Selain di Jl Matraman Raya, Masmiskun juga ada di Jl Kramat Raya dan di Jl 
Percetakan Negara. Kalau di kawasan Puncak, ada juga RM Masmiskun di Cipayung. 
Kalau dari arah Jakarta/Bogor, adanya sebelah kanan jalan.

Cuma, beberapa kali makan di Masmiskun kok aku belum pernah dapetin wader yaa? 
Biasanya pilihanku sup patin atau sup gurame. Mbak El mungkin tahu, di 
Masmiskun cabang mana?

Tengkyuuuu

--- Pada Sel, 3/8/10, [email protected] <[email protected]> menulis:

Dari: [email protected] <[email protected]>
Judul: Re: [bango-mania] Nasi Wader Sawah, Apa Lagi?
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 3 Agustus, 2010, 7:23 AM







 



  


    
      
      
      












Mba Putri, masmiskun ada di daerah matraman, sblm kampung melayu dr salemba. 
Ada di sebelah kiri jaln. Maaf lupa alamat lengkapnya. Semoga membantu.Powered 
by Telkomsel BlackBerry®From:  "putri" <putriwirista@ gmail.com>
Sender:  bango-mania@ yahoogroups. com
Date: Tue, 3 Aug 2010 10:51:08 +0000To: <bango-mania@ yahoogroups. com>ReplyTo: 
 bango-mania@ yahoogroups. com
Subject: Re: [bango-mania] Nasi Wader Sawah, Apa Lagi?

 



    
      
      
      












Jeng el, masmiskun itu dimana ya? He he he ... Minta alamat yang luengkap 
mantap dong.. He he 

Thank youuuu.... "

God admires us not for what we do but for how much love we put into what we 
do"From:  elmy...@yahoo. com
Sender:  bango-mania@ yahoogroups. com
Date: Tue, 3 Aug 2010 06:57:24 +0000To: <bango-mania@ yahoogroups. com>ReplyTo: 
 bango-mania@ yahoogroups. com
Subject: Re: [bango-mania] Nasi Wader Sawah, Apa Lagi?

 



    
      
      
      












Coba ke masmiskun aja jeung..dia suka ada ikan wader yg kecil2 itu...kalo 
enggak baby mujair nila juga enak goreng kering...

"El"Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSATFrom:  Putri Wirista <putriwirista@ gmail.com>
Sender:  bango-mania@ yahoogroups. com
Date: Fri, 30 Jul 2010 17:07:49 +0700To: <bango-mania@ yahoogroups. 
com>ReplyTo:  bango-mania@ yahoogroups. com
Subject: [bango-mania] Nasi Wader Sawah, Apa Lagi?

 



    
      
      
      Hello Rekan Bangomania, 

Tergoda dengan salah satu artikel di kompas hari ini, kira2 di jakarta ada ngga 
ya? info2 dong kalau ada yang tau :) terakhir saya makan di surabaya 3 tahun 
lalu he he he... 


Salam,

Putri 

------------ --------- --------- --------- --------- --------- --------- ------

Nasi Wader Sawah, Apa Lagi?
                        Kompas, Jumat, 30 Juli 2010 | 10:40 WIB
            
              
                                  
                                  KOMPAS/BUDI SUWARNA
                                  
                                  

                                        Penyajian hidangan sambal belut di 
warung makan sambal belut Pak Sabar.
                                  
                                          
                                        TERKAIT:
                                        
                                        

                                        
                                        YOGYAKARTA, KOMPAS.com -
 Nasi ikan wader sawah di Desa Mantup, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten 
Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, sampai sekarang tetap diminati, 
meskipun disajikan sekadarnya di pinggir sawah. 
     
Menurut 
penjualnya, Paistri, di Yogyakarta, Jumat (30/7/2010) sejak 2005 dirinya
 bersama suami berjualan nasi wader sawah, dan sampai sekarang 
pelanggannya terus bertambah. "Ikan wader yang kami goreng, dan tersaji 
secara sederhana bersama nasi, sampai sekarang tetap banyak 
penggemarnya," katanya.
     
Ia mengatakan, pada awalnya dirinya 
hanya menjual ikan wader goreng yang dibungkus plastik di pasar. 
Kemudian suaminya berinisiatif menjualnya di pinggir sawah dengan 
membuka tenda. 
     
Menurut dia, memasak nasi wader tidak sulit,
 tetapi untuk mendapatkan ikan wader yang merupakan ikan sungai, cukup 
sulit, karena harus memesan terlebih dahulu, dan kalau pun ada jumlah 
ikannya terbatas. Ikan wader dibeli seharga Rp 18.000 per kilogram."Kami
 hanya menjual nasi ikan wader, tidak ada menu lainnya," katanya.
     
Paistri
 mengatakan kelengkapan nasi ikan wader adalah lalapan serta sambal 
bawang atau sambal belut. "Dalam penyajiannya, nasi masih hangat dan 
ikan wader digoreng hingga garing," katanya. 
     
Sedangkan 
lalapannya, menurut dia berupa mentimun, kubis, dan daun kemangi. "Satu 
porsi nasi ikan wader kami jual Rp 8.000, sambal belut Rp 5.000, dan 
sambal bawang hanya Rp 2.000," katanya.
      
Belut untuk membuat
 sambal, dibeli Paistri seharga Rp 25.000 per kilogram. Menurut dia, 
pendapatan dari menjual nasi wader per hari rata-rata Rp 1.000.000. 
"Tetapi kalau sedang sepi pembeli, kurang dari itu," katanya. 
      
Salah
 seorang pelanggan nasi wader sawah, Galih mengatakan dirinya sudah lama
 menjadi pelanggan setia di tempat ini sejak awal dibuka pada 2005. 
"Menu nasi wader ini dapat menggugah selera makan, karena rasa sambalnya
 khas, dan pedasnya pas," katanya.
      
Menurut dia, ikan wader 
yang digoreng garing, dan nasi yang masih hangat, menggoda selera makan 
sepuas-puasnya. "Harganya relatif murah, dan terjangkau semua kalangan 
konsumen," katanya.      
            



    
     

    










    
     

    









    
     

    









    
     

    
    


 



  





Kirim email ke