Dear Moms, Dads, terutama Mba Yusri, help dong....

Beberapa waktu yang lalu waktu anak saya diperiksa DSA karena batuk, DSAnya 
menyarankan agar anak saya diperiksa ke THT karena telinganya banyak "emas"nya 
katanya. Setelah saya bawa ke THT, ternyata anak saya diperiksa juga dengan 
alat (saya gak tau nama alatnya), katanya angka normal harusnya dibaah 30, tapi 
anak saya hasilnya sampai 100 lebih....
Yang bodohnya saya tidak bertanya angka itu menunjukkan apa ?
kemudian anak saya disarankan oleh dokter THT untuk  disinar / dipanaskan di 
bagian telinga kiri 10 menit, kanan 10 menit dan hidung 10 menit, selama ± 5 
hari berturut-turut, nanti biasanya angkanya akan turun meski gak drastis jadi 
30 (angka normal), jadi trus nanti dilanjut sinar lagi 5 hari lagi, cek lagi ke 
THT, dst hingga angkanya mencapai angka normal (dibawah 30).

Yang saya mau tanyakan :
1. apakah ada moms and Dads yang punya pengalaman serupa ?
2. angka tersebut sebetulnya menunjukkan apakah ? apakah tekanan gendang 
telinga ?
3. jika saya tidak teruskan terapi penyinarannya, apakah akan berakibat 
fatal/buruk/efek samping tertentu ? Kalau ada kira-0kira bisa menyebabkan anak 
saya menjadi apa, tuli kah?
4. menurut dokter THT nya, karena anak saya batuk gak sembuh-sembuh dalam 
jangka waktu lama, sehingga menyebabkan penumpukan cairan di telinga jadi kudu 
disinar agar cairannya bisa kembali keluar lewat hidung, maupun kembali ke 
tenggorokan lagi. Apakah betul demikian ? Kalau begitu apakah jika batuknya 
sembuh, otomatis jika diukur lagi angkanya bisa langsung menjadi normal tanpa 
harus dilakukan terapi penyinaran ?
5. Ada yang bisa rujuk DSA yang ahli/bagus menangani penyakit batuk anak yang 
gak sembuh-sembuh gak ? Kalau ada yang dekat rumahku (daerah Cempaka Putih, 
Jakarta Pusat). Anakku batuk dari tgl. 21 Jan lalu and sampai sekarang belum 
sembuh juga, padahal sudah diinhalasi 3 kali, malah terakhir DSA nya minta 
dikonsulkan ke dokter internist karena khawatir alergi.

Mohon pencerahannya yah....
Thanks sebelum dan sesudahnya....
 
Mama Michelle


::BCA::

Kirim email ke