Dr. Mardjanis alamatnya jl. kamboja - tomang, selain itu peraktek juga di rs pik
-----Original Message-----
From: - Yusri - [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Wed 2/6/2008 11:10 AM
To: [email protected]
Cc:
Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Batuk gak sembuh-sembuh
Dulu.....saya memang pakai 2 DSA utk kasus2 tertentu. Satu di bogor dan
satu lagi Prof. Dr. Mardjanis said (spesialis paru anak)yang praktek di RSCM
dan di grogol (praktek pribadi). Saya lupa alamat lengkapnya. Tapi bisa kok
cari tahu ke RSCM kalau memang mau cari second opinion pada beliau. Beliau dulu
kepala bagian paru anak di RSCM. Jadi mungkin ada korelasi dengan batuk2nya si
kecil.
Ma'af kalau tidak terlalu membantu.....
Regards,
YUSRI
Sent from my BlackBerry® wireless device
-----Original Message-----
From: "Tjahjo Liniarti" <[EMAIL PROTECTED]
<mailto:Tjahjo_liniarti%40bca.co.id> >
Date: Wed, 6 Feb 2008 10:01:55
To:<[email protected]
<mailto:Ayahbunda-Online%40yahoogroups.com> >
Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Batuk gak sembuh-sembuh
Terima kasih yah Mba Yusri atas sarannya....
BTW, Mba Yusri punya DSA yang bisa direkomendasikan tidak untuk masalah
anak ku ini....
Thanks yah sebelum dan sesudahnya.....
GBU
Nini
Mama Michelle
----- Original Message -----
From: - Yusri - <mailto:[EMAIL PROTECTED]
<mailto:yusri_ayahbundaonline%40yahoo.co.id> >
To: Ayahbunda-Online@ <mailto:[email protected]
<mailto:Ayahbunda-Online%40yahoogroups.com> > yahoogroups.com
Sent: Wednesday, February 06, 2008 8:33 AM
Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Batuk gak sembuh-sembuh
Hai mom,
Saya sangat tidak menguasai ilmu THT. Mungkin angka itu menunjukkan
tingkat tekanan di telinga. Tapi saya tidak tahu apa korelasinya dengan batuk
yang gak sembuh2. Dulu....salah satu keponakan saya juga pernah "menyimpan
banyak emas" dalam telinganya.
Akibatnya pendengarannya kurang baik (seperti berdengung). Kemudian
oleh dokter THT "disedot". Hanya sekali terapi trus sampai sekarang gak apa2.
Tapi dia juga tidak mengalami batuk2.
Kalau boleh saya sarankan, lebih baik mom cari DSA lain utk second
opinion. Supaya saat melakukan terapi apapun, kita tidak punya ganjalan.
Saat ini banyak ditemui berbagai terapi yang "berlebihan". Kalau kita
hanya kehilangan materi, masih bisa dicari. Tapi kalau justru mendatangkan
masalah pada si kecil, nanti timbul penyesalan.
Mudah2an tidak ada masalah serius pada si kecil dan masalah cepat
teratasi.
Regards,
YUSRI
Sent from my BlackBerry® wireless device
-----Original Message-----
From: "Tjahjo Liniarti" <Tjahjo_liniarti@
<mailto:Tjahjo_liniarti%40bca.co.id> bca.co.id>
Date: Wed, 6 Feb 2008 07:12:05
To:"ayahbunda" <ayahbunda-online@
<mailto:ayahbunda-online%40yahoogroups.com> yahoogroups.com>
Subject: [Ayahbunda-Online] Batuk gak sembuh-sembuh
Dear Moms, Dads, terutama Mba Yusri, help dong....
Beberapa waktu yang lalu waktu anak saya diperiksa DSA karena batuk,
DSAnya menyarankan agar anak saya diperiksa ke THT karena telinganya banyak
"emas"nya katanya. Setelah saya bawa ke THT, ternyata anak saya diperiksa juga
dengan alat (saya gak tau nama alatnya), katanya angka normal harusnya dibaah
30, tapi anak saya hasilnya sampai 100 lebih....
Yang bodohnya saya tidak bertanya angka itu menunjukkan apa ?
kemudian anak saya disarankan oleh dokter THT untuk disinar /
dipanaskan di bagian telinga kiri 10 menit, kanan 10 menit dan hidung 10 menit,
selama ± 5 hari berturut-turut, nanti biasanya angkanya akan turun meski gak
drastis jadi 30 (angka normal), jadi trus nanti dilanjut sinar lagi 5 hari
lagi, cek lagi ke THT, dst hingga angkanya mencapai angka normal (dibawah 30).
Yang saya mau tanyakan :
1. apakah ada moms and Dads yang punya pengalaman serupa ?
2. angka tersebut sebetulnya menunjukkan apakah ? apakah tekanan
gendang telinga ?
3. jika saya tidak teruskan terapi penyinarannya, apakah akan berakibat
fatal/buruk/efek samping tertentu ? Kalau ada kira-0kira bisa menyebabkan anak
saya menjadi apa, tuli kah?
4. menurut dokter THT nya, karena anak saya batuk gak sembuh-sembuh
dalam jangka waktu lama, sehingga menyebabkan penumpukan cairan di telinga jadi
kudu disinar agar cairannya bisa kembali keluar lewat hidung, maupun kembali ke
tenggorokan lagi. Apakah betul demikian ? Kalau begitu apakah jika batuknya
sembuh, otomatis jika diukur lagi angkanya bisa langsung menjadi normal tanpa
harus dilakukan terapi penyinaran ?
5. Ada yang bisa rujuk DSA yang ahli/bagus menangani penyakit batuk
anak yang gak sembuh-sembuh gak ? Kalau ada yang dekat rumahku (daerah Cempaka
Putih, Jakarta Pusat). Anakku batuk dari tgl. 21 Jan lalu and sampai sekarang
belum sembuh juga, padahal sudah diinhalasi 3 kali, malah terakhir DSA nya
minta dikonsulkan ke dokter internist karena khawatir alergi.
Mohon pencerahannya yah....
Thanks sebelum dan sesudahnya....
Mama Michelle
----------------
::BCA::
----------------
::BCA::
<<winmail.dat>>
