On Dec 26, 2007 1:13 PM, kurniadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > kalau internet bisa gratis kayak di singapura sih > warnet bakal dead, kalau di sini sih saya kira masih > lama dead nya. Kalau di perkotaan paling cepet 10 > tahun, kalau di daerah pasti lebih lama sekitar > 20th-30 th karena masarakat daerah belum menyerap > teknologi komputer internet secepat perkotaan. > > sebelum warnet dead, harus di usahakan value added > yang lain selain internet, misalnya voip, video > confrence, hosting, email, dll. > > Kurniadi
Di Singapura, walaupun internet murah & gratis, warnet masih tetap ada kok.... Juga di negara lain dan bahkan di negara maju seperti Eropa & US.... warnet masih tetap ada. Murahnya pasar harga komputer dan notebook masih belum sebanding dengan gaji rata-rata penduduk perkotaan yang masih dibawah 1.5 juta rupiah sebulan. Dengan gaji 2 juta itu sudah habis untuk membeli kebutuhan pokok, sandang pangan, transportasi, uang sekolah, uang kuliah, cicilan motor, cicilan kontrakan dan yang lainnya... jadi boro2 menyisihkan untuk beli komputer walau harga komputer cuma 1 jt..... Jadi walaupun harga komputer sudah mencapai Rp. 1 juta per unitnya, tetap akan menjadi pemikiran untuk sebagian besar warga negara ini untuk membelinya. Ok harga komputer murah, tetapi bagaimana dengan pengetahuan sebagian besar penduduk negara ini tentang internet ? Sebagian besar dari pengalaman saya, oke mereka mampu beli PC, namun ternyata belum banyak yg mengerti tentang software yang tertanam di dalamnya, sehingga maintenance komputer selalu menjadi beban bagi mereka, mulai dari keluhan HANG sampe KENA VIRUS dan mereka pun "hang" tidak bisa berbuat apa2 kecuali membawa kembali komputer itu ke TOKO untuk diperbaiki.... Lalu apakah sebagian besar dari mereka tau bagaimana mengkoneksikan internet dengan membuat setting di modem, apakah mereka tau bagaimana memilih ISP, apakah sebagian besar dari mereka tau apa rupa2 layanan ISP ? Kalo hanya sekedar meng-klik IE atau FireFox untuk connect & browsing sih mereka tau sendiri, ga perlu diajarin karena udah dapet pelajaran dari sekolah ato kantor ato dari temen2 nya..... Yang perlu sangat diperhatikan adalah, bahwa membuka warnet sekarang bukan seperti buka warnet dulu... cuma modal pc bekas dan tempat lalu pasang koneksi... Sekarang harus dipikirkan bagaimana legalitasnya, baik itu legalitas usaha maupun software... lalu Konsep warnetnya, apakah konsep tersebut mentargetkan demand siapa, apakah mahasiswa, pelajar, orang kantoran, orang komplek perumahan atau gamers... Kemudian bagaimana dengan manajemennya, apakah akan menggunakan manajemen warung atau manajemen professional.... Nah jika hal tersebut sudah siap anda miliki, barulah anda melangkah untuk membuat warnet yang dapat bertahan dan survive paling tidak selama 5 tahun didepan sehingga dapat menghasilkan keuntungan yang cukup. Hanya sekedar shared saja dari saya...... Salam, MPIQ Official Web Site : http://www.awari.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

