Tips Menanak Nasi
1.Biasakan menampi beras sebelum dicuci, walaupun beras itu dibeli di supermarket, karena kutu beras bisa muncul jika beras terlalu lama. 2.Cuci beras dengan cara yang benar, taruh beras di wadahnya, tambahkan air, aduk-aduk dan tiriskan, lakukan berulang kali. Jangan mencuci beras dengan air mengalir karena dapat menghilangkan vitaminnya 3.Menanak nasi yang paling baik yakni menuangkan beras setelah air mendidih, karena beras langsung panas dan menyerap air, protein mengeras sehingga butir nasi utuh tak hancur, di samping itu, lapisan tepung yang mengeras larut dalam air menyebabkan nasi terasa lebih pulen. 4.Dalam proses mendidihnya air, protein yang kondensasi dapat melindungi vitamin B1, agar tidak terlalu banyak larut dalam air, setelah beras dituangkan, api kompor sebaiknya dikecilkan untuk mengurangi penguapan, dengan cara demikian, dapat menjaga 30% lebih banyak vitamin B1 daripada menanak nasi dengan air dingin. 5.Ada beberapa tambahan yang dapat ditambahkan waktu menanak nasi yakni : a. Tambahkan beberapa tetes minyak salad membuat nasi akan terasa lebih enak dan pulen. b. Tambahkan beberapa tetes perasan air lemon dapat membuat nasi lebih lunak. c. Dengan menuangkan sedikit cuka ke dalam nasi yang tengah dimasak, nasi menjadi tidak mudah basi. d. Menanak nasi dengan air teh walaupun berasnya bukan beras baru, hasilnya akan sangat memuaskan, tidak saja warnanya bagus, juga harum dan rasanya pun lebih enak. e. Tempat penyimpanan beras yang harus diperhatikan adalah kondisi tempat penyimpanan harus aman dari tikus, bersih, bebas kontaminasi hama, tidak bocor dan tidak lembab. Bila menggunakan karung beras letakkan di atas bantalan kayu agar tidak langsung kontak dengan lantai agar supaya tidak lembab. Facebook: Radityo Djadjoeri
