hallo......
  
  lam kenal ^_^
  
  duh denger ceritanya aku jadi terharu,,,dan IRI :( karena aku ga bisa kasih 
ASI eksklusif,,,sedih deh......
  
  met berjuang yah mba....mudah2an sukses kasih ASI eksklusif nya ^_^
  Saat-saat Memberikan ASI adalah2 saat-saat yang terindah untuk ibu dan baby 
nya....
  
  salut n met berjuang ^_^
  
  Love 
  Micha's Mom

ai keren <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                            
Hallo Mb Dewi,
    Salam kenal...Salluuuutttt  banget ama perjuangan mb...insya Allah bayinya 
tambah sehat terus dan  ibunya juga cepet pulih stlh oprasi cesar...terus asi 
eksklusif ya  Mba...krn memberikan asi mrpkn moment yg paling 'amazing' buat 
kita dan  bayinya...salluuuuttt bgt sama mb...may God bless You and your 
family...
    Cheers,
    Ai
  
  dewi citrowati <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
    Kisah Buah Hati dan Buah Dada (sebuah perjuangan pemberian ASI Eksklusif)
  
  Tanggal 10 September 2007 saya melahirkan bayi perempuan melalui
  operasi Caesar di RSIA Hermina, yang kami beri nama Sarah Aliya
  Rusydi. Sarah lahir dengan keadaan ngga sehat, karena paru – parunya
  kemasukan air ketuban saya yang sudah berwarna hijau karena tercemar
  mekoneum. Akibatnya Sarah kesulitan napas dan mesti dirawat di NICU
  dengan selang ventilator (mesin pembantu napas) di mulutnya yang
  membuat dia ngga bisa dikasi makanan atau minuman.
  
  Dua hari setelah melahirkan, payudara saya mulai produksi ASI tapi
  sulit keluar karena ngga ada hisapan bayi. Rasanya mules banget… Sarah
  jg belum bisa dikasi minuman, cuma infus aja. Padahal saya ngga sabar
  banget pengen kasi dia ASI.
  
  Hari ketiga dokter bilang Sarah udah boleh minum ASI sedikit –
  sedikit. Saya coba perah payudara pake tangan tapi susah bgt
  keluarnya, saya kumpulin setetes demi setetes tapi cuma dapet kira –
  kira 1 sendok makan. Saya jadi pesimis, mana bisa diminumin kalo cuma
  sesendok? Waktu saya jenguk Sarah, saya cerita ke suster dan suster
  bilang bawa aja ASInya meski sedikit karena porsi ASI Sarah waktu itu
  emang masi sedikit, 3 ml. Akhirnya ASI perahan susah payah yang masi
  berupa kolostrum itu disuntikin langsung ke lambungnya lewat selang di
  mulut Sarah. Anehnya, ASI hasil perahan saya waktu itu ternyata pas
  banget dengan porsi minum dia, 3ml! Subhanallah… Rasanya lega bgt ada
  kolostrum masuk ke tubuh Sarah, karena saya yakin pasti bisa banyak
  bantu pemulihan dia.
  
  Sejak masuk ASI, pemulihan Sarah makin cepat, porsi ASI juga ditambah
  terus sama dokternya ke 5ml, 10ml, 15ml, dst… sampe –sampe saya dan
  suami mesti kejar tayang memerah ASI. Untung banget dibantu sama
  suster – suster di RSIA Hermina yang mengajari bagaimana pijat
  payudara dan bagaimana memerah ASI pake tangan. Saya juga dipinjami
  pompa ASI paling canggih, Medela Lactina Plus. Bener – bener ngebantu
  deh… Buat pompa ASI Sarah, saya dibantu sama sekaligus 3 orang anggota
  keluarga, karena sulitnya ASI keluar. Alhamdulillah, hasil gotong
  royong kami sukses memasok kebutuhan ASI Sarah.
  
  Di hari ke 5, saya menemui ujian baru buat perjuangan ASI Eksklusif
  saya. Dokter bilang saya sudah boleh pulang ke rumah, sementara Sarah
  masi harus tinggal di rumah sakit buat dirawat. Saya harus memompa ASI
  lebih banyak lagi buat stok kebutuhan Sarah sementara saya ngga ada di
  rumah sakit. Saya dan suami harus beli pompa ASI baru dan bolak balik
  rumah sakit buat delivery ASI Sarah. Kami beruntung karena suster2 di
  RSIA Hermina supportive banget sama program ASI Eksklusif. Sejak awal
  saya sudah bilang saya mau Sarah hanya diberi ASI. Sejak itu di papan
  namanya ditulisi ASI Eksklusif, warna merah. Mereka ngga berani kasi
  susu formula meski stok ASI saya habis. Setiap ASI hampir habis,
  suster telepon saya buat kasi tau, jadi kami buru – buru ke rumah
  sakit buat bawain ASI, meski jam 3 pagi (pas banget lagi bulan
  Ramadhan, sekalian suami saya bangun sahur). Dalam sehari, bisa sampai
  3 kali kami ke rumah sakit demi mengantar ASI. Masa – masa ini adalah
  masa yang paling sulit, karena kebutuhan ASI Sarah makin banyak
  sementara stok ASI saya hampir habis terus. Hampiiiiiiir saja saya
  menyerah pakai susu formula. Sampai sudah sempat tanya – tanya susu
  formula yang bagus merek apa. Untunglah suami saya berusaha menguatkan
  saya buat terus kasi ASI, suster di RSIA Hermina juga meyakinkan saya
  bahwa ASI tetap yang terbaik, jadi saya semangat lagi.
  
  Sampai suatu hari saya ditelepon suster yang mengabari saya sudah bisa
  menyusui langsung. Wah senangnyaaaaaaaaa… Rasanya sulit digambarkan
  bagaimana pertama kali saya memberi ASI langsung dari payudara saya,
  setelah lebih dari seminggu saya bahkan tidak bisa menggendongnya.
  Alhamdulillah………. Sejak saat itu selain mengirim stok ASI, kami juga
  tinggal di rumah sakit untuk menunggu saat Sarah sudah butuh ASI lagi,
  supaya bisa menyusu langsung dari saya. Setiap hari kami dua kali ke
  rumah sakit, "nongkrong" selama sekitar 4 jam lalu pulang (jadi sekali
  dating 2 kali menyusui langsung), kadang2 bisa sampai jam 1 pagi.
  Semua demi memenuhi kebutuhan ASI Sarah.
  
  Berkat perjuangan kami, sampai Sarah benar2 sehat dan boleh pulang ke
  rumah (12 hari di rumah sakit) dia ngga pernah kebobolan susu formula.
  Sekarang Sarah sudah di rumah, ASInya 100ml sekali minum, badannya
  juga sudah mulai montok. Beruntung sekali ASI saya lancar, sampai bisa
  stok di freezer buat masa2 saya kembali ke kantor nanti.
  Alhamdulillah… Saya benar - benar berterima kasih pada Allah yang
  telah memberi kekuatan dan ASI yang melimpah kepada saya. Saya juga
  berterima kasih kepada suami yang selalu menguatkan dan mendukung
  saya, juga suster - suster dan dokter di RSIA Hermina yang banyak
  membantu program ASI Eksklusif saya. Semoga membuahkan hasil yang baik
  buat Sarah sampai ia besar nanti. Amin...................
  
  -- 
  Dewi Citrowati
  www.cinnamoniac.multiply.com
  
  Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
  Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
  
  Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED]
  
  Yahoo! Groups Links
  
  ---------------------------------
  Catch up on fall's hot new shows on Yahoo! TV.  Watch previews, get listings, 
and more!
  
  [Non-text portions of this message have been removed]
  
  
      
                                                    

       
---------------------------------
Boardwalk for $500? In 2007? Ha! 
Play Monopoly Here and Now (it's updated for today's economy) at Yahoo! Games.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke