--- In [email protected], Maria Astati <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Asa ku piraku nya.., anggota DPR teu bisa kabeuli laptop sorangan
> 
> 

Ieu teh istilahna mahalna mah (k)laptop)mania he he he... Aya duit
leuwih beulikeun we ka nu teu pararuguh. Mun dibere laptop $ 100 dolar
mah da moal daekeun sigana mah. Gengsi atuh...? ;))R


Fasilitas DPR
Agung Laksono Pastikan Laptop Tetap Disediakan

Bandung, Kompas - Anggota DPR tidak lama lagi menenteng perangkat
komputer jinjing atau yang lazim dikenal sebagai laptop. Pengadaan
laptop ini sudah dibahas dalam rapat paripurna dan disetujui semua
fraksi di DPR.

"Ini langsung ditangani Sekretaris Jenderal DPR dan Badan Urusan Rumah
Tangga DPR," kata Ketua DPR Agung Laksono seusai memberikan ceramah
dalam pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Persatuan Perempuan
Kosgoro Jawa Barat di Bandung, Minggu (25/3).

Agung menjelaskan, pengadaan 550 laptop itu untuk meningkatkan kinerja
anggota DPR. Adapun dana yang dibutuhkan sudah dianggarkan dalam APBN.

Dia juga meminta agar pengadaan laptop ini tidak dijadikan ajang
penyimpangan. "Saya minta ini ditangani sungguh-sungguh. Artinya, jika
ada kelebihan (dana) harus dikembalikan ke kas negara," ujarnya.

Mengenai kritik tidak semua anggota DPR dapat mengoperasikan laptop,
Agung menilai itu bukanlah masalah serius.

Tentang ada anggota DPR yang menolak laptop ini, Agung menilai itu hal
yang wajar. "Jika menolak, ya tak usah diambil," ujarnya. Baginya,
adalah hal biasa jika pada rapat paripurna semua fraksi setuju, tetapi
setelah itu ada yang mempersoalkannya.

Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, yang juga anggota DPR, sudah menyatakan
menolak pengadaan laptop itu. Sejumlah kalangan juga menilai DPR tak
peka dengan kondisi rakyat, dengan tetap membeli laptop. (MHF) 

Kirim email ke