Pak, mau dong lihat dokumen dan foto bapak itu.  Tolong kirim ke 
[email protected]

Regards, 
 
Ani I Satuan Kerja Manajemen Risiko I PT Bank Central Asia, Tbk. I Menara BCA - 
21th Floor, Grand Indonesia, Jl. M.H. Thamrin No. 1, Jakarta 10310, Indonesia I 
Phone : +62 21 23588000 I extention : 21364 I Facsimile : +62 21 23588342 I 
E-mail address : [email protected]
 

P Save a tree. Don't print this e-mail unless it's really necessary 

-----Original Message-----
From: [email protected] 
[mailto:[email protected]] On Behalf Of sam bismo
Sent: Tuesday, January 27, 2009 9:46 AM
To: [email protected]
Subject: [Ayahbunda-Online] hati2 modus baru penipuan

Dear All,

Kejadian 
ini dialami papa saya. Hari senin kemarin (5 January), papa saya 
menemukan satu amplo coklat di jalan (seperti amplop surat biasa) ada 
tulisannya dokumen penting, dan ada nama perusahaan + nomor telpon dan 
HP. Setelah dibuka, ternyata amplop itu berisi surat keterangan 
kepemilikan tanah, SIUP dan cek senilai 4,7 milyar. 

Sekilas terlihat surat-surat tersebut asli. Karena 
merasa kasihan dengan yang kehilangan surat-surat penting tersebut, 
papa saya langsung menghubungi no telpon yang ada di amplop surat tsb. 

Telepon pertama dijawab dengan pengiriman SMS, katanya : Sekiranya 
penyampaian anda benar, sy atas nm perusahaan ucapklan terima kasih 
& jg km bersedia memberikan konpensasi uang tunai Rp.120 jt kepada 
saudara, namun tentunya sy mesti cek dulu kebenarannya Jd harap anda 
SMS kan No. REG yang tertera di luar amplop No. PDN yang ada pd SIUP 
utk km sesuaikan. 

Kemudian papa saya langsung membalas SMSnya yang diminta, yaitu menyebutkan
no. REG dan NO. PDN. 

SMS kedua dibalas lagi : Laporan anda tlh sesuai, 
apabila anda tdk keberata, kam mohon kesediaan anda membawa dokumen itu 
ke SURABAYA di alamat perusahaan yg tertera pd SIUP. Km akan transfer 
dulu Rp. 20 juta agar anda ada ongkos jalan ke SURABAYA, sisanya sy 
serahkan stlh dokumen/cek tsbt sudah sy terima, demi memudahkan semua 
urusan, silahkan anda SMS kan No. Rekening anda dengan lengkap utk sy 
stransferkan dulu yg Rp. 20 jt. sekali lg sy ucapkan terima kasih atas 
kebaikan anda. 

Ada sedikit kecurigaan yang muncul dari suami saya, 
(setelah sy ceritakan kejadiannya) , kenapa mesti mengantarkan ke 
Surabaya ? Kalau itu dokumen penting perusahaan, kenapa ga dia aja 
yang datang ke kita....... Tapi papa saya masih berfikir positif..... 
... lalu papa saya mengirim SMS memberitahukan no. rekening mama saya 
di BCA, karena dengan anggapan BCA banyak yang punya dan lebih mudah. 

Setelah SMS ketiga ini dikirim, agak lama mendapat 
balasan dari orang tersebut. Akhirnya kami dapat balasan SMS, yang 
berbunyi : Keuangan sebesar Rp. 20.000.000 telah saya stranster, mohon dicek
dulu dan harap hubungi saya sebentar apabila uang sdh masuk. 

Kira-kira 15 menit setelah mendapat SMS, Mama saya 
langsung mengecek ATM, tetapi uang yang dimaksud belum masuk. 
Kira-kira 15 menit kemudian, papa saya menelpon orang tersebut, dan 
mengatakan bahwa kami belum terima transferannya. Orang tersebut 
menjelaskan (yang menurut papa saya agak berbelit-belit) , kemudian, 
telponnya diserahkan ke saya, jadi saya yang berbicara dengan orang 
tersebut. Orang itu mengatakan bahwa seharusnya ibu langsung telpon 
dia pada saat masih di ATM. Saya langsung curiga, hal seperti ini 
sudah sering saya dengar dan alami, model penipuan yang secara tidak 
sadar akan menuntun kita untuk mentransfer uang ke orang jahat itu. 
Tetapi saya pura-pura tidak tahu, dan tetap tenang. Lalu saya tanya 
kenapa demikian Pak, bukannya kalau mau transfer, tinggal transfer aja, 
kalo bank nya sama kan online, pasti langsung diterima. Orang tersebut 
bilang, bahwa bank perusahaan mereka bank asing, jadi ada kodek ceknya, 
dia bilang, kalau ibu di ATM, akan dituntun dan diberitahukan kode 
ceknya. Semakin memperkuat kecurigaan saya. Terus saya bilang, bapak 
bank nya apa, dia bilang bank asing. Saya balik tanya, iya bank asing 
khan ada namanya, namanya apa. Dia menyebutkan bank perusahaannya ada 
BCA, Mandiri..... .(dalam hati, saya ketawa, bank asing koq BCA, 
Mandiri???), saya langsung laudspeaker hp papa saya biar orang dirumah 
mendengar semua....... .Nada bicara orang tersebut sudah kedengaran gak 
sabar, mendengar ucapan saya yang saya bilang, ya sudah Pak, kita akan 
cek lagi aja besok, kalau memang sudah ditransfer pasti sudah masuk. 
Orang itu ngotot untuk saya ngecek lagi saat itu juga di ATM sambil 
telpon dia, saya ga mau. Lalu orang itu bilang "ya sudah kalau ibu 
tidak mau mengikuti prosedur perusahaan kami!", sambil tutup telpon 
(lho koq dia yang marah....??) 

Saya bilang ke papa saya, bahwa ini murni penipuan, 
tapi model baru... yakni dengan menyebarkan amplop yang isinya surat 
berharga palsu (seolah-olah surat tersebut terjatuh), dengan harapan 
ada yang berniat baik menghubungi dia, jadi korban yang ditargetkan 
mereka random, sukur-sukur bisa di jadikan korban. 

Saya bersyukur, orang tua saya tidak menjadi 
korban penipuan model baru ini. Dan semoga dengan saya sharing seperti ini,
tidak ada yang menjadi korban mereka. 

Nama Bapak tersebut : Lum**sono T*i Sardjono (Presiden Direktur) no. HP 0813
34 940 118 

Nama perusahaan : PT MI*O GR**A PA**NDO, Jl. Kertajaya Indah Timur 14 C-9,
Surabaya-Indonesia, telp (031) 3551103. 

Kalau ada yang mau lihat dokumennya ada foto si bapaknya juga, saya ada,
nanti saya japri. 

Mohon maaf, kalau ceritanya kepanjangan. 


Thank You & Best Regards,
Sam Bismo Wicaksono



 

________________________________

::BCA:: 


No virus found in this incoming message.
Checked by AVG.
Version: 7.5.552 / Virus Database: 270.10.10/1905 - Release Date: 1/20/2009 
2:34 PM



No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG. 
Version: 7.5.552 / Virus Database: 270.10.10/1905 - Release Date: 1/20/2009 
2:34 PM
 


::BCA::

Kirim email ke