kebiasaan aneh nya apa bunda reno?heheh pingin tauuu aza. mamut --- On Sat, 7/18/09, [email protected] <[email protected]> wrote:
From: [email protected] <[email protected]> Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Tanggapan atas email AKAN DATANG Suster yang ke-12 ;p To: [email protected] Date: Saturday, July 18, 2009, 1:44 PM Moms, Ikutan juga mau curhat ttg PRT B.S nih, Klo saya lain lagi....sampe ribut di keluarga gara2 ipar membajak PRT Hm...sbner nya gak tau mana yg benar, krn PRT ku itu awalnya suka sengaja kerja salah2, disuruh A malah B, dilarang malah dikerjain jd bikin jengkel terus....dan dgr2 dr PRT yg satu lagi (teman kerjanya) selama saya bekerja dikantor...ada hasutan2 nih....ternyata si ipar udah ngincer mau merebut PRT ku krn dia gak dpt2 PRT (ih knp gak cari sendiri ke yysn)... suatu hari PRT ku brani melawan saya (krn merasa ada yg membela klo dislhin&memang slh, jd besar kepala) dan brani memfitnah anakku yg msh 2thn, dia bilang anakku tukang bohong, yah jls saja saya tdk terima, bgmn pun dia hanya seorg anak2, lalu krn sdh lama saya pendam kejengkelan2. ..akhrnya saya bilang "kalao kamu kerja slh2 terus begini saja tunda kenaikan gj kamu (wkt itu sdh 500rb gjnya dan kerjanya gak becus) tiap kerja hp2an, pk t-shirt sukanya ketat2&pndk2 smp terlihat punggung klo duduk/angkat2, atau yg lengannya terbuka, Kmdn dia jawab "ya sdh saya pulang saja", ya saya biarkan dia minta plg....eh ternyata mlm itu sdh ditggu ipar ku dirumahnya, dasar pembantu pengkhianat, keluar dr kita aja tdk baik2 eh malah pindah kerja ke keluarga juga...apa tdk mikir hub kel lbh baik drpd rusak gara2 si embak itu?bagaimana perasaan saya wkt itu menggaji org yg berkhianat dibelakang saya? Dan sejak itu saya suami tdk ingin dia (PRT) itu bertemu dgn anak saya lagi krn bisa2 anak saya ajak dia main lagi, dan dia bukan pengasuh anakku lg....saya hanya memikirkan psikis anak saya yg tdk tau apa2. Dan satu lg...ada kebiasaan aneh anak saya slm diasuh oleh dia...dan sjk pRt itu keluar, kebiasaan anakku yg aneh itu hilang sm skl, untunglah anakku tdk merasa kehilangan dia n tdk menanyakan kmn embaknya. Duh maap jd curhat pjg lebar nih Tks yah udah meluangkan wkt untuk membaca.... Sent from my BlackBerry® device From: Widya Setyawati Date: Fri, 10 Jul 2009 01:44:34 -0700 (PDT) To: <Ayahbunda-Online@ yahoogroups. com> Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Tanggapan atas email AKAN DATANG Suster yang ke-12 ;p Hihihih geli banget deh baca postingnya Mamut :) Memang ya... macam2 aja para pekerja rumah tangga ini. Saya juga sudah ngalamin berkali-kali sejak mbaknya Razka, sebut saja mbak Puji mudik buat melahirkan. Sejak 6 bulan lalu belum ada yang sreg, sudah ada 8 kali datang dan pergi dengan berbagai alasan: 1. Baru 5 hari. Umur 16 thn. Tiba-tiba ditelpon ortunya disuruh kawin [heh??? emang bisa gitu keputusan mau kawin kok dalam waktu 5 hari?] 2. Datang ibu-ibu. Sudah 38 thn [tapi kelihatan sudah di atas 40an]. Baru 3 hari. Nangis terus, kangen anaknya yang umur 3 thn. [oke lah, mungkin belum siap ninggalin anaknya di kampung] 3. Masih kencur umur 15 thn. Bertahan sampai 1 bulan lebih. Ketahuan kalau klepto. Yang ini sih "no merci" setelah diberi kesempatan. I'd fired her. 4. Minta gantiin temennya yang saya keluarin karena mengutil. Baru 2 hari minta pulang dengan berbagai alasan yang tak masuk akal. [Lha... siapa yang minta-minta kerjaan waktu itu ya?] 5. Datang lagi gadis 18 thn mau kerja. Sebenernya kapok juga, tapi demi oma yang sepertinya capek 'nyanding' Razka. Diputuskan untuk pulang pergi aja, kebetulan rumahnya disekitar situ juga. Besoknya datang pagi dan langsung pamit minta berhenti karena gak boleh kerja sama pacarnya. [Walah... sok banget yach.... yo weis saya menghargai hak pribadi orang lain kok] 6. Ditawarin lagi saudara dari mbak yang kerja di rumah oma. Setelah tanya-tanya ternyata karena satu dan lain hal tidak seprinsip, jadi dengan menyesal dipulangkan saja. 7. Datang lagi orang yang mau kerja, ternyata secara fisik [maaf] tidak memenuhi syarat, padahal mengasuh Razka diperlukan tenaga yang prima.. 8. Tetangga sebelah rumah, berhasil membujuk saya untuk menerima kerabat PRTnya bekerja di rumah saya, tapi baru 5 hari bilang sakit batuk dan mau pulang saja. Lha saya kok gak pernah dengar dia batuk ya...??? Setiap saya pulang kantor, saya lihat dia lagi asik nonton sinetron sambil jegang kaki di sofa ruang tengah. Saya gak mau terlalu keras, kalau gak prinsip ya sudah saya diemin aja. Yang penting bisa ngajak main Razka. Hal ini sempat meregangkan hubungan saya dengan tetangga sebelah, karena dia bilang sama tetangga saya bahwa saya telah memecatnya. Oh no... gimana mau mecat? dia pamit sama saya pagi-pagi buta, tiba-tiba orang yang katanya mau jemput sudah sampai di depan pintu. Hah... ???!!! sehingga saking speechlessnya saya pasrah ngijinin dia pulang. Sebenarnya saya sudah benar2 kapok dan rela serta setia menunggu si mbak yang lama balik lagi, kapan pun itu. Ibu saya akhirnya juga menyerah. apalagi Sang Oma mulai khawatir dengan banyak pemberitaan yang beredar. Saya dan suami kan bekerja, otomatis sehari-harinya Razka bersama dengan "orang tak dikenal" meski Oma bersedia tetap mengawasi. Isu mencari 'mbak' baru buat Razka berhenti beberapa bulan lalu. Tapi kemarin ada temen yang nawarin PRT, saya berusaha menolak, namun ketika ibu saya dengar, beliau menyarankan untuk mencoba lagi. "Kalau memang gak cocok ya sudah..." heheheh... it's sound familiar to me [for a couple times]. Kali ini saya bersedia mencoba lagi, demi ibu, oma, yang sudah bersedia menyisihkan waktunya selama 6 bulan mengasuh Razka. Dan sudah bersedia tidak aktif di kepengurusan koperasi, RT/RW, juga telah mengorbankan waktunya untuk tidak ikut arisan "wa-wi" atau "wara-wiri". Do'akan ya... semoga yang ke 9 ini "genah", amiiin.... pekerja dan pemberi kerja bisa cocok :) PS: dalam hati saya tetap merindukan mbak Puji :'( Salam maniez, -bundanya Razka- Widya D. Setyawati widya.setyawati@ yahoo.com widya...@gmail. com ph.: 021-31931935 http://oui-day. blogspot. com http://masrazka. multiply. com YM: widya.setyawati --- On Wed, 7/8/09, nikanikaikan@ yahoo.com <nikanikaikan@ yahoo.com> wrote: "her foot, pa.." "apa, food?,makanan? " "fuuuut pa..fuuut..bawah. .." "apa sih..." "nisooor pa, fooot" "ooh kaki..." "kakinya siapa?" walah susah, mending pk morse sekalian.qiqiqiq gak ada habisnya ya mbahas ini mamut fyuh
