---------- Forwarded message ---------- From: Sulaiman Datuk <[EMAIL PROTECTED]> Date: Apr 17, 2007 1:32 PM Subject: RE: [kota-bogor] The Sunda Kingdoms of West Java - Glimpses of History To: [EMAIL PROTECTED]
Sahabat milis, Rupanya buku yang ditulis sahabat kita Kang Herwig cukup laku dan tentu saja , harga buku itu jauh dibawah "nilai" yang terkandung didalamnya. Perkenalan saya dengan Kang Herwig, sudah cukup lama, kita ngobrol berdua, dan sering kali saya "kesima" mendengarkan dongeng Kang Herwig mengenai Negri Sunda yang begitu dikenalnya. Kang Herwig sebagai sorang pensiunan dengan usia lebih dari 70 tahun, nyatanya masih memiliki kemauan yang sangat besar tentang sejarah negeri ini. Tidak jarang untuk mencari data dan peninggalan sejarah yang sedang ditelitinya, beliau naik sepeda keliling Bogor. Ketika memetakan tembok kerajaan "Dayo" atau Pakuan, Kang Herwig pernah ditahan oleh petugas piket Asrama Lawang Gintung. Tembok kerajaan tsb melintas diantara rumah dan lapangan tembak Lawang Gintung. Tak ayal lagi, Kang Herwig diminta berhenti , turun dari sepedanya karena disangka "mata mata" dari Negara "Bule" antah berantah, yang sedang mengukur tanah untuk nantinya di "rudal"........... Demikian tuduhan yang dikenakan kepada Kang Herwig anno 2008. Saya ditangkap Indonesian Army ....demikian ucapnya terbata bata kepada istrinya yang sudah menunggu lama dirumah tanpa khabar dari Kang Herwig. Setelah istrinya datang di "Indonesian Army Camp" Lawang Gintung dan menerangkan panjang lebar bahwa Herwig Zahorka bukan mata mata, tetapi pensiunan ahli kehutanan yang sedang bikin buku mengenai "Kerajaan Pakuan dan batas batasnya " OK kalau begitu anda akan saya bebaskan dengan syarat, kalau bukunya sudah rampung, maka anda harus memberikan sebuah buku itu sebagai bukti anda sedang menulis sejarah Pakuan , bukan mata mata! Demikian syarat sang komandan jaga , untuk membebaskan Kang Herwig. Janji telah ditepati.....Bung Herwig memang bukan mata mata.... Kang Herwig, seorang warga Negara Jerman , dengan kepeduliannya , dan biaya dan jerih payah yang sudah dikeluarkan untuk menulis buku "The Sunda Kingdoms Of West Java, pantas kita berikan "reward". Reward sebsar Rp.50.000. Seharga buku itu saja,.....tidak "senilai" isi buku. Karena isi buku itu, tidak terbayarkan,....... [Non-text portions of this message have been removed]
