On Dec 26, 2007 4:20 PM, Satya Nicholas <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Kalau untuk warnet saya rasa makin susah mas untuk bertahan di tahun-tahun
> ke depan.
>  Hal yang paling mematikan dari semua hal yang sudah mas fazli sebutkan
> adalah persaingan harga yang semakin ketat.
>
>  Dilihat dari cost and benefit saja sebenarnya usaha warnet ataupun juga
> game.net sebenarnya merugi secara tidak kelihatan.
>  Harga penyusutan komputer setiap tahunnya begitu tajam dan hal ini tidak
> akan tampak selama 2-3 tahun pertama karena kebanyakan suku cadang PC masih
> bergaransi, akan tetapi begitu akhirnya memasuki tahun ke 4 serta ke 5
> ketika suku cadang itu sudah tidak lagi beredar di pasaran memaksa para
> pemilik warnet / game.net untuk membeli sebuah PC baru yang tentu saja
> harganya tidaklah murah.

Ada beberapa hal yang banyak dilupakan oleh beberapa pengusaha warnet.
Salah satunya adalah mengejar target untuk balik modal lebih cepat
dengan memangkas (atau mungkin melupakan, atau mungkin juga tidak
tahu) salah satu hal yang penting yaitu BIAYA PENYUSUTAN.

Biaya penyusutan ini (beberapa rekan saya menyebutnya biaya
amortisasi) dimasukkan dalam kategori biaya pengeluaran (operasional)
dan bersifat IDLE selama beberapa tahun. Dalam manajement saya, biaya
ini dimasukkan ke rekening bank yg beku (tidak bisa ditarik dalam
jangka waktu tertentu). Saya menghitung biaya penyusutan sebesar 30%
per tahun, sehingga dalam jangka waktu 3 tahun, PC yg saya miliki
hanya memiliki nilai 10% dari harga beli pertama dan siap untuk
dilelang dengan dengan harga minimal 15% dari harga beli pertama kali.

Nah, dengan demikian saat memasuki tahun ke 3 berjalannya warnet, maka
ada biaya untuk membeli PC yang baru dan me-lelang PC yang lama.
Sebenarnya biaya penyusutan ini seharusnya MUTLAK dimasukkan dalam
sistem manajemen warnet agar warnet anda dapat sustain dan up to date
setiap 3 tahun. Dengan demikian warnet anda tetap akan bisa menyaingi
warnet baru sekalipun dengan PC dan Hardware yang baru pula.

Begitupun dengan biaya sewa tempat, dalam manajemen saya memasukkan
biaya tersebut setiap bulannya dalam rekening yg beku tersebut,
sehingga saat nanti saya harus membayar sewa tahun berikutnya, sudah
tersedia dana tersebut.

Bagaimana jika biaya penyusutan ini tidak dimasukkan ??

Ya kejadiannya mungkin bisa seperti yg sdr Satya Nicholas nyatakan,
warnet bisa down (dan dianggap merugi tanpa kelihatan) dalam 3 tahun,
saat ada warnet baru dengan PC baru, warnet anda akan "kelabakan"
mencari cara untuk bersaing & tetap hidup, sehingga timbullah perang
harga karena warnet anda sudah mendapatkan pemasukan 3 tahun dan mamu
untuk survive dengan harga rendah.

Lalu apa efeknya jika biaya penyusutan tersebut dimasukkan dalam operasional ??

Yang teramat jelas terlihat adalah efek mundurnya (lambatnya) balik
modal, karena yang seharusnya bisa balik modal dalam 1 tahun,
kemungkinannya bisa mundur hingga 2 tahun....
Nah, warnetters tinggal memilih.... apa mau balik modal cepet terus
keluar duit lagi untuk re-invest, atau bersabar demi "sehat" nya
warnet di tahun2 berikutnya.... Itu adalah pilihan.... :-)

Sekedar berbagi...... :-)

Salam
MPIQ


Official Web Site : http://www.awari.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke