Dear dimas Radityo.
Terimakasih atas info dan sarannya, Intisari edisi bulan inikah? Semoga mudah 
didapat ya.
Salam bangoers
Ratih Rianto
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: "mediacare" <[email protected]>
Date: Sun, 20 Dec 2009 05:59:49 
To: <[email protected]>
Subject: Re: [bango-mania] Info wisata Kuliner d Semarang

Dear Mbak Ratih Rianto

Saya sarankan untuk beli Majalah Intisari "Kuliner Bango di Semarang & Solo". 
Informasi amat lengkap dan ada foto-foto, alamat, serta peta kulinernya.

salam,

Radityo


Facebook:
Radityo Djadjoeri

  ----- Original Message ----- 
  From: [email protected] 
  To: [email protected] 
  Sent: Saturday, December 19, 2009 12:39 PM
  Subject: Re: [bango-mania] Info wisata Kuliner d Semarang


    
  Utk peta kuliner semarang :
  Soto : soto neon (taman brumbungan)
  Soto ijo (cipto)
  Soto pak sipit (lupa nama jalannya)
  Soto bangkok (perempatan bangkong)
  Gudeg : gudeg yu tum (peterongan)
  Gudeg Gama (simpang 5 -agak mahal-)
  Rm Ngelaras Roso (lupa nama jlnnya)
  Nasi grg/mie jowo/babat gongso : byk bertebaran dimana mana. 
  Penyetan : byk bertebaran dimana mana tp yg lg ngetop di istana penyet di 
gajah mada
  Sate sapi pak kempleng : byk di ungaran
  Wartegan enak besar dan bersih
  : wr si Kembar (singosari)
  Wr sederhana (majapahit bawah jembatan)
  Rahayu (majapahit, ada hidangan non halal jg)
  Nasi Tiada Maaf : TUNGdeBLANG (sultan agung)
  Seafood. : Gama seafood
  Samudra seafood (sultan agung)
  Seafood pak sangklak
  Nasi pecel : pecel yu sum (mataram)
  Pecel mBok sador (simpang 5)
  Nasi ayam : nasi ayam yu nem (mataram)
  Asem2 : asem2 koh liem (bandeng sardennya enak)
  Msh byk sih. Bs diliat di milist kobama (saya dan mas didut beberapa kali 
pernah menulis ttg kuliner smg)
  Kl ga jelas japri aja nanti saya ksh pin bbm saya. 


  Thanks


  Wisnu 


  Powered by Telkomsel BlackBerry®


------------------------------------------------------------------------------

  From: [email protected] 
  Date: Sat, 19 Dec 2009 14:02:41 +0000
  To: <[email protected]>
  Subject: [bango-mania] Info wisata Kuliner d Semarang


    
  Salam bango mania,
  Rekan Bangoers ada yg bisa kasih info tempat2 yg mantap unt wisata kuliner di 
Semarang?
  Rencananya kami mau liburan kesana inggu depan.
  Saya tunggu infonya ya, terima kasih.

  Salam.
  Ratih Rianto

  Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung 
Teruuusss...!


------------------------------------------------------------------------------

  From: Abdur Rohman <[email protected]> 
  Date: Fri, 18 Dec 2009 19:53:07 -0800 (PST)
  To: <[email protected]>
  Subject: [bango-mania] Kuliner Manado di Surabaya...


    
        Jumat, 18/12/2009 10:21 WIB
        Lezatnya Racikan Bumbu Paniki Khas Manado
        Bodhiya Wijaya - detikSurabaya




        Masakan Paniki/Bodhiya Wijaya 
        Surabaya - Kelelawar. Mendengar namanya sebagian besar orang akan 
takut. Karena binatang ini identik pemangsa dengan gigi yang tajam. Rupanya 
binatang yang selalu keluar pada malam hari ini bisa diolah menjadi makanan 
lezat untuk disantap.

        Tertarik mencobanya, Anda bisa merasakan olahan ini di Jane Depot 
Manado Jemursari. Di depot makanan itu, racikan makanan dari olahan kelelawar 
ini disebut dengan nama Paniki. Paniki dalam bahasa Manado berarti kelelawar. 
Menu ini harganya relatif mahal dibanding menu yang lain.

        Jika menu lain dihargai belasan hingga 20-ribuan per porsi maka masakan 
yang berbahan daging, kelelawar berharga Rp 65 ribu untuk setiap porsinya. 
Tingginya harga itu disebabkan bahan baku masakan didatangkan langsung dari 
Manado.

        "Kelelawar di sini kecil-kecil, sehingga tidak cocok untuk dimasak," 
tutur Lola Christine Nelwan, pemilik dari Jane Depot Manado saat berbincang 
dengan detiksurabaya.com, Kamis (17/12/2009).

        Lola mengaku dirinya mendapat paniki atau kelelawar sudah dalam kondisi 
siap masak alias sudah dibersihkan. Kelelawar itu diolah dengan berbagai macam 
rasa dan diracik dengan bumbu lengkap.

        Bumbu rempah yang digunakan adalah bawang merah, bawang putih, cabe 
merah dan cabe hijau. Cabe, kata Lola, memberi rasa pedas. Sebelum dicampur 
bumbu racikan, kelelawar atau paniki direbut. Setelah matang, ditiriskan 
kemudian digoreng dengan bumbu lengkap.

        "Rasanya dijamin maknyus. Saya menggunakan bumbu khas Manado," 
ungkapnya. Tertarik? Selamat mencoba.

        (fat/fat)

        
http://www.facebook.com/search/?q=bangomania&init=quick#/bangomania?ref=search&sid=649459711.564727841..1
       





  

Kirim email ke