Lumayan buka puasa gratis kan Phet... Loe udah menyenangkan Bekakakers ditambah 
lagi dapat Pahala loenya.... ! Memberi makan orang pada saat berbuka puasa 
Ganjarannya sama dengan Pahala orang yang berpuasa tersebut jadi kalo ada 10 
0rang aja.. pahalanya loe sama dengan 10 orang tersebut phet... mayan kan 
tabungan buat ke surga

Alex Setia
Group Life & Health Underwriting

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Ophet
Sent: 03 September 2008 10:43
To: [email protected]
Subject: Re: RE: [BekaKak] Nasi Kebuli Ibu Layla Pas Rasanya

rajin amt lo lex...ngitungin...

Pada 3 September 2008 10:33, Alex Setia <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
> Hubungannya adalah San.. Ophet ngajak buka puasa bersama di sono San.. Free
> Ophet yang bayar semua. Lha wong sehari cuti dihargai 250 ribu kalo 14 hari
> aja udah Rp. 3.500.000,- Ok kan Phet ?
>
>
>
> Alex Setia
>
> Group Life & Health Underwriting
>
> ________________________________
>
> From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
> Sandi Kristiawan (HA-JKT/MKT)
> Sent: 03 September 2008 9:30
> To: [email protected]
> Subject: RE: [BekaKak] Nasi Kebuli Ibu Layla Pas Rasanya
>
>
>
> Ini lagi dari kemaren makanan mulu.. puasa ga pak
>
> Hehehehehe......
>
>
>
> ________________________________
>
> From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
> Ophet
> Sent: Wednesday, September 03, 2008 9:35 AM
> To: [email protected]
> Subject: [BekaKak] Nasi Kebuli Ibu Layla Pas Rasanya
>
>
>
> Nasi Kebuli Ibu Layla Pas Rasanya
> Devita Sari - detikRamadan
>
> Jakarta - Salah satu tempat yang layak dikunjungi saat berbuka puasa
> nanti adalah Nasi Kebuli Ibu Lidya. Bukan apa-apa, hangatnya nasi
> kebuli terasa paling pas mengusir hawa Jakarta yang akhir-akhir dingin
> kala senja hari.
>
> Nasi Kebuli adalah nasi sepinggan khas Timur Tengah yang dipadukan
> dengan daging kambing. Kata orang, kalau berbuka dengan nasi kebuli
> seolah sama atsmosfernya dengan Ramadan di negeri Arab. Tapi entahlah,
> yang jelas Nasi Kebuli Ibu Layla sudah ngetop sejak dulu. Banyak yang
> bilang, rasanya benar-benar juara.
>
> Tak susah mencari warung yang satu ini. Susuri saja jalan Casablanca,
> di dekat Masjid At Tahirin dekat pertigaan Lapangan Ros cari saja
> warung sederhana dengan papan nama di depannya bertuliskan "Nasi
> Kebuli Ibu Layla." Letaknya tidak jauh juga dari rel kereta api Tebet.
> Walau sederhana, terlihat resik dan rapi. Bila disini penuh, coba juga
> cabangnya di samping Warung Daeng Tata, juga di Casablanca.
>
> Nasi kebuli ditawarkan dalam dua pilihan, nasi kebuli kambing dan nasi
> kebuli ayam. Aneka hidangan kambing juga mendominasi menu; mulai dari
> sop kambing, gule kambing, dadar gule kambing, hingga marak kambing.
> Sebetulnya ada satu menu lagi, yakni nasi kabsah. Namun yang satu ini
> cuma tersedia pada hari Jumat.
>
> Penyajiannya, di dalam piring nasi dilengkapi dengan sepotong ayam
> goreng, potongan kecil daging kambing yang dimasak dengan bumbu
> kemerahan serta irisan tomat dan timun. Kalau biasanya nasi kebuli
> berwarna kekuningan, maka nasi kebuli racikan Ibu Layla ini berwarna
> kecokelatan dengan semburat warna kemerahan yang cantik.
>
> Rasanya? hmm... suapan pertama membuat kami kehabisan kata-kata.
> Racikan bumbu yang kuat dan harum sangat terasa. Aroma kayumanis,
> cengkih, kapulaga, merica, pala, jintan, ketumbar, jahe dan bawang
> berpadu secara seimbang. Sementara butiran nasi yang pulen menambah
> kelezatan nasi kebuli ini. Irisan mentimun dan nanas yang diaduk
> dengan parutan tomat merah menjadi acar yang pas.
>
> Di negeri asalnya, nasi kebuli biasanya disajikan dalam porsi besar
> dan potongan daging kambing pun lebih besar. Di sini agaknya porsi
> sudah sangat disesuaikan dengan porsi makan orang Indonesia.
>
> Tak cuma nasi kebuli yang mantap, sop kambingnya pun layak jadi
> pilihan. Kuah sop kambing terlihat lebih bening, dengan taste bumbu
> yang lebih ringan. Lainnya ada Marak kambing yang walaupun juga
> berkuah bening tapi bumbunya lebih kuat dengan aroma cengkih dan
> kapulaga yang dominan dan kuahnya lebih berminyak.
>
> Sedangkan gule kambing berkuah kental dan kaya rempah dengan irisan
> daging yang tak kalah empuknya. Dadar gule kambing, merupakan dadar
> dari tepung terigu yang mirip dengan flat bread dan dipotong-potong
> kasar dengan aroma yang harum.
>
> Berapa harga yang ditawarkan untuk menu hebat tersebut? Untuk seporsi
> nasi kebuli ayam, Ibu Layla memberi bandrol Rp 25.000, (untuk nasi
> kebuli kambing Rp. 26.000). Seporsi sop kambing dan marak kambing
> masing-masing dihargai Rp 26.000, sedangkan dadar gule kambing Rp
> 30.000. Sungguh harga yang sebanding dengan rasanya. Mau kesana?
>
> (tbs/tbs)
>
> --
> Ophet
> 0818-08807388 / 021-94561925
> bebex penjelajah/BekaKak-003
> www.bekakak.or.id
> http://blackkarisma.multiply.com/
> [EMAIL PROTECTED]
> [EMAIL PROTECTED]
> www.hkci.or.id
>
> No virus found in this incoming message.
> Checked by AVG - http://www.avg.com
> Version: 8.0.169 / Virus Database: 270.6.15/1648 - Release Date: 9/2/2008
> 5:29 PM
>
>



--
Ophet
0818-08807388 / 021-94561925
bebex penjelajah/BekaKak-003
www.bekakak.or.id
http://blackkarisma.multiply.com/
[EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED]
www.hkci.or.id

------------------------------------

see more information about us in www.bekakak.or.idYahoo! Groups Links



Kirim email ke