Misi RS Omni katanya:
3.Membangun dan membina hubungan baik dengan stakeholders. 
4.Menjamin suatu lingkungan kerja yang baik di bidang penunjang medik yang
mendatangkan suasana komunikatif pada dokter dan pasien serta ditunjang
dengan pendidikan dan pelatihan yang berkesinambungan.

Kenyataannya malah bukan membangun dan membina hubungan baik dengan
stakeholders (pemangku kepentingan) tetapi malah memenjarakan stakeholders
hehehe... mungkin kamsudnya membina hubungan baik dengan SHAREHOLDERS kali
yaa :P. Ibu Prita dan Masyarakat Indonesia kan salah satu STAKEHOLDERS
pemangku kepentingan yang sepatutnya memang dibina hubungan baiknya...
Apalagi Bu Prita pernah jadi PELANGGAN... di Komplain malah Nuntut halaaah??
Trus dipenjarakan... menurut pendapat sy mah lama- kelamaan karena ini
bisnis jasa pasti akan ditinggalkan pelanggannya. Secanggih-2nya RS-ini
teteeeep kalo pelayanannya buruk mah pelanggan pasti kabur. Pelanggan kalo
ngak di maintain ya ancur sudah... biaya untuk merekrut pelanggan baru itu
jauh lebih mahal ketimbang mempertahankan yang ada. Kalo sistemnya hit n'
run mau seberapa tahan kah? Blom lagi isu mulut kemulut kan penyebarannya
lebih cepat. 

Harusnya kalau di komplain dan di kritik ya diterima dengan lapang dada
malah harus dihormati lho... orang yang mengkritik kita itu orang yang sudah
berbuat baik sama kita, memberikan JASA KONSULTASI GRATIS tanpa diminta...
coba kalo kita minta jasa konsultasi sama konsultan berapa hepeng yang perlu
dikeluarin.... nah ini mah Alhamdulillah pan ada kritikan. Kalo kritikan itu
sifatnya membangun kan asik... kalo sifatnya menjelek-2kan juga tidak
apa-2... biarkan saja toh masyarakat nantinya bisa menilai sendiri, siapa
yang benar dan yang salah. Malahan masyarakat nanti akan memberikan simpati
pada kita nantinya.

Kalau mau bikin perencanaan strategi yang ajiiib pastinya Peta Stakeholders
harus dibuat... siapa aja yang berpengaruh dan apa pengaruhnya (POWER)
berdasarkan Predictability & Interest ;)). Naaah menurut sy dalam bisnis
Jasa mah... Pelanggan itu salah satu KEY PLAYER.... sooo jangan macem-2 deh
ama pelanggan mah. Pan ceuk kolot juga Pelanggan teh Raja... kita harus
acungkan jempol ke etnis Tionghoa yang kalo ketemu pelanggan seolah-2
dibikin temen gitu jadinya enak...dah gitu murah lagi ... malahan mereka
rela bawain barang dagangan kita lho... padahal eta Boss-na jeung sigana
asetna eta Milyaran tah... kabeneran sy baheula sok nganteur Indung ka
grosir-2 ... Kumaha Bu Haji rek ngaborong naon ceunah ayeuna ;))... asiiik
pisan lamun ngobrol jeung si engko atawa si enci di pasarbaru.com.

Salam Stakeholders,
KAsep
"Fail to honor people and they will fail to honor you"
Kang Lao Tse ti... kampung jelekong hehehe

SEJARAH PERKEMBANGAN

1972 :
Berdirinya Rumah Sakit Ongkomulyo.
1986 : 
Pengembangan Tahap I Rumah Sakit Ongkomulyo dengan ketua Prof. Dr. Kusumanto
Setyonegoro didirikan RSU Ongkomulyo dengan kapasitas 50 tempat tidur di Jl.
Pulomas Barat VI No. 20.
1992 : (Tahap II)
Dalam perkembangannya RSU Ongkomulyo mengalami peningkatan dari 50 tempat
tidur menjadi 180 tempat tidur dengan fasilitas lengkap dan mampu melayani
sebagian besar bidang spesialis dan superspesialis. RSU Ongkomulyo berubah
nama menjadi RS Ongkomulyo (Ongkomulyo Medical Center).
2001 :
RS Ongkomulyo Medical Center berganti nama & logo menjadi RS Omni Medical
Center. Hal ini berkaitan dengan perubahan kepemilikan.
Mendatang :
Mengembangkan & memperluas cakupan pelayanan baik jenis maupun macam
spesialis dan superspesialis serta jumlah tempat tidur yang lebih banyak.
Diharapkan dengan pelayanan tersebut konsep pelayanan sebagai rumah sakit
keluarga dapat tercapai.


MOTTO, VISI dan MISI

Motto : "World Class Healthcare"

Visi :
Menjadi rumah sakit terkemuka di regional mencakup penyediaan pelayanan
kesehatan yang komperhensif dengan standar manajemen international.

Misi :
1.Melayani pasien dan keluarga secara profesional, manusiawi, tepat waktu
dan tepat guna, dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan mencakup
kebutuhan-kebutuhan jasmani, mental, spiritual dan sosial. 
2.Mengenali dan mengejar kesempatan pasar strategis untuk pertumbuhan dan
perkembangan dibidang medik dan penunjang medik. 
3.Membangun dan membina hubungan baik dengan stakeholders. 
4.Menjamin suatu lingkungan kerja yang baik di bidang penunjang medik yang
mendatangkan suasana komunikatif pada dokter dan pasien serta ditunjang
dengan pendidikan dan pelatihan yang berkesinambungan.

Sumber: http://www.omnihealthcare.co.id/

Kirim email ke