Nimbrung lagi ya Mba..
Menurutku, jaman sekarang tuh sudah modern, canggih dan justru penuh kemudahan.
Berbeda dengan zaman Rasulullah dahulu. Seperti misalnya, Allah memberi
"fasilitas" kepada para musaffir untuk tidak berpuasa dan menjamak-qasar
solatnya selama di perjalanan. Nah aku pribadi kurang setuju, kalau hanya demi
"mudik" kemudian dijalan beramai2 ngga puasa. Toh kita berada di kendaraan
(baik umum maupun pribadi) yang full AC, nyaman, tidak berpanas2an seperti
harus naik onta di zaman Rasulullah. Jadi aku pribadi malu dengan Allah jika
menggunakan fasilitas tersebut. Rasanya kurang afdol. Seperti jg dengan
menjamak-qasar, toh di perjalanan bertebaran begitu banyak mesjid, ibadah pun
merupakan kebutuhan manusia dalam mencari Ridha Allah, dan sebaliknya Allah
sama sekali ngga rugi jika kita ngga beribadah kepada-Nya.
Salam,
Lupi~Ara's mum~
--- On Sat, 9/6/08, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: RE: Re: [Ayahbunda-Online] Masalah PUASA -- to Mba Dilla
To: "palupi satya" <[EMAIL PROTECTED]>, "[email protected]"
<[email protected]>
Date: Saturday, September 6, 2008, 5:00 AM
Hai mbak lupi,
Benar,semua kembali kpd keyakinan masing2....
Mungkin 'perdebatan' sy dg ibu yusri yg via japri tdk semuanya
dimengerti karna memang tdk masuk dlm milis...
Intinya,sy hanya bertanya dan sedikit 'mengingatkan' bhw kalau qta
berbicara masalah agama yg sangat2 sensitif dan vital,hendaknya disertakan dg
dalil2nya.jd jelas suatu pendapat sumbernya dr mana...
Kembali lagi,smua tergantung keyakinan qta...tetapi,kalau Allah menyukai
hambaNya yg mengambil kemudahan dariNya,kenapa qta tdk melaksanakan hal2 yg
disukai Allah?(itu kalau pendapat saya...)hal ini berlaku tdk hanya dlm puasa,tp
jg dlm bnyk hal misalnya kemudahan bg musafir dlm melaksanakan sholat.
Semoga Allah selalu memberikan rahmat dan hidayah bagi qta semua,amin.
Dilla