Bukan bermaksud belain atau apa ya, tapi berusaha obyektif aja... Temen saya kuliah di Aussie, dia langganan ADSL. Dia dapet speed downlink 256 KBps, dengan kapasitas 2GB seharga kira2 300 ribu rupiah. Kemudian dia saya pameri tarif speedy. Dan dia bilang, unlimited disini sama dengan unlimited di Aussie.
Tapi memang kultur TI di Malaysia lebih bagus dari Indonesia dan Australia sekalipun. Bahkan konon saya diberitahu teman saya yang kuliah di Malaysia, disana ada semacam Telkomnet Instan (langganan tanpa registrasi) yang gratis tis. Tapi masuknya sangat sulit karena sangat sibuk. Sehingga pricing dari telkom untuk ADSL sudah seharusnya dihargai. Best Regards, Baskoro -----Original Message----- From: Ihsan [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Thursday, February 24, 2005 6:37 PM To: [email protected] Subject: [asosiasi-warnet] Tarif Speedy Catatan: Email ini sebenarnya saya tujukan buat pak Taryoko (assalamualaikum, pak Taryoko!), tetapi saya fikir ada baiknya juga saya lewatkan milis ini. Pak Taryoko, Ada sebah pertanyaan saya buat orang Telkom yang sangat sederhana sekali yaitu: Mengapa Malaysia bisa membuat tarif ADSL hanya sekitar RM 66 (sekitar Rp. 300 ribuan) unlimited perbulan, sedangkan Telkom dengan *teganya* menerapkan tarif jutaan rupiah untuk sesuatu yang sama ? Bila anda tidak bisa menjawabnya, tentu saja tidak usah dijawab. Terimakasih. Salam dari Bekasi, Ihsan. Official Web Site : http://www.awari.or.id Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

