hi, sebelumnya, kenalan dulu ya..
aku vega, mamanya marcello (9bulan). Setau aku, menyunat anak perempuan sudah 
tidak disarankan..




________________________________
From: aku_arianti <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Monday, June 22, 2009 10:10:41 PM
Subject: [Ayahbunda-Online] Re: Sharing sunat anak perempuan





Iya mba, yg aku tau memang begitu mba...

Tapi yg aku tdk tau adalah bgmn sebenarnya menyunat anak perempuan? Krn selama 
ini kedua anakku disunat tp ko hanya seperti dilukai saja ya? Bgmn sbnrnya ya?

Thanks,
Arianti (Mamanya Hana n Sarah)

--- In Ayahbunda-Online@ yahoogroups. com, truly...@... wrote:
>
> Ikutan sharing ya...
> 
> Dulu Kei ku (4y1m) dikhitan sebelum kluar RS pas lahiran (usia 3 hari) 
> kebetulan ada salah satu DSA yg biasa mengkhitan, dpt info dr suster di RS. 
> Jadi aku gak denger juga nangisnya, waktu itu sunat dan tindik yg mendampingi 
> mamaku krn aku msh di kamar perawatan.
> 
> Aku sih melakukan ini dr segi agama, memotong sedikit daging yg berada di 
> bagian atas farji (clitoris), tujuannya untuk menstabilkan syahwat wanita 
> karena apabila tdk dikhitan maka syahwatnya akan sangat besar. Jadi bukan tdk 
> merasakan kenikmatan hanya sekedar menstabilkan saja. Aku dpt info di 
> (www.muslimah. or.id)
> 
> Mungkin utk lebih enaknya googling aja dan diskusikan dng kluarga. Masalah 
> ini sih balik lagi ke ortu masing2 siy he... Atau bunda yg lainnya yg lbh 
> mengerti ditunggu sharingnya.. .
> 
> Maaf buat yg tdk berkenan.
> 
> -emaknya Kei-
> http://keiraadzra. blogspot. com
> http://dapur2an. blogspot. com
> 
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>


   


      

Kirim email ke