pertanyaan seperti ini. Harus dimulai dari mana? Dari perut dulu?
Hari Sabtu besok, 4 juli, saya dan Indra Kesuma, ngumpulin para pelukis
Banten di Rumah Dunia. pukul 14.00. saya mau presentasiin ini. Di perpusda ada
ruang buat pameran kan asik juga, ya.
Ayo, kita turun ke jalan.
gg
---------------------------------
Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out.