Wah, Mas Yanuar sudah did the right thing.
Pelanggan marah2, kita memang cuman bisa urut dada. Yach, habis mau gimana 
lagi. Kita rasanya kan sudah berusaha maksimal. We share the same problem.
 
Yang bikin saya agak kaget, saya datang ke kantor ISP saya, untuk membiacrakan 
hal ini.
Saya ketemu dan duduk satu meja dengan marketing / customer support ISP saya.
 
Terus terang, masalah ini bukan masalah pertama yg saya alami selama 
berlangganan ADSL dgn ISP saya tersebut. Dan, di masalah-masalah sebelumnya, 
saya memilih untuk "mengalah" saja, dalam artian, saya tidak terlalu menuntut 
masalah cepat selesai, dan memilih untuk bersabar.
Baru di masalah ini, saya menjadi emosional. Karena, dari sejak berlangganan, 
kayaknya sering sekali ada problem. Paling-paling hanya 1-2 minggu saya 
menikmati , sisanya ketemu masalah, dan penyelesaiannya pun tidak sebentar, dan 
membutuhkan usaha telpon sana-sini dan follow-up terus menerus. 
 
Terus terang, ketika saya bertemu dgn customer support ISP saya , saya memang 
sudah agak emosi. Akibatnya, I raised my voice tone, ketika berbicara dengan si 
customer support. Namun, bahasa saya tetap terjaga dan teratur, demikian pula 
dengan perilaku saya ( saya duduk sopan dan tidak sambil memukul meja, misalnya 
). I surprised to find the respond and the answer from the customer support 
person. Dia menjawab, " kalau Bapak seperti itu, saya tidak mau melayani 
Bapak......", saya bilang, saya akan tulis di koran, sia bilang silakan.
 
Phew, baru kali ini saya ketemu customer support kayak gitu. Di mana 
pendidikannya sbg customer support ? Berkali-kali saya berurusan dengan 
customer support, baru kali ini ada customer support yg "berani" melawan 
pelanggan, hanya dengan dalih, masalah ada di pihak Telkom. 
Betul, Telkom yg bermasalah, tapi ISP kan juga ikut "berdagang" ADSL bersama 
Telkom.
Kalo memang tidak bisa membereskan masalah dengan "partner dagang", ya jangan 
jualan dong.
Ada kok ISP yang berani ambil tindakan putus hubungan dengan "partner"nya, 
gara2 si partner ini bermasalah.
 
Saya tidak dan belum sebut nama dan perusahaan, namun saya bersedia 
membeberkannya bila memang diperlukan. 
 
 


Judith MS <[EMAIL PROTECTED]> wrote:yanuar lokasi anda dimana ?
tolong berikan info details 

jms




On Wed, 2 Mar 2005 16:22:23 +0700, Yanuar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> 
> Telkom emang payah sering banget seperti ini, Pelanggan saya banyak yg
> marah-marah, dan yang saya bisa cuma mengurut dada
> saja...sabaaar!!....saya terpaksa pake Speedy karena memang tidak ada
> pilihan lain...hiks..sedih..sudah empat hari pelanggan saya
> komplaining terus...gimana dooonk mbah Telkom..tolonk kita pengusaha
> kecil....


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



Official Web Site : http://www.awari.or.id
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Web,archive: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke