alow Arie ... , selamat bergabung di milis yach (walo bukan sayah pemiliknya, 
hehehhe)
long distance marriage saya gak sedang menjalani, tapi pengen aja nimbrung 
karna pernah mengalami ketika masih berpacaran :),
emang sih, rasanya gimanaaaa gitu yach ..
tapi initinya emang rasa percaya aja ...
lagi pula dijama sekarang, jarak yang jauh trasa dekat kan? ada email, bisa 
chatting dsb ...
emang ini cuma teori, prakteknya sih agak susah .. palagi diluar negeri ya? 
pengen denger swara/telponan mahal .... :)
tapi coba aja diingat sisi positipnya ya, suami kita jauh karna apa? demi siapa 
?? :) ya gak??
duih... sorry ya kalo kurang membantu..., hehehhehe

skali lagi, salam kenal Arie ..

_suci (mama aiyla 9 months)

lucianjardea <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                             --- In 
[email protected], ARIE <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
 >
 > Hi semua...
 > Kenalkan, aku Fitriandari atau Arie, umur 26.
 > Punya anak perempuan umur 20 bln.
 > Aku baru gabung dgn milis ayahbunda ini.
 > 
 > Btw ada nggak di antara ayah-bunda semua yang menjalani long 
 distance marriage? Kalo ada boleh dong kita sharing secara aku juga 
 menjalani, aku tinggal di Klaten sementara suamiku tinggal dan kerja 
 di Dubai.
 > 
 > Thanks....
 > 
 > 
 > - Arie -
 > Batik jualanku  -- http://chezarie.co.cc
 > Profileku -- http://profiles.friendster.com/chezarie
 >
 
 hai aku luciana, aku juga ngalami perkawinan jarak jauh. kami berdua 
 pns. suamiku sudah eselon4 jadi harus siap pindah kemana-mana, karena 
 kami gak punya channel atau pegangan atasan yang lebih tinggi.
 anak kami dua, perempuan dua-duanya, kelas tk b dan tk a. sejak awal 
 kami sudah siap dengan kondisi seperti ini. hingga saat ini tiba, 
 kami mencoba setia pada komitmen kami dulu. saling percaya dan setia, 
 perhatian dan pengertian. selalu harus berkomunikasi lewat telepon 
 atau chatting atau saling mengunjungi.
 anak-anak juga selalu kami ajak komunikasi sehingga mereka tidak 
 merasa tersisih walaupun orangtua berjauhan.
 kadang-kadang juga anakku gak mau terima telepon..
 sabar dan setia, kunci utama dan sekali lagi komunikasi.
 
 semoga bermanfaat...
 
 
     
                                       


              if ever you may have a big problem, don't say, "God I have a big 
problem!", but instead ; "Hey problem,  I have a big God and everything will be 
okay!"                    

 







       

Kirim email ke