Memang sebelum menikah, saya menceritakan seluruh kisah cinta saya dengan peureu-peureu sebelum dia. Dia juga sudah menceritakan kisah-kisah dia dengan lelaki-lelaki mantan pacar maupun teman dia.
Tiap akhir pekan, kami selalu mengupayakan kebersamaan, baik di rumah dan perjalanan luar rumah. Belanja bulanan, renang, fitness, dll. (Namun ternyata perempuan itu mudah sekali berubah, paginya gembira, sorenya ngambek. sekarang bahagia, sejam kemudian sedih...). Makanya saya selalu membawa perisai imajiner yang artinya, ketika dalam kebahagiaan tertinggi pun, saya selalu siap kalo-kalo dia tiba2 down dan marah. Bahkan ini hampir selalu terjadi setelah kebahagiaan yang tinggi, selalu ada sesuatu yang membuatnya marah atau sedih... Saya termasuk rajin membantu dia: memasak, mencuci (pake mesin), cuci piring, mandiin dede, jemur pakaian, dll. bahkan hampir setiap hari saya membantu beberapa pekerjaan dia. Saya selalu menerima segala pemberian dia namun saya hampir tidak pernah memujinya. Soalnya dia mudah tersanjung. Saya takut sanjungan saya membuatnya 'tersesat di angkasa'. Saya pernah memuji masakannya, paling sekali atau dua kali selama ini. Mungkin ini akan saya tingkatkan, agar saya lebih banyak memujinya.... Igus <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Halo Mas Firman dan netter lainnya....semoga sehat adanya Kalau boleh dibilang, kejadian mas firman hampir sama dengan kejadian saya pada awal menikah 1998 lalu, hanya saja ada beberapa hal yg saya simpulkan bila kita mau merubah diri. Kejujuran kita pada pasangan tidak semuanya menghasilkan hal yg positif, seperti bila dengan jujur kita katakan masakannya kurang enak, mungkin cara penyampaian yg hrs disesuaikan. beberapa hal yg saya lakukan adalah: - Setinggi dan seromantis apa nilai kenangan and dengan wanita lain segeralah dilupakan. Jangan jalan ditempat. - Lakukanlah sesering mungkin perjalanan berdua dengan suasana romantis yg belum pernah anda berikan selama ini. -Sesekali ,kerjakanlah beberapa pekerjaan yg seharusnya menjadi kerjaan rutin dia. -Bersikaplah selalu menyukai barang atau apapun yg diberikan oleh istri anda. Memang sulit dilakukan, tetapi jujur, dia adalah milik anda yg terbaik saat ini dan ibu dari anak yg anda cintai. --- In [email protected], Firman Juliansyah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Firman Juliansyah Jl. Kancra Dalam II No 7Ab, Bandung, Indonesia Phn: +62 22 5431324, Fax: +62 22 5431325 MP : +62 (0)81.320.656.905 YM & FS: [EMAIL PROTECTED] http://bozzetto.blogs.friendster.com/bozzetto --------------------------------- Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell? Check outnew cars at Yahoo! Autos. [Non-text portions of this message have been removed]
