Buat Para ISTIERS....di bekakak....heheheh
ISTI (Ikatan Suami Takut Istri)
Dikisahkan disuatu kerajaan yang dipimpin oleh seorang raja yang adil dan
negeri yang makmur. Namun ada sesuatu yang aneh dikerajaan itu, Sang raja
memdapatkan informasi bahwa seluruh lelaki yang telah beristri alias berstatus
suami semuanya pada takut pada istri masing-masing, sehingga merajalela peranan
dan kedominanan para istri terhadap suami2 dikerajaan itu. Dikerajaan itu
didirikan organisani ISTI (ikatan suami takut istri) oleh para suami sebagai
wadah ngumpul dan saling curhat antar sesama mereka.
Saking parahnya kedominan an para istri sehingga membuat para lelaki harus rela
menjalani peran seperti yang diminta oleh istri2 mereka. Mulai dari mengasuh
anak, memasak, bahkan seluruh pekerjaan Dosmetik harus dilakukan oleh para
suami atas perintah istri2 mereka. Para suami tersebut tidak mampu melawan
kedominan an istri2 mereka, bahkan sampai nyari kutu dan uban si istri sambil
ngerumpi beramai-ramai, para suami harus lakoni kalau diminta istrinya. Itulah
akibat persamaan gender yang kebablasan.
Kondisi ini konon dialami oleh semua lelaki di kerajaan tersebut dan sang raja
sangat ingin mengetahui secara langsung dan pasti apakah informasi yang
diterima tentang kondisi ketakutan suami terhadap istri benar adanya.
Maka sang raja memerintahkan untuk mengumpulkan seluruh lelaki di kerajaan itu
di alun-alun kerajaan yang begitu luas, tanpa ada terkecuali. Bagi lelaki yang
tidak hadir akan diberikan hukuman bahkan sampai hukuman mati. Diumumkanlah
oleh pihak kerajaan ke seluruh pelosok negeri tentang titah raja tersebut dan
seluruh rakyat dipastikan mendengar informasi itu.
Pada waktu yang telah ditentukan berkumpullah semua rakyat seperti yang
diperintahkan, bahkan para istri juga ikut berkumpul di alun-alun untuk
menyaksikan apakan gerangan yang akan terjadi pada suami-suami mereka.
Suasana hening dan Hikmad begitu sang raja berdiri dipodiumnya. Setelah
memberikan salam dan pidato pada rakyatnya, sampailah sang raja pada inti
permasalahannya.
Wahai para suami-suami dikerajaan ku, apakah benar informasi yang saya terima
bahwa kalian semua takut pada istri-istri kalian tanpa terkecuali? Tanya sang
raja. Para suami tidak ada yang berani menjawab, malah jawaban yang terdengar
adalah “ Mereka harus tunduk pada perintah kami wahai sang raja” jawaban para
istri-istri dari pinggir lapangan. Mendengar jawaban itu sang raja sangat
terkejut dan masih belum yakin. Akhirnya sang raja bertitah, Saya perintahkan
kepada kalian semua para suami : bagi yang merasa takut kepada istrinya agar
berpindah tempat ke lapangan yang berada disebelah kiri saya dan yang tidak
takut supaya tetap berada dilapangan sebelah kanan saya!!
Sesenyap suara gaduh dari langkah para suami terdengar, selang beberapa saat
seluruh suami pindah kelapangan disebelah kiri sang raja, sehingga lapangan
sebelah kanan sang raja kosong melompong tanpa ada tersisa satu orang pun.
Melihat kondisi ini membuat sang raja sangat kecewa sekali dan tertunduk tanpa
sepatah katapun . Kondisi alun-alun saat itu sangat hening dan sunyi sekali di
tambah lagi dengan kekecewaan raja pada rakyatnya.
Tiba-tiba keheningan itu di pecahkan oleh langkah seorang suami yang melangkah
dengan kepala tegak dan gagah perkasa menuju sisi lapangan disebelah kanan sang
raja dan mengambil posisi ditengah lapangan berdiri dengan gagah berani.
Seluruh pasang mata yang hadir tertuju pada sang suami tidak terkecuali sang
raja. Dengan gembiranya sang raja melihat keadaan tadi dan berucap sambil
bertepuk tangan :wahai sang suami, ternyata masih ada rakyatku yang gagah
berani seperti engkau, berarti informasi selama ini tidak benar bahwa seluruh
rakyatku takut pada istri-istri mereka, Rona kebahagiaan dan gembira terus
terpancar di wajah sang raja.
Kemudian sang raja bertanya dengan nada kagum kepada suami tadi, Engkau begitu
gagah berani rakyatku, apa yang membuat mu bisa gagah berani seperti sekarang
ini dan pindah dengan gagahnya ke sisi lapangan sebalah kanan ku??
Si suami menjawab denga lugas, tegas dan singkat “ Hamba disuruh istri hamba
tuanku Raja”
TWuwe we wew wewew weweweeweeeeeeeeeng , sang Raja Pingsan seketika dengan
puluhan bintang berputar mengelilingi kepalanya!!! !!!!
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and
know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ