Hai Mbak Sylvia, salam kenal.... ;-)

Saya member pasif di BA, senengnya cuma baca dan ambil ilmu dari mommies & 
daddies di BA.
Seneng kalo baca cerita dari Mommy yg krucilnya lebih dari 3, soalnya kalo kata 
orang "hare gene banyak anak??? Hmmm...pikir-pikir dulu deh....;-( "

Kebetulan saya termasuk yang kemana-mana bawa "pasukan" dan setiap hari pulang 
kerja akan diserbu 4 krucils, capek tapi seneng... ;-)

Thx lho Mbak sharingnya.... ;-)


Deasy - ibunya Nona (5 th), Alden (4 th), Gadis (2 th) & Adinda (1 th)


-----Original Message-----
From: Sylvia Radjawane [mailto:[email protected]] 
Sent: Tuesday, November 03, 2009 6:17 PM
To: [email protected]
Subject: Re: Bls: Bls: [balita-anda] curhat....

Hi mbak Vinty,

Thanks a lot for sharing your story :) ... mengingatkan saya dengan
'pasukan' di rumah :)

Saya pikir ... hanya saya yang kalau pulang kantor selalu dapat "tarian
selamat datang" dari 4 anak kecil, berikut kegaduhan yang bisa buat tetangga
di blok seberang sampai lihat dari jendela

Saya pikir ... 'duuhh ... capek banget deh!!'  kalau baru saja masuk rumah,
harus berhadapan dengan 3 anak kecil yang bertanya plus bercerita dalam
waktu bersamaan tanpa tanda2 ada yang mau mengalah untuk diam sebentar kasih
giliran untuk yang lain ... ditambah 1 baby yang sudah pengen turun aja dari
gendongan pengasuhnya and 'loncat' ke badan saya :)
Tapi baca cerita mbak, saya bisa membayangkannya jadi kelucuan yang
'langka', yang nggak tahu lagi kapan saya alami kalau nanti anak2 sudah
besar :)

Kalau weekend and lagi jalan2 dengan 'rombongan', ketemu orang2 yang setelah
tahu jumlah anak saya, sebagian besar berkomentar, "wah ... enak nanti, mbak
kalau sudah pada besar2, sekarang sekalian capeknya" (of course sebagian
kecil tetap berkomentar, "lha ... mbak, yang bontot 'kesundulan' ya?' ;))
... kadang terpikir, "iya sih, cuma nunggu besarnya lamaaaa banget ya
hehehe)

So, mungkin nambahin tips untuk semua moms yang kadang 'gerah' and kadang
terpaksa berubah jadi 'mama singa' : ajak papanya anak2 untuk kerja sama :)


Mulai dari bagi tugas untuk taking care the kids atau minta dia ajak 'kabur'
salah satu anak entah ke mana supaya mamanya bisa santai sejenak.
Untuk anak yang sudah sekolah, minta papanya untuk bantuin/temani ngerjain
PR atau ulangan waktu weekend (karena di 5 hari kerja biasanya mama yang
dapat 'tugas' ini) atau bisa juga minta anak diajarin papanya dengan mata
pelajaran yang di'klaim' papanya that he's very good at it :)
... sampai ke tahap: tahu banget kondisi sang mama sehingga selalu siap
dengan ajakan langsung 'ngabur' berdua saja walau hanya dalam beberapa jam.
Khusus untuk option terakhir, dari pengalaman pribadi, setelah 'ngabur'
berdua ... pulang ke rumah lebih seringnya (nggak selalu juga sih ;)) punya
point of view yang agak berbeda waktu lihat anak2 dengan segala
kenakalannya. ....

... walaupun nanti 'bertaring dan bertanduk'  or harus tingkatkan nada suara
sekian desibel lagi dengan salah satu anak (atau salah 'tiga' anak untuk
kasus saya) ... I love them to bits and pieces ... and hopefully they know I
honestly do! :)

cheers,
Sylvia - mum to Jovan (6 y.o), Rena (4 y.o), Aleta (2 y.o) & Luigi (7 m.o)


--------------------------------------------------------------
Info Balita: http://www.balita-anda.com
Peraturan milis, email ke: [email protected]
Menghubungi admin, email ke: [email protected]
Unsubscribe dari milis, email ke: [email protected]

Kirim email ke