Salam kenal buat Mbak Arie,Mama Pipin..
 
Baca postingan mama pipin..aku jadi serem...
 
"Komunikasi memang harus terus dijaga,jangan percaya 100% orang tidak akan 
khilaf suatu waktu."
 
Sebetulnya baru beberapa bulan ini aku menjalani hal tsb...Suamiku kerja di 
Lagos - Nigeria,sebelumnya 3 bulan sekali suamiku pulang..kebetulan saat ini 
dia harus menjalani kontrak kerja 6 bulan..Aku & anakku gak ikut ke 
sana karena alasan kondisi di negara itu gak terlalu bagus buat anak2.
 
Komunikasi aku usahakan setiap hari chatting dan min 2 X seminggu webcam (waktu 
libur..jadi gak mengganggu kerja karena ada perbedaan waktu).Anakku juga pasti 
ikutan chatting..
 
Yang paling terasa sih kalau anak sakit atau kita sakit..acara keluarga pergi 
sendiri..atau suami sakit..sedih banget mbak..harus mandiri walaupun ortu 
tinggal dekat dari rumahku..
 
Seperti hari ini tepat anakku ultah yg ke-4..hiks sedih..ayahnya jauh..anakku 
minta dirayain di sekolah..semua persiapan dilakukan sendiri..kemana2 pergi 
sendiri..biasanya ada ayah yang temenin..apalagi ini ultah pertama kalinya ayah 
gak bisa hadir..gak tau deh..nangis gak ya aku waktu anakku tiup lilin..karena 
tadi pagi bangun tidur baca ucapan ultah ayahnya aja udah mau nangis...
 
Pokoknya selain komunikasi ya harus banyak doa...sekedar intermezzo : 
sebetulnya suamiku udah lama banget kepingin kerja di luar tapi dia bilang 
nanti aja ah kalau anakku udah agak gedean...memang kenapa tanyaku...suamiku 
cerita..:
 
Aku gak mau kayak temenku...waktu dia pulang dan udah lama gak ketemu anaknya 
dia sampai rumah anakknya tanya.."OM,MAU KETEMU MAMA YA?"...waktu mau tidur 
anakknya nangis..."OM KENAPA MASUK KAMAR MAMA.?."..butuh waktu kira2 1 bulan 
untuk jelasin ke anakknya kalau dia tuh papanya...kata suamiku.."AKU GAK MAU 
DIPANGGIL OM SAMA ANAKKU.."
 
Yang terpenting aku sih jelasin sama anakku kalau ayah kerja jauh karena untuk 
kepentingan keluarga..dan aku berusaha menjalin komunikasi yang baik dengan 
suami supaya dia juga tenang kerja di tempat yang jauh dan memberi kepercayaan 
ke suamiku..
 
Segitu aja sih sharing dari aku,semoga bermanfaat ya..
 
Renta Uli - Mamanya Angel (Hari ini tepat 4 th)
 
 

--- On Wed, 5/28/08, dweyana_ui <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: dweyana_ui <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [Ayahbunda-Online] Re: Salam kenal - long distance marriage
To: [email protected]
Date: Wednesday, May 28, 2008, 6:38 AM






Salam kenal dari Mama Pipin, Iin, Gun, Bas. Oh ya, kami sudah menikah 
selama 9 tahun dengan kurang lebih tujuh tahun berjauhan. Banyak 
berdoa, menjaga diri dan fokus mendidik anak memang adalah suatu cara 
untuk menghilangkan rasa kangen. Tapi saya sarankan Arie ikut suami 
saja ke Dubai, kecuali kalau masa kerjanya cuma sebentar dan akan 
kembali sebentar lagi sebaiknya cari pekerjaan di Indonesia saja, 
mungkin modal dari Dubai bisa dipakai untuk berwira usaha di sini. Pada 
intinya pernikahan jarak jauh tidak mengenakkan, jadi kalau sudah suami-
istri sebaiknya bersama-sama apalagi dalam hal mendidik anak. 
Komunikasi memang harus terus dijaga, jangan percaya 100 % orang tidak 
akan khilaf suatu waktu. Maaf kalau jadi pesimis. Moga bisa jadi bahan 
pertimbangan. 

 














      

Kirim email ke