Lain lubuk lain belalang, lain pula ikannya Saya sampaikan kepada yang YTH. 1. Habib Rizieq, terus maju dalam rangka amar makruf nahi mungkar, namun sedikit koreksi agar teknisya di lapangan yang harus di rubah. 2. Abdurrahman Wahid saya cuman bisa menyampaikan "ASLIM TASLAM!!"
----- Pesan Asli ---- Dari: abduh imanulhaq <[EMAIL PROTECTED]> Kepada: [email protected] Terkirim: Kamis, 12 Juni, 2008 16:55:47 Topik: Re: [WongBanten] Di Mana Habib Rizieq dan Abdurrahman Wahid Sebelum Kasus Monas Yang salah ya kepiting, kemana-mana selalu bawa capit, mas kusnadi --- On Wed, 6/11/08, Kusnadi <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: From: Kusnadi <[EMAIL PROTECTED] com> Subject: [WongBanten] Di Mana Habib Rizieq dan Abdurrahman Wahid Sebelum Kasus Monas To: [EMAIL PROTECTED] ups.com, expenifamilies@ yahoogroups. com Date: Wednesday, June 11, 2008, 11:28 PM Di Mana Habib Rizieq dan Abdurrahman Wahid Sebelum Kasus Monas Apayang dilakukan Habib Rizieq dan Abdurrahman Wahid beberapa hari sebelum pecahnya bentrokkan di Monas, Ahad, 1 Juni 2008, bisa dijadikan cerminan siapa yang berjuang membela agama Allah SWT ini dan mana yang malah berada di sisi musuh Allah SWT? Inilah faktanya: HabibMuhammad Rizieq Syihab Sejakpertengahan Mei 2008, Habib Rizieq memiliki kesibukan tersendiri dengan pengacara Indra Sahnun Lubis, SH, sahabatnya.Keduanyabukan tengah mengurus masalah hukum, namun tengah mempersiapkan seorang selebritis yang mau kembali ke Islam. Kepadasang artis, Habib berkali-kali menanyakan apakah dirinya memang sungguh-sungguh ingin kembali ke Islam, bukan dengan paksaan atau ada motivasi lain selain hidayah dari Alah SWT. Sang artis, bernama Steve Emmnauel, berkali-kali pula menyatakan keseriusannya dan menegaskan jika keinginannya itu keluar dari hati nuraninya sendiri. Bukanpaksaan siapa pun. Akhirnya, pada hari Sabtu, 24 Mei 2008, didampingi oleh Pengacara Indra Sahnun Lubis, Steve Emmanuel mengucapkan dua kalimah syahadat di depan Habib Rizieq, puluhan anggota FPI, dan para wartawan. Setelah bersyahadat, Steve memilih nama baru “Yusuf Iman”. Menurutnya, nama tersebut dipilih Steve alias Yusuf Iman karena terinspirasi oleh Cat Steven, seorang penyanyi ternama Inggris yang kembali ke Islam dan mengubah namanya menjadi Yusuf Islam. "Alhamdulillah, saya senang, bahagia, merasa excited. Sebentar lagi mau bulan puasa, mungkin ini jadi awal yang baik untuk saya, " ujar Yusuf Iman usai resmi mengucap dua kalimah syahadat. KiniYusuf Iman mengisi hari demi hari dengan mendalami Islam bersama seorang Ustadz yang ditunjuk untuk membinanya. Abdurrahman Wahid AwalMei 2008, Abdurrahman Wahid terbang ke Amerika serikat memenuhi undangan Simon Wiesenthal Center (SWC), sebuah LSM Zionis garda terdepan di AS. SWC akan menganugerahkan Medal of Valor, Medali Keberanian, buat Durahman yang dianggap sangat berani membela kepentingan Zionis di sebuah negeri mayoritas Muslim terbesar dunia bernama Indonesia. Dalamkonferensi pers di Gedung PBNU Jakarta, sebelum keberangkatannya, Durahman menyatakan bahwa kepergiannya ke AS selain untuk menerima penghargaan tersebut juga akan merayakan seklaigus mengucapkan selamat atas kemerdekaan negara Israelke-60. Durahman bukannya tidak tahu jika kemerdekaan Israel merupakan awal dimulainya teror, pembunuhan, pemerkosaan, pengusiran yang dilakukan teroris Zionis Yahudi terhadap ratusan ribu hingga jutaan warga Palestina yang sampai detik ini masih jutaan jumlahnya yang menjadi pengungsi di negeri-negeri sekitar tanah airnya. TapiDurahman telah memilih posisi sebagai sekutu Zionis-Israel, bukan Palestina. Acarapenganugerahan medali tersebut dilakukan dalam sebuah acara makan malam istimewa yang dihadiri banyak tokoh Zionis Amerika dan Israel, termasuk aktor pro-Zionis Will Smith (The Bad Boys Movie), di Beverly Wilshire Hotel, 9500 Wilshire Blvd., Beverly Hills, Selasa (6 Mei), dimulai pukul 19.00 waktu Los Angeles. Sebagaituan rumah adalah Rabbi Mervin Hier (Pendiri SWC dan Rabbi paling berpengaruh di AS 2007-2008), yang dengan tangannya sendiri mengalungkan medali tersebut ke leher Durahman. Durahmansendiri, sambil terus duduk di kursi rodanya, tersenyum dan mencium dengan penuh takzim medali tersebut. Inilahseorang manusia yang bernama Abdurrahman Wahid, tokoh sentral dalam AKKBB. Sudahsedemikian jelas sekarang, siapa yang memperjuangkan Islam dan siapa yang memilih bersekutu dengan musuh-musuh Allah SWT.MasihkanAnda ragu mengambil posisi dalam perjuangan ini? (rz) ________________________________________________________ Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! http://id.yahoo.com/
