Ini ada jawaban dari temen saya yang lumayan banyak tahu tentang positive 
discipline
mudah2an
bisa membantu moms...dicoba aja dulu, siapa tau berhasil. karena
menurut pengalaman sendiri, hal ini efektif dalam long term.

disiplin
yang satu ini ngga percaya sama yang namanya pemberian hukuman adalah
jalan terbaik, reward and punishment memang terlihat baik dan
bermanfaat, tetapi hanya untuk jangka pendek. kalau untuk jangka
panjang, anak harus diberikan pengertian instead of punishment. makanya
namanya jadi disiplin yang positif

maaf kalau ada yang ngga berkenan,

Dona :)

--- On Sat, 11/15/08, Heidy Carla <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Heidy Carla <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re:
 [Ayahbunda-Online] Melatih kedisplinan
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Saturday, November 15, 2008, 5:47 AM

menurut
gue kalo kasusnya udah kayak gini, penanganannya musti penanganan di
tempat, artinya ketika kejadian tsb berlangsung, langsung gendong anak
keluar dari kelompok trus bilangin bahwa ketika dia berperilaku seperti
itu dia mengganggu teman yg lain dan tidak menghargai sesama. Minta
anak untuk bermain seorang diri sampai dia siap beraktivitas dalam
kelompok, baru boleh kembali lagi ke dalam kelompok. Kalo dia dikasih
time out jauh dari saat kejadian, sulit buat anak untuk memahami letak
persis kesalahannya dia.

Salah satu cara anak seusia ini untuk
mengenal lingkungan memang salah satunya dengan berinteraksi fisik
(mengemut, menggigit, menyentuh, menggenggam, dll), tapi hal ini harus
diarahkan ke arah yg positif. Tanamkan ke anak eksplorasi yang
menghargai orang lain. Kalau dia menggigit, minta anak yg digigit untuk
mengekspresikan perasaannya dan minta si anak untuk mengamati ekspresi
teman yg disakitinya. Atau cara lain, buatlah anak mengalami sendiri
apa yang mungkin dirasakan oleh temannya (tapi dalam konteks mendidik,
bukan untuk balas dendam), misal:
1.
genggam tangan anak. Minta dia menjelaskan apa yang ia rasakan.
Kemudian pererat genggaman tangan anda. Minta dia menjelaskan kembali.
Pada akhirnya beri penjelasan bahwa menggenggam boleh saja dilakukan,
bahkan perlu untuk menuntun anak menyebrang jalan, tapi genggaman yg
terlalu keras juga akan menyakiti.

2. minta anak menggigit
donat. Minta ia menjelaskan apa ada yang ia rasakan? Minta anak
menggigit tangannya sendiri. Tanyakan apa yang ia rasakan. Minta anak
mempererat gigitannya (yang pasti akan ditolaknya karena ia sudah
menyadari itu akan terasa sakit). Lalu beri penjelasan bahwa menggigit
kita perlukan untuk makan, tapi apakah boleh menggigit orang?

dst...
 History and creativity are great partners. Today's classic is yesterday's 
innovation. -Charles Landry, director of COMEDIA
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
There is nothing in a caterpillar that tells you it's going to be a butterfly. 
-Buckminster Fuller



--- On Fri, 11/14/08, Irrisa Pangsumadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Irrisa Pangsumadi <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [Ayahbunda-Online] Melatih kedisplinan
To: [email protected]
Date: Friday, November 14, 2008, 2:28 AM










    
            Assalamualaikum. ..

Salam
kenal semua nama saya Ata atau bunda Azka, ceritanya baru join milist
ini karena tertarik sekali dengan sharing info dan pengalamannya dari
para anggotanya yang lain terutama dalam tumbuh kembang anak.

Anak
saya Azka sekarang umurnya 27 bulan, anaknya aktif sekali, senang
bergaul dan daya ekplornya besar sekali apalagi sekarang sudah mulai
ikut daycare tambah heboh. Nah masalahnya saking aktifnya azka dia jadi
cenderung untuk memukul, dorong-dorong, gigit, rebut mainan dll yang
lebih tinggi dibandingkan anak-anak lain yang seusianyaterlepas dari
cuma sekadar iseng atau memang lagi marah pas ngelakuinnya . Solusi
dari kami sebagai ortunya biasanya lewat hukum duduk selama  2-3 menit
(walau seringnya nangis kalau udah disuruh gitu trus janji ga akan
mukul/dorong/ rebut/dll) . Namun kadang jadi kepikiran juga apakah
lewat hukuman spt itu efektif untuk melatih kedisiplinan anak??atau ada
cara lain???

Mohon
sharingnya ya!! karena terus terang lama-lama jadi ga enak hati
terutama sama ortunya (mamahnya) dari temen2 azka yang udah dia
"kerjain"... (sesudahnya sih dia selalu reaksi untuk minta maaf
langsung.... hehe menghibur diri neh).

Terima kasih.
Wass
Ata/Bunda Azka


      

Kirim email ke