Tutut yang Bikin Ketagihan NyedotIn Bango Mania, In Makan Dimana21 June 2010
TUTUT atau kerecoh termasuk jenis menu berbahan keong atau siput air tawar atau
kul sawah. Disajikan dalam bentuk masak berkuah santan, dengan cara makan yang
unik, yaitu langsung disedot dari cangkang-cangkang kecilnya guna mengeluarkan
isinya yang lunak dan gurih. Bila tak mau juga keluar, bisa menggunakan bantuan
tusuk gigi untuk mengungkitnya, sehingga dengan mudah dapat menyantapnya.
Ketika acara santap malam Bangomania Surabaya (20/6) di Bumbu Desa, rupanya
Tutut ini menjadi pilihan menu yang cukup difavoritkan. Berawal dari sekadar
memperbincangkan nama Tutut yang kedengarannya ‘lucu’, karena di Surabaya menu
ini lebih dikenal dengan kerecoh, ada juga yang menyebutnya kul nenek (daerah
Gresik utara). Bahkan, karena begitu serunya memperbincankan makanan asal Sunda
ini, sampai-sampai harus nambah hingga 4 porsi untuk disantap ramai-ramai.
Tentu dengan menu-menu pendamping lainnya yang tak kalah enaknya. Karena malam
itu, hampir setiap orang memiliki pilihan menu sendiri-sendiri seperti karedok,
nasi bakar, dan lain-lain.
Ya, sensasi terdahsayat menikmati Tutut adalah dengan menyedotnya. Selain cara
ini digunakan untuk menarik keluar isi kerecoh, juga menyerap keluar
bumbu-bumbu kuah santan segarnya yang sudah merasuk ke dalamnya. Sehingga
ketika upaya menyedot ini tak membuahkan hasil, penikmat masih akan mendapatkan
gurihnya rasa kuah yang berbahan bumbu seperti bumbu-bumbu masak kepiting
tradisional.
Di daerah persawahan, Tutut biasanya hidup di pemukaan lumpur sawah yang berair
tidak terlalu dalam. Binatang mungil ini lebih suka bergerombol pada dahan
tumbuhan yang jatuh di atas air, terutama dahan dan batang-batang pisang.
Tutut yang sudah diambil dari sawah, kemudian akan dicuci untuk menghilangkan
kotoran yang biasanya menempel di bagian cangkangnya. Untuk hasil bersih
maksimal dalam menghilangkan lumpur yang terbawa, diperlukan waktu merendam
sekitar satu malam. Setelah itu, Tutut akan direbus hingga masak, lalu
ditiriskan dan dicuci sekali lagi sebelum diolah, baik menjadi Tutut kuah
maupun sate kul, keripik, dan lain-lain.
Kul atau tutut menyimpan banyak kandungan gizi yang tinggi. Menurut Positive
Deviance Resource Centre, tutut kaya akan kandungan protein 12 % dan kalsium
217 mg serta rendah kolesterol. Dalam 100 gram keong terkandung air sekitar 81
gram air dan sisanya mengandung energi, protein, kolesterol, karbohidrat,
kalsium dan posfor. Jadi, di samping enak dikonsumsi juga sangat baik bagi
kesehatan badan.
Selain ngobrol santai sambil makan-makan, malam itu menu yang cukup menyita
perhatian kawan-kawan Bangomania adalah karedok. Dalam karedok yang berbahan
sayur-sayuran mentah dengan bumbu kacang seperti gado-gado, diyakini berkhasiat
bagi tubuh. Bahannya antara lain ketimun, tauge, kol, kacang panjang, daun
kemangi, terong sayur yang kesemuanya diiris tipis dan kecil. Dalam
penyajiannya, semua irisan ini ditaruh di atas piring kemudian disiram dengan
bumbu kacang. (arohman)Diposting oleh ruang baca di 10:11 AM Label: Bango
Mania,