Wak Haji, At 08:54 PM 10/14/2006 +0700, Onno W. Purbo wrote: >Saya pribadi tidak setuju >mengambil sikap menunggu >regulator harus aktif melakukan analisa & sintesa >dan melakukan kajian melihat kedepan >bukan cuma menunggu ...
Menunggu yang saya maksud adalah menunggu mengeluarkan ijin, bukan menunggu teknologinya. Pada saat menunggu itu, dilakukan pengkajian dan pembelajaran yang mendalam, supaya pada saat mengambil keputusan tidak merugikan satu kelompok atau menjadi bahan cemoohan bangsa lain. >Kalau saya pernah lihat isi perut regulator >satu hal yang fatal yang tidak ada di regulator >adalah DATA ... selain VISI .. > >Analisis yang mendalam & dari berbagai sudut sangat jarang >dilakukan di sisi regulator dalam mengambil sebuah kebijakan > >Maafkan kata-kata saya >saya hanya melihat kenyataan pahit >pada saat melakukan penelitian >bersama rekan-rekan LIRNEasia >kita membandingkan secara live & langsung >antara regulator, operator & komunitas .. >Sampai-sampai Divakar geleng kepala .. > >DATA yang paling valid justru ada di komunitas .. > >Maaf memang menyakitkan, tapi ini kenyataan hidup .. Salah persepsi kita lihat, katanya Indonesia mengadaptasi UU dan hukum Belanda, tapi kenyataannya UU dan hukum-nya VOC, perusahaan dagang Belanda, maka jadilah semua aturan dibuat berdasarkan untung-rugi, bukan kemaslahan bersama. Opa Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

