ANJING....................................................................................
 MOGE GAK TAU ATURAN...

 Yukie 006
Speed Is Nothing... Safety Is Everything.
H125C [Honda Karisma Supra 125 Community] Purwakarta
PR Div & Area Coord Honda Karisma Club Indonesia West Java II
Yamaha Vixion Club Support
Mobile: 08562192194, 0818112194, 0264.9146194
FB & E-mail: [email protected]


Powered By: FLASH®smartmodem from Telkomsel.




________________________________
From: "[email protected]" <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]>
Sent: Monday, June 15, 2009 9:52:18 PM
Subject: RE: Re: [BekaKak] KORBAN MOGE AROGAN






Persetan sama moge yg kayak gini. Lemparin tai kebo aja tuh ke muka nya. Kagak 
ada otaknya tuh orang.

Bebek Tangguh wrote:
>            Objek di kunci aja depan belakang samping kanan - kiri, trus suruh 
> berhenti, ludahin, berakin, kencingin rame2....... . Kalo punya anak gadis 
> culik aja.... (Kalo kurang sadis tambahin dah......) Hihihihihihi. .... 
> Ngetik dari  Tangguh                                                         
>           Sent from TangguhBerry® smartphone from Sinyal  "Sang Merah", 
> jarang online tapi Nyodok Teruuusss... ! From :  "ryolix" Date : Mon, 15 Jun 
> 2009 09:30:29 +0000 To : Bekakak<bekakak@ yahoogroups .com> Subject : Re: 
> [BekaKak] KORBAN MOGE AROGAN                                Susah kalo lg ga 
> kebelet ngetik dari mesin ketik si Berry® From :  "ophet" Date : Mon, 15 Jun 
> 2009 09:24:06 +0000 To : <beka...@yahoogroup s .com> Subject : Re: [BekaKak] 
> KORBAN MOGE AROGAN                                Tanggung di ludahin... 
> Berakin aje... Bebex Penjelajah*Sent from my Penjelajah  * (081808807388) 
> From :  Agast Date : Mon, 15 Jun 2009 16:22:48 +0700 To
: <beka...@yahoogroup s .com> Subject : Re: [BekaKak] KORBAN MOGE AROGAN        
                   ha..ha...ha. ....bisa aja nich ki Sampeyan. Pada 15 Juni 
2009 16:06, ryolix < hendro.bekakak007@ gmail.com > menulis: Kalo ketemu... 
Mending ludahin duluan Kalo mereka balaas meludah, cepat cepat mengelak sambil 
siapin tembakan ludah baru... Hehehe ngetik dari mesin ketik si Berry® From : 
Rama Ramadhan Date : Mon, 15 Jun 2009 02:08:54 -0700 (PDT) To : < 
beka...@yahoogroups .com > Subject : Re: [BekaKak] KORBAN MOGE AROGAN untung ja 
bekakak gada yg seperti itu,bkn begitu pa ketum...???? hehehe.... SaLaM HaNgaT 
Bebex Lincah 027 B 6318 KMV --- On Mon, 6/15/09, Agast < agusbudi6712@ 
gmail.com > wrote: From: Agast < agusbudi6712@ gmail.com > Subject: [BekaKak] 
KORBAN MOGE AROGAN To: beka...@yahoogroups .com Date: Monday, June 15, 2009, 
9:01 AM Korban Moge Arogan Putra Edwin: Saya Melihat Ayah Diludahi dan Dipukul 
Indra Subagja - detikNews foto: ilustrasi
Jakarta - Geraldino Krisna Akbar (14), putra dari Darmawan Edwin Sudibyo (51), 
hanya bisa menangis saat teror pengendara motor gede (moge) terjadi. Dia dan 
adik-adiknya, Athaa (7) dan Raditya (4), melihat di depan mata mereka perlakuan 
tidak sopan dari para pengendara moge kepada ayah mereka. "Ayah diludahi dan 
dipukul. Kami hanya bisa menangis kesal," kata Akbar saat berbincang melalui 
telepon dengan detikcom, Senin (15/6/2009). Akbar menuturkan, peristiwa itu 
bermula saat diberlakukan jalur searah (one way) di jalur Puncak mengarah ke 
Jakarta pada Minggu 24 Mei pukul 16.00 WIB. Saat itu kendaraan milik Edwin 
sudah sampai di dekat Hotel Bima Cakti. Sementara rombongan moge dengan 
dipimpin vorrijder dari kepolisian meminta didahulukan. Lalu para pengendara 
lainnya pun meminggirkan kendaraan mereka ke sisi kiri. "Waktu itu karena ayah 
pikir sudah habis konvoinya, ayah mengambil ke kanan. Tapi ternyata ada 
pengendara yang ketinggalan dari rombongan,"
jelas siswa SMP kelas 2 ini. Rombongan yang tercecer meminta mobil Nissan 
X-Trail yang ditumpangi keluarga Edwin menepi kembali ke kiri. "Ayah sudah mau 
menepi tapi lalu lintas padat jadi tidak bisa langsung masuk. Kemudian mereka 
memukul-mukul mobil," jelas Akbar. Karena panik, Edwin memencet klakson. Tapi 
para pengendara moge justru tidak terima. "Ada 7-10 orang yang menutup jalan 
mobil, waktu ayah mau keluar, pintu mobilnya malah ditahan dan waktu buka kaca 
mobil ayah malah ada yang mukul dan diludahi," imbuhnya. Insiden yang 
berlangsung sekitar 10 menit ini kemudian selesai saat seorang petugas peolisi 
datang dan memisahkan keributan ini. "Ayah kemudian lapor ke Polsek Cisarua, 
tapi motor gede itu sudah hilang, pergi," jelas Akbar yang merasa trauma dengan 
kejadian itu. Kini, meski sudah beberapa waktu berlalu, Akbar masih menyimpan 
kenangan buruk itu. "Kenapa mereka berbuat seperti itu ya?" tanya remaja ini. 
(ndr/nrl) 

> 


   


      

Kirim email ke