Hi Mei,

Pengalaman saya dengan Ifal, 18 bln, sejak usia 6 bln saya beri tim dgn
blender sesuai dengan yang di buku Ibu Tuti Soenardi, boleh pake saringan
kawat / blender, saya pilih blender untuk lebih praktis aja. Dan 1 th sudah
dikenalkan nasi lembek dengan sayur dan lauk yang diiris lembut, Tidak ada
masalah dengan gigi, karena gigi atas bawah kiri kanan sudah sampai geraham
pertama. Nach sempat juga mengalami kemunduran (aku sebut begitu) karena
usia 13 - 15 bln sangat sulit sekali makan, kejar-kejaran dech klu jam
makan, jadi  cari akal menunya diganti berbagai macam, dari mie, kentang,
macaroni, roti, pokoknya olahan selain nasi dan akhirnya 15-16 bln balik
lagi ke bubur nasi. Untunglah setelah itu bisa mulai lagi ke nasi dan
sekarang saya enggak pernah buat menu khusus buat Ifal, karena udah sma
dengan menu kita yang dewasa cuman enggak pake pedes aja. Dari pengalaman
itu, saya berfikir bahwa anakpun bisa mengalami kebosanan. Jadi yang
penting kitanya harus sabar dalam melatih dan ngikutin selera dia, daripada
dipaksa nanti tidak ada makanan yang masuk khan lebih bahaya lagi. Saran
saya coba dech tim saringnya jangan kelewat padat agak diencerin. Klu untuk
susunya sich jeda 1 jam sudah bagus koq.

Salam,
Ina Abidin.



                                                                                       
      
                    Meilanie                                                           
      
                    Buitenzorgy            To:     "'[EMAIL PROTECTED]'"      
      
                    <M.BUITENZORGY@        <[EMAIL PROTECTED]>,               
      
                    CGIAR.ORG>             "'[EMAIL PROTECTED]'"               
      
                                           <[EMAIL PROTECTED]>,                
      
                    07/08/02 11:17         "'[EMAIL PROTECTED]'"               
      
                    AM                     <[EMAIL PROTECTED]>                 
      
                    Please respond         cc:                                         
      
                    to balita-anda         Subject:     [balita-anda] <mohon saran> 
Blender  
                                           vs Saring                                   
      
                                                                                       
      



Dear all,

Begini, anak saya Raissa sekarang usia hampir 7 bulan.
Makannya itu lho, sussssssaaaaaaah sekali.
Sejak usia 6 bulan kan saya kasih tim saring,
saya saring dengan saringan kawat, bukan blender.
Dengan tujuan supaya dia tidak manja dan proses belajar makan makanan
padatnya lebih cepat.
Saya pernah baca ada beberapa rekan milis yang sampai anaknya usia lebih 1
tahun
masih makan tim blender.
Tapi ya itu,  baru juga dimasukin 1 suap dia sudah hoeekk kayak eneg mo
muntah,
masuk 3 suap muntah beneran deh. Gitu aja terus tiap hari.
Padahal tim saringnya itu sudah cukup lunak.
Hampir putus asa, kemarin saya blender tim saringnya,
eh dia mau makan, malah langsung habis semua bubur yang dimasak untuk dia
hari itu,
yah mungkin karena tinggal telan aja.

Pertanyaan saya:

1.  Apakah bukan kemunduran jika sekarang saya kasih dia tim blender saja,
daripada gak ada makanan yang masuk?  Apa segi positif dan negatif Tim
blender
dibanding tim saring?

2.  Ada gak kiat2 utk mengatur jadwal/jam makan anak supaya dia gak
muntah2?
Padahal saya sudah usahakan dijeda waktu 1-2 jam antara makan dan minum
susu,
kadang 3 jam sengaja gak saya kasih minum biar makanan di perutnya dicerna
dulu,
tapi pas saya kasih susu (setelah dia nangis keausan) tetttteeeeep aja suka
muntah...
banyak pula muntahnya....pusing kan?]

Mohon sharingnya ya, please banget......
Maaf kalo kepanjangan


wassalam
bunda Raissaa


>> Kirim bunga ke kota2 di Indonesia dan mancanegara? Klik,
http://www.indokado.com/
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]








>> Kirim bunga ke kota2 di Indonesia dan mancanegara? Klik, http://www.indokado.com/
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]


Kirim email ke