Mbak Lupi....
Saya sudah japri pada mbak dilla supaya kita menghentikan bahasan tentang 
dalil2. Karena begitu banyak penafsiran yg menurut masing2 ulama bisa dipakai. 
Akhirnya kita yg menerima perbedaan itu dari ulama yg berbeda, harus 
berargumentasi utk mempertahankannya.
Bagi saya.....bukan tidak mengerti dan tidak mampu menjawab semuanya. Tp saya 
berusaha menghindari bahasan yg sangat sensitif ini di "arena terbuka" seperti 
ini.
Klu memang ingin berdebat, utk menyamakan persepsi....lebih baik saling 
berhadapan.
Supaya tidak ada kesalahpahaman.

Dan .....jika selama ini ada yg kurang faham mengenai suatu pendapat, lebih 
baik sy bertanya pada para ulama dan kyai yg bisa saya temui kapanpun.

Dalam hal ini saya sependapat dengan Mbak Lupi. Dan bagi saya, sejauh tidak 
menyimpang dari ajaran islam yg sesungguhnya......berbagai perbedaan itu kita 
"amini" saja.
Kita jalankan sesuai dengan keyakinan hati kita.



Regards,
YUSRI
email: [EMAIL PROTECTED]
YM: yusri_smpn1

Sent from my BlackBerry� wireless device

-----Original Message-----
From: palupi satya <[EMAIL PROTECTED]>

Date: Fri, 5 Sep 2008 21:46:21 
To: Ayahbunda online<[email protected]>
Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Masalah PUASA -- to Mba Dilla











Nimbrung lagi ya Mba..
�
Menurutku, jaman sekarang tuh sudah modern, canggih dan justru penuh kemudahan. 
Berbeda dengan zaman Rasulullah dahulu. Seperti misalnya, Allah memberi 
"fasilitas" kepada para musaffir untuk tidak berpuasa dan menjamak-qasar 
solatnya selama di perjalanan. Nah aku pribadi kurang setuju, kalau hanya demi 
"mudik" kemudian dijalan beramai2 ngga puasa. Toh kita berada di kendaraan 
(baik umum maupun pribadi) yang full AC, nyaman, tidak berpanas2an seperti 
harus naik onta di zaman Rasulullah. Jadi aku pribadi malu dengan Allah jika 
menggunakan fasilitas tersebut. Rasanya kurang afdol. Seperti jg dengan 
menjamak-qasar, toh di perjalanan bertebaran begitu banyak mesjid, ibadah pun 
merupakan kebutuhan manusia dalam mencari Ridha Allah, dan sebaliknya Allah 
sama sekali ngga rugi jika kita ngga beribadah kepada-Nya. 
�
Salam,
�
Lupi~Ara's mum~

--- On Sat, 9/6/08, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: RE: Re: [Ayahbunda-Online] Masalah PUASA -- to Mba Dilla
To: "palupi satya" <[EMAIL PROTECTED]>, "[email protected]" 
<[email protected]>
Date: Saturday, September 6, 2008, 5:00 AM

Hai mbak lupi,
Benar,semua kembali kpd keyakinan masing2....
Mungkin 'perdebatan' sy dg ibu yusri yg via japri tdk semuanya
dimengerti karna memang tdk masuk dlm milis...
Intinya,sy hanya bertanya dan sedikit 'mengingatkan' bhw kalau qta
berbicara masalah agama yg sangat2 sensitif dan vital,hendaknya disertakan dg
dalil2nya.jd jelas suatu pendapat sumbernya dr mana...
Kembali lagi,smua tergantung keyakinan qta...tetapi,kalau Allah menyukai
hambaNya yg mengambil kemudahan  dariNya,kenapa qta tdk melaksanakan hal2 yg
disukai Allah?(itu kalau pendapat saya...)hal ini berlaku tdk hanya dlm puasa,tp
jg dlm bnyk hal misalnya kemudahan bg musafir dlm melaksanakan sholat.

Semoga Allah selalu memberikan rahmat dan hidayah bagi qta semua,amin.

Dilla






      

Kirim email ke