Pa Irwin,
kalau memang sudah ada aturan dari pemerintah dan pihak awari, mau tidak mau 
harus mengikuti dan harus siap. yang penting tidak ada lagi resah dari dari 
pihak orang tua

Thanks and regard,
Nana Icklas



________________________________
From: Irwin Day <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Sunday, March 11, 2012 10:52 PM
Subject: Re: [asosiasi-warnet] Kekerasan Pada Anak Dibawah Umur


  
Belum ada penelitian resmi soal ini, tapi kalo melihat lebih dalam para 
pengusaha warnet/game memang tidak peduli apakah game yg dimainkan sudah sesuai 
dgn batasan umur pelanggan.

Pertanyaan sederhana, kalau nanti aturan soal batasan umur (rating) diterapkan, 
sudah siap belum? Pemerintah juga sama tidak pedulinya, sudah berkali-kali 
Awari mengusulkan perlunya sgera diatur batasan umur pada beberapa jenis game 
terutama yg mengandung unsur kekerasan. Jawabannya: belum menjadi prioritas. 

Nunggu korban ada korban dulu kali, baru sibuk lagi jumpa pers.


Sent from Old BlackBerry® smartphone

________________________________

From: Nana Icklas <[email protected]> 
Sender: [email protected] 
Date: Wed, 29 Feb 2012 22:10:01 -0800 (PST)
To: [email protected]<[email protected]>
ReplyTo: [email protected] 
Subject: [asosiasi-warnet] Kekerasan Pada Anak Dibawah Umur
  
Dear rekan,
masih ingat kasus beberapa hari yang lau mengenai kekerasan pada anak dibawah 
umur sampai terjadi penusukan. Ternyata sedikit berpengaruh pada warnet di 
daerah saya. Karena alasan si anak tersebut sering bermaik games online di 
warnet. kita tau warnet tanpa games online tidak mungkin jalan atau bertahan 
lama. Dda games online lengkap saja banyak yang mulai gulung tikar.

Pak Irwin dan rekan sekalian, gimana menanggapi masalah ini bilamana ada orang 
tua si anak yang sering main di warnet kita mengomentari masalah diatas. 
gara-gara games online di warnet anak kita jadi terbiasa main kekerasa atau 
terinpirasi berbuat kekerasan karena kebiasaan maen games online tersebut.

thanks sebelumnya.

Kirim email ke