Dear All, Seneng banget deh gabung di Ayahbunda-online group ini, rasanya pengetahuan tentang anak dan kehamilan makin bertambah dengan sharingnya teman-teman semua.
Kebetulan aku baru hamil jalan 2 bulan, jadi masih pada puncak-puncaknya rasa mual apalagi pagi hari. Pasti Ibu-Ibu sudah pada pernah ngalami kan? Kebetulan suamiku bekerja di penegeboran minyak bumi yang mengharuskan beliau untuk pergi meninggalkan keluarga pada waktu relatif lama, sehingga sering tidak tega melihat aku tetap bekerja. Namun gimana ya...? Aku sendiri bingung kalau aku resign, sayang banget dengan pekerjaan dan lingkungan kantor tapi kalau tetap kerja, badan sering diajak susah kompromi apalagi nanti setelah si Mungil lahir rasanya gak tega ninggalin ia sendirian karena di Jakarta ini kami enggak ada saudara yang dekat dan kedua ortu kami masih bekerja sehingga tidak mungkin ikut kami mensupervisi Mbak atau Suster (kebetulan kami belum mencari suster tersebut) Terus terang kalau saya resign selain teman-teman dan lingkungan kerja saya tidak kehilangan banyak, karena Pendapatan suami jauh dari cukup untuk kebutuhan keluarga. Mohon saran atau sharingnya kalo ada yang memiliki pengalaman yang sama. Terima kasih banyak. Brigita Jakarta-Utara
