Bantu, ya.... Sebelumnya ma'af jika ada kata2 saya yg kurang berkenan. Saya hanya berusaha melihat masalah ini dari sisi hukum agama, yg kita tahu dalam hukum agama (apapun) hitam adalah hitam dan putih adalah puth.....tidak ada istilah abu-abu.
Sebelumnya kita pisahkan antara hubungan kakak....dan anak yatim sang keponakan.... 1. Kita wajib memelihara anak yatim. Apalagi anak yatim itu adalah keponakan kita sendiri. 2. Kita wajib menegur sang kakak bahkan dengan nada marah pun (jika tidak mempan). Jangan membiarkan rumah tangga anda "tercemar" dengan kelakuan kakak anda yg seperti "pelacur". Apakan anda punya anak...??? Apa yg dilihat anak anda akan terekam dalam memorynya. Tabiat ibu seperti ini juga sangat tidak baik pada perkembangan anak dia sendiri. Lama2.....akan berpengaruh pada kesehatan keluarga anda secara keseluruhan. Apa yg ada dalam hati dan pikiran suami anda...??? Jika anda sudah merasa malu terhadap suami dan keluarga mertua, lebih baik anda "usir" kakak anda, spy dia mau tinggal di rumah sendiri. Anda bisa tetap merawat anak nya (keponakan anda) jika diizinkan oleh suami anda. Kasihan.....??? Klu saya ada diposisi anda (yg sudah merasa cukup menasihatinya dengan cara baik2) saya tidak merasa kasihan. Karena terlihat dalam sikapnya, dia tidak punya rasa "kasihan" terhadap nama baik anda dan keluarga, anak2 anda dan anak2 dia, terhadap lingkunangan sekitar, terhadap istri/keluarga yg suami sudah dia goda..... bahkan terhadap nama baik diri dia sendiri. Dalam agama....kewajiban anda sudah gugur dalam mengajak kakak anda utk kembali ke jalan yg benar. Selanjutnya.....setiap makhluk akan bertanggung jawab secara pribadi terhadap Allah swt. Jadi.....secara akhirat, anda sudah tidak ada kewajiban dan tanggung jawab lagi. Anda harus fokus terhadap keluarga anda sendiri. Skrg dia senang mengganggu rumah tangga orang lain, bukan tidak mungkin suatu saat dia akan mengganggu rumah tangga anda dengan cara "berusaha" menggoda suami anda. HATI-HATI..... Karena orang seperti kakak anda sudah kehilangan HATI NURANI dan IMAN...... 3. Bicarakan pada keluarga besar (ortu atau orang yg dituakan). Sampaikan keluhan anda dan sikap yg akan anda ambil. Supaya keluarga besar bisa memaklumi jika anda sampai harus "mengusir" kakak anda. Klupun.....keluarga besar sampai menyalahkan anda....menurut saya, anda jangan memperdulikannya. Krn anda berkewajiban melindungi keluarga anda.....suami dan anak2 anda. Sekali lagi....mohon ma'af jika kurang berkenan. Regards, YUSRI email: [EMAIL PROTECTED] YM: yusri_smpn1 Sent from my BlackBerry® wireless device -----Original Message----- From: dania sari <[EMAIL PROTECTED]> Date: Sun, 24 Aug 2008 09:31:43 To: <[email protected]> Subject: [Ayahbunda-Online] curhat and help me for advice Hi mom and dad ... sekedar curhat saja tentang masalah pribadi ku ,tapi entah ini baik atau tidak terlepas dari itu untuk minta advice nya gimana baik nya menyangkut ..tentang mbak saya yg seorang janda 39 th karena suami nya meninggal karena kecelakaan dengan 2 anak stm dan sd , well sudah hampir 6 tahun mbak saya menumpang di rumah saya padahal dia mbak saya punya rumah peninggalan almarhum suami nya dan saya dan suami saya sudah tak tahan lagi dengan tingkah nya ....kebetulan saya dan suami adalah bungsu dari keluarga mbak saya sering gonta -ganti pacar dengan suami orang atau dengan suami temen nya sendiri ,saya sudah berusaha menasehati karena atas nama keluarga kami merasa malu dengan sikap nya selama ini , anak nya pun tak terurus dia hanya asyik dengan dunia nya sendiri ..saya sebagai adik prihatiin tapi nasehat saya dan suami pun tak di dengar kan ... sudah hampir sebulan ini mbak saya menjalin hubungan dengan seorang laki-laki yg katanya mantan temen sekolah nya waktu smp dan dia pun setatus nya beristri ..saya berusaha mensehati nya sampai capek dehh........tapi semakin lama semakin jadi , telp tiap hari berdering berjam -jam ,mbak saya tertawa tiwi seperti ngak merasa tergangu padahal semua tagihan saya dan suami yg bayar ..dia sama sekali tak mau ikut berbagi membayar berbagi tagihan padahal mbak saya itu berkerja cukup buat lkehidupan nya .....dan aneh nya kalau dia lagi banyak duit selalu beralasan tak punya duit , tapi kalau suami saya sedang dapat bonus dengen enteng nya dia menyindir ke kami untuk ingat dengan dia sebagai janda dengan 2 anak . saya bete , saya kesel , pacar nya tiap hari datang kerumah pulang sampai larut malam , seolah -olah saya yg menumpang dengan dia ..saya mencoba untuk berbicara dengan pacar nya itu tapi tetap saja mereka asyik tertawa -tiwi sesekali berbicara sedikit porno mungkin puber ke 2 kali , entah itu pagi atau malam selalu datang ke rumah hingga larut ..walau sudah saya tegur baik -baik atau dengan sindiran ..tetep saja mereka ngak mikir , saya jadi tak enak dengan suami dan mertua ( keluarga ) , mereka serasa terganggu dengan ke hadiran mbak saya ,yg terlalu lama menumpang di rumah kami ..setiap kami tegur untuk pindah atau lekas menikah dia selalu mencari alasan buat kami kasihan dengan nya karena saya kasihan dengan status nya janda dan anak nya yg yatim ,saya takut dosa walau bagaimana pun dia adalah mbak saya ,tapi di diam kan semakin jadi ....rumah tangga saya yg jadi kacau ,saya mohon advice bagaimana saya harus bertindak....kira nya mom and dad dapat membantu saya mengakhiri ..semua ini New Email addresses available on Yahoo! Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. Hurry before someone else does! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
