Maaf nih sekedar share aja... kalo bermanfaat di pake kalo gak di delete saja. Di warnet saya, pemilihan game dan seting game gilakukan selektif, game seperti GTA tidak akan pernah dipasang di warnet saya. Tapi warnet saya tetap bisa jalan, bahkan bbrp bulan terakhir saya melarang merokok di dalam warnet, awalnya sempat ragu tapi setelah jalan malah pendapatan saya mengalami peningkatan. Ada banyak hal yg menentukan kita bisa bertahan atau tidak. Anak yg bermain game full blood cenderung akan menjadi lebih kasar dari temannya dan akan menjadi masalah pada anak 13thun kebawah. Contohnya ponakan saya yg di belikan DVD PS2 GTA. Satu lagi angka bolos ada korelasinya dg game online. ASya pikir regulasi ntuk hal ini perlu, karena kita juga pasti akan punya anak.

TDY

Belum ada penelitian resmi soal ini, tapi kalo melihat lebih dalam para pengusaha warnet/game memang tidak peduli apakah game yg dimainkan sudah sesuai dgn batasan umur pelanggan.

Pertanyaan sederhana, kalau nanti aturan soal batasan umur (rating) diterapkan, sudah siap belum? Pemerintah juga sama tidak pedulinya, sudah berkali-kali Awari mengusulkan perlunya sgera diatur batasan umur pada beberapa jenis game terutama yg mengandung unsur kekerasan. Jawabannya: belum menjadi prioritas.

Nunggu korban ada korban dulu kali, baru sibuk lagi jumpa pers.

Sent from Old BlackBerry® smartphone
------------------------------------------------------------------------
*From: * Nana Icklas <[email protected]>
*Sender: * [email protected]
*Date: *Wed, 29 Feb 2012 22:10:01 -0800 (PST)
*To: *[email protected]<[email protected]>
*ReplyTo: * [email protected]
*Subject: *[asosiasi-warnet] Kekerasan Pada Anak Dibawah Umur

Dear rekan,
masih ingat kasus beberapa hari yang lau mengenai kekerasan pada anak dibawah umur sampai terjadi penusukan. Ternyata sedikit berpengaruh pada warnet di daerah saya. Karena alasan si anak tersebut sering bermaik games online di warnet. kita tau warnet tanpa games online tidak mungkin jalan atau bertahan lama. Dda games online lengkap saja banyak yang mulai gulung tikar. Pak Irwin dan rekan sekalian, gimana menanggapi masalah ini bilamana ada orang tua si anak yang sering main di warnet kita mengomentari masalah diatas. gara-gara games online di warnet anak kita jadi terbiasa main kekerasa atau terinpirasi berbuat kekerasan karena kebiasaan maen games online tersebut.
thanks sebelumnya.


Kirim email ke