Mbak Tika,

Harus lebih hati-hati dalam mengambil sikap, inikan cerita antara pengasuh
- mertua,
jika salah ambil sikap bisa berkembang menjadi pengasuh - aku - suami -
mertua.

Kan Mbak sudah dapat data :-) dari si pengasuh
nah sekarang waktunya cari data dari mertua mengenai pengasuh itu
dan compare

Setelah itu bicarakan juga dengan suami, ya.... kemungkinan besar suami
berada di 'kubu' mamanya kan
Setidaknya ajak suami untuk menetapkan POLA HIDUP yang bakal diterapkan
buat si anak
termasuk cara berbicara dan bahasa (pantas/sopan/lembut/dsb)

setelah itu sampaikan POLA itu ke mertua dulu (kemudian pengasuhnya)
(untuk proteksinya) biarkan suami yang jadi pembicara dan Mbak hanya
pendukung aja

Sehingga baik si pengasuh maupun mertua punya cara yang mendekati dalam
pola pengasuhan anak

Bisa aja di pengasuh mengada-ada, bisa juga dia sungguhan


Ok, berani mengambil sikap untuk masa sekarang & masa depan anak kita


Tabea,
Andrew & Pingkan pe mamma




                                                                                       
                    
                                                                                       
                    
                                               To:       [EMAIL PROTECTED]             
          
                                               cc:                                     
                    
            tika <[EMAIL PROTECTED]>          Subject:  [balita-anda] Soal Ibu Mertua  
                   
            Others, 12/07/04 01:17 PM                                                  
                    
                                                                                       
                    




Dear Mom's & Dad's.......

aku lagi bingung nih, mungkin mom's & dad's semua bisa bantu kasih saran
dan
masukan ke aku.
Ceritanya begini ........berhubung aku dan papanya kerja dan rumahku
deketan
sama rumah mertua, jadi sejak putriku umur 3 bln setiap pagi putriku dan
mbak yang ngasuh aku titipin ke rumah mertua ( aku takut aja kalau ditingal
berdua dengan mbaknya aja dirumah) setelah aku pulang kerja baru balik
kerumah bareng. bulan-bulan pertama sih kayaknya gak ada masalah, tapi
belakangan mbaknya suka complaint ke aku katanya gak betah di rumah
mertuaku
karena sering diomelin malah sempet minta pulang segala.

Masalahnya mertuaku itu memang agak cepat naik darah, dan kalau lagi ngomel
gak peduli siapa yang diomelin yg kasar2 malah sampai kebun binatang bisa
keluar semua, jadi aku agak2 percaya kalau mbaknya itu diomel2in dgn kasar.
Masalahnya lagi putriku itu cucu pertama, makanya dia sayang banget sama
cucuku, jadi sama mertuaku itu gak boleh juga kalau ditinggal berdua aja
sama mbaknya.

Aku sempet stress waktu mbaknya minta pulang, masalahnya putriku udah deket
banget sama dia dan mbaknya ini udah tau cara seperti apa yang aku mau
ngurusin putriku itu, pokoknya sudah bisa diandalkan deh. Akhirnya setelah
aku bujuk2 dia mau deh gak balik, asal dia boleh jaga putriku di rumah
sendirian. Jadi solusi awalnya aku bakal bikin jadwal kalau pagi sampai jam
11 mereka di rmh mertuaku, jam makan siang sampai mandi sore di rumahku,
dan
sore sampai aku pulang kantor di rumah mertuaku.

kira2 caraku itu bener gak ya , apa malah bikin mertuaku tersinggung. Sory
kalau kepanjangan....

---------------------------------------------------------------------
>> Kirim bunga, buket balon atau cake, klik,http://www.indokado.com/
>> Info balita, http://www.balita-anda.com
>> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]


,"
DISCLAIMER :

�The information contained in this communication (including any attachments) is 
privileged 
and confidential, and may be legally exempt from disclosure under applicable law. It 
is 
intended only for the specific purpose of being used by the individual or entity to 
whom it is 
addressed. If you are not the addressee indicated in this message (or are responsible 
for 
delivery of the message to such person), you must not disclose, disseminate, 
distribute, 
deliver, copy, circulate, rely on or use any of the information contained in this 
transmission.

we apologize if you have received this communication in error; kindly inform the 
sender 
accordingly. Please also ensure that this original message and any record of it is 
permanently 
deleted from your computer system. We do not give or endorse any opinions, conclusions 
and 
other information in this message that do not relate to our official business. �



---------------------------------------------------------------------
>> Kirim bunga, buket balon atau cake, klik,http://www.indokado.com/
>> Info balita, http://www.balita-anda.com
>> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke