Ungkapan anda tidak lantas membuat telkom sebagai perusahaan yang profesional, 
tolong diakui kalau telkom besar hanya karena monopoli, untuk mencapai prestasi 
seperti sekarang telkom bisa sesuka hati menerapkan tarif dan membatasi service.
 
Menurut pendapat saya pribadi kondisi infrastruktur telekomunikasi saat ini 
adalah kondisi yang paling optimum untuk usaha warnet, pulsa mahal, akses 
internet tidak dibuka, membuat ujung tombak akses internet termurah ada di 
tangan warnet. Contoh kasus di tempat saya tinggal bangkok, untuk akses 
internet semua perusahaan telekomunikasi memasang tarif sebesar 3 bath 
seputusnya, artinya jika koneksi bertahan 2 jam hanya 3 bath itu yang dibayar 
(rp 675 rupiah) akses internetnya sendiri untuk dial up unlimited harganya 
hanya 200 bath sekitar 45 ribu rupiah, total bandwith yang dibeli untuk 
keseluruhan ISP di Thailand saat ini sudah mencapai 3 Giga. 
 
Untuk kemaslahatan yang lebih besar, telkom harus mampu membuat inovasi seperti 
ini, bisa ternyata tidakm saya sendiri heran padahal kalau dilihat dari dasar 
pendidikan saya yakin banyak sarjana sarjana yang berkualifikasi terbaik ada di 
sana, tetapi untuk berfikir pasar pun tidak mampu, nature bisnis dimana mana 
pelaku bisnis harus mampu mengayomi dan mengikuti keinginan konsumen. Disini 
posisi warnet terjepit di satu hal harus mampu melayani konsumen dengan baik, 
di hal lain tidak mampu dilayani dengan baik oleh telkom. Sementara dari 
kondisi persaingan regional saya, warnet akan sangat mampu untuk memperoleh 
layanan terbaik dari singtel, ip star atau perusahaan telekomunikasi lain di 
regional asean. Tapi kan secara regulasi dan undang undang kami2 pengusaha 
warnet "dilarang untuk mendapatkan pelayanan dari perusahaan yang lebih baik". 
Kami memang boros bandwith, dan kami juga mampu untuk mendapatkan pelayanan 
dari operator telekomunikasi regional lain. Jika regulasi memungkinkan.

aan helmy <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Dear All,
mungkin ada beberapa hal yang melatarbelakangi, ditinjau dari segi bisnis, 
warnet tidak menguntungkan bagi ISP, stereotype warnet adalah menyedot 
bandwidth besar, maunya harga murah (kadang karena ngejar banting-bantingan 
harga), serta rewelnya minta ampun. Hal ini bukan maksud saya menggeneralisir 
tapi merupakan kecenderungan (stereotype) toh tidak semua warnet/game center 
demikian. Coba bandingkan dengan melayani korporasi/perusahaan, ambil 
bandwidthnya besar (istilahnya beli borongan), bayarnya sesuai (maksudnya bukan 
tidak cari harga yang kompetitif tapi lebih cenderung tidak sensitif harga), 
dan nggak rewel. Wajar khan jika warnet/game center cenderung tidak/kurang 
mendapat perhatian. Secara alamiah tentu saja operator lebih memberikan 
prioritas kepada pelanggan yang lebih besar/lebih menguntungkan (ingat 
perusahaan publik tujuannya cari untung), so jangan terlalu naif dalam berpikir 
bisnis, tapi mungkin bisa lebih ke arah proporsional.
Nah lucunya, kalau diperhatikan di milist ini sudah tidak kondusif, artinya 
ruang diskusi sehat sudah sulit didapat, lebih kearah forum complain, 
prejudicedan debat kusir, belum apa-apa sudah marah-marah, baru kirim email 
sudah pakai kapital semua, kalau ada pertanyaan salah satu anggota dan dalam 
beberapa waktu tidak ada yang menjawab terus marah-marah. Mbok ya dijaga 
NETIKET dan saling menghargai, harusnya kita lebih dewasa, tiap orang punya 
masalah dengan layanan public, apakah itu operator telekomunikasi (fix dan 
selular), transportasi, listrik dll, tapi saya kira tidak akan selesai dengan 
marah-marah, sinis, sindiran, prejudice, hujatan dll.
Beberapa persoalan bisa selesai kalau dikomunikasikan dengan baik, kalau 
sungkan lewat milist bisa dilanjutkan lewat japri, tapi intinya milis ini 
membuka barrier entry komunikasi dan bypassing birokrasi. Sangat disayangkan 
jika sudah mulai bergeser dari tujuan semula sebagai ajang silahturahmi. Saya 
juga salut buat Pak Taryoko dan dengan kerendahan hati saya mohon maaf jika 
kata-kata saya kurang berkenan.

aan


*********** REPLY SEPARATOR ***********

On 2/25/2005 at 9:42 AM Judith MS wrote:

>On Thu, 24 Feb 2005 05:25:42 -0800 (PST), dedy wrote:
>> 
>> ibu judith kalau bos...bos om telkomnya ikut milis ini mungkin bisa
>mendengar dan melihat kalau gak ikutan yah sama aja bohong
>> 
>> [EMAIL PROTECTED]
>
>Rekan Dedy
>Setahu saya dari ribuan members milist awari ada PULUHAN rekan rekan
>dari Telkom yang berasal dari aneka divisi/divre di seluruh Indonesia
>tetapi entah apa yg ada difikiran rekan rekan TELKOM sehingga mereka
>sungkan bersuara ????
>sedikitnya ada dua petinggi Telkom yang ikut memantau milis ini dan
>kerap berkomunikasi via japri tetapi Pengalaman mengatakan Telkom
>sangat rentan terhadap kritik .
>Semakin dikritik manajemen Telkom semakin menutup diri dan selalu
>mencari justifikasi pembenaran dari kesalahan yang ada tanpa mau
>berusaha melihat akar permasalahan dari kasus tsb
>
>dulu beberapa kali sahabat saya Firgun ( yg sekarang hilang entah
>kemana ??? ) dan Kakandatel Jakarta Selatan yg saat ini mendapat
>Promosi menjadi Kadiv FWA Pak Dian Rahmawan sempat bersuara dan
>sekarang menghilang dan kini digantikan Pak Taryoko dari Semarang
>
>Apakah dari puluhan Ribu anak bangsa yang bekerja di TELKOM hanya ada
>segelintir manusia yang sudi berkomunikasi dengan komunitas jasakom
>dan warnet ???
>
>
>
>
>Judith
>
>
>Official Web Site : http://www.awari.or.id
>Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
>Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet 
>Yahoo! Groups Links
>
>
>
> 
>
>
>
>
>
>-- 
>No virus found in this incoming message.
>Checked by AVG Anti-Virus.
>Version: 7.0.300 / Virus Database: 266.4.0 - Release Date: 2/22/2005





-- 
No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Anti-Virus.
Version: 7.0.300 / Virus Database: 266.4.0 - Release Date: 2/22/2005



Official Web Site : http://www.awari.or.id
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet 
Yahoo! Groups Links










Nizar G Bunyamin
PT Buskom - BandungInterpix Consult - BandungJl Cipatik No 91 Soreang 
BandungPhone: +62 22 5891550 Fax +62 22 5894747Mobile : +62 (0) 817 2346610 +62 
(0) 888 2000 147Mobile Thailand : +66 70496467  


[Non-text portions of this message have been removed]



Official Web Site : http://www.awari.or.id
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke