Jeng put...si masmiskun ini ada 2 tempat
1.disamping rutan salemba
2.disamping polres matraman

happy hunting cyiinnn...

"el"

--- In [email protected], "putri" <putriwiri...@...> wrote:
>
> Makasiiih ya mas, besok langsung meluncur mencari.. Ha ha ha ...
> 
> 
> "
> 
> God admires us not for what we do but for how much love we put into what we 
> do"
> 
> -----Original Message-----
> From: ha2rybudi...@...
> Sender: [email protected]
> Date: Tue, 3 Aug 2010 11:23:26 
> To: <[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: Re: [bango-mania] Nasi Wader Sawah, Apa Lagi?
> 
> Mba Putri, masmiskun ada di daerah matraman, sblm kampung melayu dr salemba. 
> Ada di sebelah kiri jaln. Maaf lupa alamat lengkapnya. Semoga membantu.
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> 
> -----Original Message-----
> From: "putri" <putriwiri...@...>
> Sender: [email protected]
> Date: Tue, 3 Aug 2010 10:51:08 
> To: <[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: Re: [bango-mania] Nasi Wader Sawah, Apa Lagi?
> 
> Jeng el, masmiskun itu dimana ya? He he he ... Minta alamat yang luengkap 
> mantap dong.. He he 
> 
> Thank youuuu.... 
> "
> 
> God admires us not for what we do but for how much love we put into what we 
> do"
> 
> -----Original Message-----
> From: elmy...@...
> Sender: [email protected]
> Date: Tue, 3 Aug 2010 06:57:24 
> To: <[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: Re: [bango-mania] Nasi Wader Sawah, Apa Lagi?
> 
> Coba ke masmiskun aja jeung..dia suka ada ikan wader yg kecil2 itu...kalo 
> enggak baby mujair nila juga enak goreng kering...
> 
> "El"
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
> 
> -----Original Message-----
> From: Putri Wirista <putriwiri...@...>
> Sender: [email protected]
> Date: Fri, 30 Jul 2010 17:07:49 
> To: <[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: [bango-mania] Nasi Wader Sawah, Apa Lagi?
> 
> Hello Rekan Bangomania,
> 
> Tergoda dengan salah satu artikel di kompas hari ini, kira2 di jakarta ada
> ngga ya? info2 dong kalau ada yang tau :) terakhir saya makan di surabaya 3
> tahun lalu he he he...
> 
> 
> Salam,
> Putri
> 
> ------------------------------------------------------------------------
> 
> Nasi Wader Sawah, Apa Lagi?
> Kompas, Jumat, 30 Juli 2010 | 10:40 WIB
>   KOMPAS/BUDI SUWARNA
>  Penyajian hidangan sambal belut di warung makan sambal belut Pak Sabar.
> *TERKAIT:*
> 
>  *YOGYAKARTA, KOMPAS.com -* Nasi ikan wader sawah di Desa Mantup, Kecamatan
> Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, sampai sekarang
> tetap diminati, meskipun disajikan sekadarnya di pinggir sawah.
> 
> Menurut penjualnya, Paistri, di Yogyakarta, Jumat (30/7/2010) sejak 2005
> dirinya bersama suami berjualan nasi wader sawah, dan sampai sekarang
> pelanggannya terus bertambah. "Ikan wader yang kami goreng, dan tersaji
> secara sederhana bersama nasi, sampai sekarang tetap banyak penggemarnya,"
> katanya.
> 
> Ia mengatakan, pada awalnya dirinya hanya menjual ikan wader goreng yang
> dibungkus plastik di pasar. Kemudian suaminya berinisiatif menjualnya di
> pinggir sawah dengan membuka tenda.
> 
> Menurut dia, memasak nasi wader tidak sulit, tetapi untuk mendapatkan ikan
> wader yang merupakan ikan sungai, cukup sulit, karena harus memesan terlebih
> dahulu, dan kalau pun ada jumlah ikannya terbatas. Ikan wader dibeli seharga
> Rp 18.000 per kilogram."Kami hanya menjual nasi ikan wader, tidak ada menu
> lainnya," katanya.
> 
> Paistri mengatakan kelengkapan nasi ikan wader adalah lalapan serta sambal
> bawang atau sambal belut. "Dalam penyajiannya, nasi masih hangat dan ikan
> wader digoreng hingga garing," katanya.
> 
> Sedangkan lalapannya, menurut dia berupa mentimun, kubis, dan daun kemangi.
> "Satu porsi nasi ikan wader kami jual Rp 8.000, sambal belut Rp 5.000, dan
> sambal bawang hanya Rp 2.000," katanya.
> 
> Belut untuk membuat sambal, dibeli Paistri seharga Rp 25.000 per kilogram.
> Menurut dia, pendapatan dari menjual nasi wader per hari rata-rata Rp
> 1.000.000. "Tetapi kalau sedang sepi pembeli, kurang dari itu," katanya.
> 
> Salah seorang pelanggan nasi wader sawah, Galih mengatakan dirinya sudah
> lama menjadi pelanggan setia di tempat ini sejak awal dibuka pada 2005.
> "Menu nasi wader ini dapat menggugah selera makan, karena rasa sambalnya
> khas, dan pedasnya pas," katanya.
> 
> Menurut dia, ikan wader yang digoreng garing, dan nasi yang masih hangat,
> menggoda selera makan sepuas-puasnya. "Harganya relatif murah, dan
> terjangkau semua kalangan konsumen," katanya.
>


Kirim email ke