---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Senin 02 Februari 2009 16:20 UTC



** GAMBARI BERTEMU AUNG SAN SUU KYI 

** DUKUNGAN BELANDA PADA IRAK PERLU DISELIDIKI

** SERANGAN BUNUH DIRI DI URUZGAN

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PENGUNGSI ROHINGYA DAN BAHAN BAKAR NABATI DI 
INDONESIA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PILKADA IRAK: BENARKAH KEMENANGAN PERDANA 
MENTERI NURI Al-MALIKI?

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KEBIJAKAN VATIKAN TIMBULKAN HEBOH

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BELANDA SELIDIKI DUKUNGANNYA PADA IRAK

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: SBY DAN MILITER, BENARKAH TERGANGGU SOAL ABS?

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: POLIGAMI MENINGKAT, PERCERAIAN PUN MENINGKAT



* GAMBARI BERTEMU AUNG SAN SUU KYI

Utusan PBB, Ibrahim Gambari bertemu dengan pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi. 
Tiba pada hari Sabtu, Gambari berupaya agar Myanmar segera melakukan reformasi 
demokrasi dan membebaskan tahanan politik. Sampai sejauh ini rezim militer 
menolak melakukannya. Sementara itu kritik terhadap utusan PBB terus 
berdatangan. Ia dianggap hanya berbuat sedikit untuk perubahan di Myanmar. 
Dengan alasan itulah maka pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi menolak bertemu 
Gambari ketika utusan PBB itu berada di Myanmar, Agustus lalu. Kali ini, Suu 
Kyi, yang merupakan pemenang Nobel, juga mengkritik utusan PBB itu karena 
hukuman penjara jangka panjang yang dijatuhkan kepada lebih dari 250 pembelot. 
Suu Kyi beranggapan, Kunjungan Sekjen PBB Ban Ki-moon ke Myanmar hanya 
dimungkinkan jika junta militer melepaskan semua tahanan politik.


* DUKUNGAN BELANDA PADA IRAK PERLU DISELIDIKI

Akibat desakan parlemen dan media massa, pemerintahan koalisi kiri tengah Den 
Haag pimpinan perdana menteri Jan Peter Balkenende, akhirnya memutuskan untuk 
menggelar penyelidikan atas dukungan politik pemerintah Belanda terhadap invasi 
Amerika di Irak pada 2003. Bertahun-tahun lamanya, Balkenende yang berasal dari 
partai kristen demokrat CDA selalu menentang penyelidikan tersebut.

Penyelidikan serupa di Amerika dan Britania menyimpulkan bahwa invasi terhadap 
Irak berdasarkan laporan yang tidak benar. Mantan pemimpin Irak, Saddam Hussein 
tidak memiliki senjata pemusnah massal.

Ketika berlangsung pembentukan koalisi dengan partai kristen demokrat, partai 
buruh PvdA pimpinan wakil perdana menteri Wouter Bos terus mendesak agar 
pemerintah menggelar penyelidikan. Saat itu perdana menteri Balkenende disebut 
hanya mengikuti keinginan presiden Bush.

Selain itu ada juga dugaan bahwa mantan menteri luar negeri Belanda Jaap de 
Hoop Scheffer mendapat dukungan Amerika untuk diangkat sebagai Sekjen Pakta 
NATO. Itu sebagai balasan atas dukungan Belanda terhadap invasi di Irak.

Dalam beberapa pekan terakhir, bocor banyak dokumen yang menunjuk bahwa 
Kementerian Pertahanan Amerika secara informal mendekati Belanda untuk mengirim 
pasukan dalam invasi tersebut. Hal itu sampai saat ini selalu disangkal oleh 
perdana menteri Balkenende.

Perdana menteri Balkenende akan mendirikan komisi independen dengan tugas 
menyelidiki dukungan pemerintah Belanda pada invasi Amerika. Dengan demikian 
pemerintah dan parlemen Belanda dapat memusatkan perhatian untuk memerangi 
krisis ekonomi dan keuangan. Belum jelas apakah parlemen Belanda menyetujui 
penyelidikan atas perintah kabinet. Kelompok oposisi berpendapat harus dibentuk 
panitia khusus parlemen yang bisa memanggil saksi di bawah sumpah.


* SERANGAN BUNUH DIRI DI URUZGAN

Serangan bunuh diri di propinsi Uruzgan, Afganistan menewaskan 21 anggota 
polisi. Pelaku bunuh diri menyamar dengan memakai seragam polisi dan menyusup 
ke sebuah pusat pelatihan anggota cadangan di Tarin Kowt. Di sebuah pelataran 
pelaku meledakkan sabuk bom yang dikenakannya. Selain korban tewas, tujuh orang 
menderita luka parah. Ledakan tersebut juga merusak gedung-gedung. Peristiwa 
itu merupakan insiden paling berdarah dalam beberapa bulan terakhir. Markas 
pasukan Belanda, Kamp Holland juga berada di Tarin Kowt.


* WARGA PEDESAAN CINA KEHILANGAN KERJA

Akibat krisis ekonomi maka jutaan warga pedesaan Cina yang pergi mencari 
keuntungan di kota-kota kehilangan pekerjaan. Menurut otoritas Cina, 20 juta 
buruh yang terpaksa kembali ke desa kelahiran mereka. Dikawatirkan, akan timbul 
keresahan sosial di Cina, karena banyak keluarga kini tidak berpenghasilan. 
Selain itu dampak krisis ekonomi juga menimpa negara Asia lainnya. Ekspor Korea 
Selatan berkurang sepertiganya. Sementara di Jepang, tingkat penjualan mobil 
menurun sama seperti tahun 1968. Selain itu beberapa perusahaan mobil Jepang 
juga mengeluarkan peringatan penurunan laba. Pemerintah Australia juga  
memperingkatkan defisit anggaran yang besar.


* PEJABAT UNHCR DICULIK DI PAKISTAN

Seorang pejabat organisasi pengungsi PBB, UNHCR, berkebangsaan Amerika, diculik 
di Pakistan. Penculikan itu berlangsung di kota Quetta, Pakistan baratdaya. 
Supirnya ditembak mati oleh para penculik. Tidak jelas siapa yang 
bertanggungjawab dan apakah ada tuntutan di balik peristiwa tersebut. Kota 
Quetta adalah ibukota propinsi Baluchistan, yang terletak di perbatasan 
Afganistan dan Iran. Taliban dan para pejuang kemerdekaan aktif di wilayah itu. 
Organisasi pengungsi PBB UNHCR, beroperasi di Baluchistan, menampung para 
pengungsi Afganistan.


* ROKET SERANG RUMAH SAKIT SRI LANKA

Sembilan orang tewas salam serangan roket di sebuah rumah sakit di Sri Lanka 
timur laut. Sementara lima belas lainnya terluka. Beberapa pekan lalu, rumah 
sakit di wilayah kekuasaan Tamil juga terkena serangan roket. Siapa yang 
meluncurkan roket belum jelas. Militer Sri Lanka menyangkal melakukannya dan 
menuduh gerakan Macan Tamil yang melakukannya. Militer Sri Lanka meningkatkan 
serangan guna membungkam Macan Tamil. Peperangan itu mengakibatkan 250 ribu 
orang terjebak. Bantuan organisasi juga menyatakan ratusan penduduk tewas di 
peperangan itu.


* ISRAEL SERANG JALUR GAZA

Rangkaian serangan bom Israel menyerang Jalur Gaza. Serangan itu menewaskan 
seorang Palestina. Ia berada dengan pria lainnya dalam sebuah mobil. Angkatan 
Udara Israel membom kantor Hamas di Kota Gaza, dan beberapa terowongan di 
perbatasan dengan Mesir. Terowongan itu dipergunakan Hamas antara lain untuk 
menyelundupkan senjata. Sampai sejauh ini diberitakan tidak ada yang terluka. 
Perdana menteri Israel, Ehud Olmert memperingatkan Minggu, bahwa negaranya akan 
balik menyerang sebagai balasan atas serangan roket dari Jalur Gaza. Olmert 
menyatakan serangan roket adalah adalah jawaban yang berlebihan. Ahad kemarin, 
empat serangan roket diluncurkan dari Gaza ke Israel Selatan. Dalam serangan 
granat, dua militer Israel dan seorang warga sipil terluka. Kendati gencatan 
senjata mulai berlaku 18 Januari di Jalur Gaza, masih ada pula serangan yang 
berlangsung.


* VENEZUELA RAYAKAN BERKUASANYA CHAVEZ

Perayaan nasional tiga hari akan berlangsung di Venezuela menghormati presiden 
Hugo Chavez. Senin, 2 Februari ini, tepat 10 tahun Chavez berkuasa. Ia 
memberlakukan reformasi sosial dengan menasionalisasi perusahaan-perusahaan 
yang memberi keuntungan. Tindakan ini memperoleh simpati kalangan miskin. Namun 
ia juga dikritik dengan caranya memerintah. Ia dianggap otoriter. Chavez secara 
terbuka juga mengingatkan ia ingin tetap berkuasa untuk tetap menjalankan 
revolusi sosial di Venezuela. Ia berharap mendapat persetujuan rakyat akhir 
bulan ini, dengan referendum soal revisi UUD.


* PASUKAN DIMINTA TINGGALKAN DARFUR

Pemerintah Sudan meminta agar pasukan perdamaian internasional segera 
meninggalkan kota di wilayah Darfur. Militer Sudan ingin kembali memulai 
serangan terhadap pemberontak. Sehingga pasukan perdamaian lebih baik 
meninggalkan wilayah itu.  Sudan, sebelumnya sudah berulang kali menyatakan 
tidak senang dengan keberadaan pasukan internasional di Darfur. Di wilayah itu 
kaum pemberontak aktif didukung negara tetangga Chad. Kekerasan sudah 
menewaskan lebih dari 300 ribu penduduk. Seorang karyawan PBB mengatakan 
pasukan perdamaian tidak ingin meninggalkan Muhajeria. Di kota itu masih ada 30 
ribu penduduk yang harus dilindungi. PBB akan kembali berbicara dengan 
pemerintah di Khartoum soal penarikan mundur pasukan.


* SALJU TEBAL DI BRITANIA DAN PRANCIS

Salju tebal meliputi sebagian wilayah Britania dan Prancis. Angkutan umum di 
London sebagian besar terhenti. Sementara pembatalan, penundaan dan pengalihan 
lalu lintas udara tidak dapat dihindarkan di pelbagai bandara Inggris seperti 
misalnya di bandara Heathrow. Seluruh layanan bis di kota London lumpuh. Salju 
diramalkan masih akan tetap turun. Badan meteorologi Inggris meramalkan Senin 
ini salju akan mencapai ketebalan 15 centimeter di Inggris tenggara. Peringatan 
cuaca buruk dikeluarkan di Inggris tenggara. Selain itu di bandara Prancis, 
banyak pula penundaan dan pembatalan penerbangan. Lalu lintas darat juga 
terkena dampak salju lebat. Peringatan cuaca buruk juga diberlakukan di 40 
wilayah di Prancis utara dan barat.


* BERITA BURSA

Indeks AEX di Amsterdam dibuka dengan kerugian 1.3 persen atau pada 245 poin. 
Sementara indeks NIkkei di Tokyo juga merugi 1.5 persen pada 7873.98 poin.

Indeks Dow Jones juga mengalami kerugian 1.8 persen pada 8000.86 poin. 
Sedangkan indeks teknologi Nasdaq juga ditutup negatif 2.1 persen pada 1476.42 
poin.

Satu euro setara dengan $ 1.279
Nilai tukar dolar tercatat Rp 11.453
Satu euro sama dengan Rp 14.585


* PENGUNGSI ROHINGYA DAN BAHAN BAKAR NABATI DI INDONESIA

Ulasan pers kali ini mengangkat soal manusia perahu Rohingya asal Myanmar dan 
penggunanaan bahan bakar nabati di Indonesia.

Harian sore NRC Handelsblad menulis, manusia perahu Rohingnya asal Myanmar 
dibiarkan menanti nasibnya. Hal itu karena Thailand menolak menampung mereka 
dan mengirim mereka kembali ke laut. Akibatnya ratusan manusia perahu hilang 
sejak mereka didepak oleh militer Thailand.

Thailand memperlakukan manusia perahu dengan buruk. Mereka ditempatkan di pulau 
Koh Sai Daeng dan hanya mendapatkan sedikit makanan. Setelah beberapa hari, 
militer Thailand akhirnya menempatkan mereka di atas empat perahu tanpa motor 
dengan dibekali sedikit nasi dan air serta akhirnya melepaskan mereka ke laut.

Pemerintah Thailand sendiri menjelaskan telah memperlakukan kaum Rohingyas 
dengan baik. Selain itu mereka juga berjanji akan menggelar penyelidikan. 
Padahal penyelidikan itu digelar oleh militer sendiri. Sementara PBB dan 
organisasi hak-hak asasi manusia Amnesty International serta Human Rights Watch 
melontarkan kekhwatiran mereka terhadap nasib para migran tersebut.

Indonesia juga menolak kaum Rohingya. Dengan putus asa manusia perahu tersebut 
mengatakan penolakan itu berarti kematian buat mereka. Thailand sendiri 
menyatakan berniat mencari pemecahan bersama negara-negara tetangga.

Dari masalah pengungsi kita beralih ke masalah bahan bakar nabati di Indonesia. 
Menurut situs internet Asia Sentinel, upaya Indonesia mempromosikan pemakaian 
bahan bakar nabati terhambat. Itu karena jatuhnya harga bahan komoditi 
sepanjang 2008. Setidaknya 17 perusahaan bahan bakar nabati menunda investasi 
karena permintaan menurun drastis. Jalan memang berliku, dengan adanya 
fluktuasi harga minyak kelapa. Pada Januari 2008, harga melonjak sehingga 
terlalu mahal untuk menghasilkan bio solar. 

Sementara itu kebutuhan bahan bakar nabati tidak bisa dipenuhi jika produksi 
tidak naik. Ada kekhawatiran meluas bahwa bahan bakar nabati dapat mengancam 
keamanan makanan, atau mengurangi persediaan air dan memperburuk polusi udara. 
Selain itu dapat meningkatkan emisi rumah kaca dan selanjutnya juga dapat 
mempengaruhi keanekaragaman hayati. Produksi bahan bakar nabati juga dikatakan 
dapat menggunakan banyak energi seperti yang diproduksi.

Kendati demikian, dengan mempromosikan penggunaan bahan bakar nabati maka 
Indonesia berupaya untuk selangkah lebih  maju. Menurut direktur Minyak dan Gas 
Bumi, di akhir tahun 2007 pemerintah bahkan mencoba menciptakan 3.5 juta 
lapangan kerja pada sektor bahan bakar nabati pada 2010. Bahan bakar bio diesel 
dijual di 200 pompa bahan bakar nabati di Jakarta. Sementara 24 tenaga 
pembangkit listrik telah menggunakan bahan bakar diesel sejak 2007. Kendati 
demikian pemasokan bahan bakar masih merupakan problem tersendiri.

Demikian situs Asia Sentinel, dan sekian pula ulasan pers kali ini.


* PILKADA IRAK: BENARKAH KEMENANGAN PERDANA MENTERI NURI Al-MALIKI?

Kalau isyarat-isyarat pertama tidak menipu, Perdana Menteri Irak Nuri Al-Maliki 
tampaknya akan meraih kemenangan mengejutkan. Akhir pekan lalu berlangsung 
pemilhan daerah di Irak, tanpa insiden berarti. Masih dibutuhkan waktu beberapa 
hari sebelum hasil pemilhan daerah itu diketahui secara lengkap. Laporan pakar 
Timur Tengah Bertus Hendriks.

Menjelang pemilihan daerah, tampaknya Perdana Menteri Nuri al-Maliki dengan 
partai Dakwahnya tidak punya kesempatan besar. Masih harus terbukti apakah 
kecenderungan menang itu berlanjut, tetapi yang jelas sampai sekarang Al Maliki 
berada di atas angin. 

Saingan
Partai pimpinan al-Maliki tidak hanya meraih kemenangan di propinsi-propinsi 
kunci seperti Basra yang kaya minyak juga Bagdad, pusat politik Irak. 
Jurubicara partai-partai lain menyatakan kecenderungan bahwa secara massal para 
pemilih Irak bergabung dalam partai sang Perdana Menteri, khususnya partai ISCI 
pimpinan Abdul Aziz al-Hakim. Tetapi gerakan pemimpin syiah radikal Muqtada 
al-Sadr juga kena hantaman berat, khususnya di markasnya Sadr City, wilayah 
kumuh syiah di Bagdad.

Sebenarnya kekalahan partai-partai syiah ini sudah diramalkan. Sudah selama 
tiga tahun partai-partai ini memonopoli kekuasaan di sebagian besar propinsi 
dan hasilnya mengecewakan. Ketidakbecusan dan korupsi, pengangguran besar dan 
sangat kurangnya prasarana dasar seperti air dan listrik menyebabkan pemilih 
Irak menghukum partai-partai ini. Lebih dari itu, kemenangan mereka tahun 2005 
menjadi lebih besar karena boikot pemilih sunni. Sekarang, orang-orang sunni 
ikut serta.

Mencolok
Aliansi Syiah yang terbentuk tahun 2005 sudah lama bubar. Tetapi kemenangan 
yang diraih partai terkecil dalam koalisi itu, yaitu partai Dakwah pimpinan Al 
Maliki jelas mencolok. Penjelasan terpenting bagi kemenangan itu tak diragukan 
lagi adalah bahwa sebagai Perdana Menteri Al Maliki secara tegas tidak lagi 
tampil sebagai pemimpin syiah, melainkan sebagai tokoh nasionalis Irak.

Itu sudah terjadi ketika Al Maliki memutuskan untuk mengerahkan pasukan 
nasional Irak menghadapi pemimpin syiah Muqtada al-Sadr dan pasukan Mahdinya. 
Semula pasukan Irak kalah. Tetapi pasukan Amerika mengulurkan bantuan, dan 
kekalahan bisa diatasi. Kemenangan ini menciptakan percaya diri besar pada diri 
Al-Maliki sehingga dia menindak markas Muqtada al-Sadr di Bagdad. 

Persatuan
Orang-orang Kurdi juga harus berurusan dengan Al-Maliki gaya baru ini. Di Irak 
utara, orang-orang Kurdi sudah memperoleh otonomi luas. Tetapi Al-Maliki sangat 
menentang upaya mereka untuk berkuasa di propinsi Nineveh, maklum di propinsi 
ini tinggal banyak orang sunni. Tak pelak lagi, Al-Maliki ingin tampil sebagai 
pendukung kuatnya pemerintah pusat yang bisa menjamin persatuan Irak. 

Kalangan kurdi dan syiah yang tergabung dalam partai ISCI pimpinan Abdul Aziz 
al-Hakim justru sangat menghendaki federasi lepasan, sehingga warga di selatan 
dan di utara bisa mengatur sendiri urusan mereka. Bukan kebetulan kalau kedua 
wilayah itu kaya minyak. 

Mundur
Perdana menteri Nuri Al-Maliki terus memoles citra nasionalismenya ketika ia 
berunding keras dengan Amerika tentang percepatan penarikan mundur pasukan 
Amerika, dalam persetujuan baru. Ini jelas menarik pada pemilih sunni, walau 
pun masih belum jelas bagaimana sikap mereka secara keseluruhan. Kali ini 
kalangan sunni ikut serta dalam pilkada, tetapi tidak dalam satu fron bersama. 
Perpecahan mereka masih sangat tajam. Jadi pada hasil akhir nanti bisa saja 
terjadi bahwa kemenangan kalangan sunni ini tidak terlalu besar.

Tapi sampai sekarang tampaknya Perdana Menteri Al-Maliki berhasil tampil 
kembali. Dengan kemenangan ini Al Maliki akan punya kesempatan besar untuk 
menang pada pemilu akhir tahun ini.


* KEBIJAKAN VATIKAN TIMBULKAN HEBOH

Umat Katolik Roma di Belanda terkejut dan tidak paham dengan keputusan terbaru 
Paus Benediktus XVI. Pemulihan nama baik uskup dan penyangkal holocaust, 
Richard Williamson serta pengangkatan tokoh konservatif asal Austria, Gerhard 
Maria Wagner sebagai uskup pembantu Linz menimbulkan banyak kehebohan. Menurut 
uskup Rotterdam dan ketua konferensi uskup Belanda Ad van Luyn, keputusan itu 
adalah malapetaka. Teolog Nijmegen, Jean Pierre Wils bahkan memutuskan 
meninggalkan gereja katolik saja. 

"Mengejutkan, sinis, tidak tahu sejarah dan bertentangan dengan apa yang selama 
ini berhasil dibangun antara Vatikan, gereja dan umat Yahudi," ujar Uskup 
Rotterdam, Ad van Luyn menanggapi keputusan Sri Paus untuk memulihkan nama baik 
Richard Williamson. 

Tapi Van Luyn juga yakin, Sri Paus tidak tahu ungkapan sebelumnya Williamson. 
Dalam wawancara dengan televisi Swedia belakangan ini, Williamson mengatakan 
kamp konsentrasi Nazi tidak memiliki kamar gas. Ia juga membantah pembunuhan 
enam juta warga Yahudi. 

Teolog Jean Pierre Wils tidak setuju kalau dikatakan Sri Paus tidak tahu soal 
pandangan Williamson terhadap holocaust. "Sri Paus tahu betul siapa orang 
bersangkutan", simpul Wils. 

Jean Pierre Wils: "Ini tidak mengherankan. Tidak mungkin Sri Paus tidak 
tahu-menahu. Selama bertahun-tahun ia bersimpati dengan gerakan ini. Gerakan 
ini berulangkali disebut dalam pelbagai laporan internasional yang terbit di 
dunia. Jadi ini sudah jadi rahasia umum."

Bersama tiga orang lain, Williamson anggota perhimpunan pastor sangat 
konservatif, Sint Pius X. Gerakan ini antara lain dikenal karena pandangan 
anti-semitis, ketika itu dilarang, tapi kini dipulihkan namanya oleh Paus 
Benediktus XVI. 

Teolog Wils sebenarnya sudah meramalkan ini. Baginya, keputusan Sri Paus tidak 
lain adalah pilihan politik sudah dipertimbangkan dengan matang. 

Hal yang sama berlaku bagi pengangkatan Gerhard Maria Wagner sebagai uskup 
pembantu Linz, Austria. Menurut Wagner buku Harry Potter memuja-muja setan, dan 
badai Katrina di New Orleans adalah amarah Tuhan. 

Menurut teolog Nijmegen ini, pemulihan nama baik Williamson sangat memalukan, 
sehingga ia memutuskan untuk meninggalkan gereja. 

Tapi mantan senator dan tokoh terkemuka gereja Katolik Roma, Eric Jurgens tidak 
mau sejauh itu. 

Eric Jurgens: "Tidak, gereja terdiri dari orang-orang seperti saya, orang 
percaya, dan bukan orang-orang dari hirarki". 

Jurgens mungkin menyuarakan perasaan banyak warga Katolik Roma di Belanda yang 
memang mengkritik kebijakan Vatikan, tapi saat yang sama tetap memandang gereja 
sebagai lembaga keagamaan. 

Tapi masih dipertanyakan sampai kapan mereka tetap sabar dan sampai kapan bisa 
terus membedakan paus dengan gereja, kalau Sri Paus tetap berhaluan 
konservatif. 

Eric Jurgens menjabat ketua organisasi kritis Marienburg. Ia berharap Vatikan 
berdialog dengan umatnya. 

Ini kedengarannya seperti harapan sia-sia sekelompok umat yang sudah lama tidak 
merasa terkait lagi dengan pimpinan gereja. Tapi keputusan terakhir, 
meninggalkan gereja, tampaknya masih terlalu jauh. 

Seberapa terkejut pun umat di Belanda, gereja yang retak masih belum tampak.


* BELANDA SELIDIKI DUKUNGANNYA PADA IRAK

Perdana Menteri Belanda Jan Peter Balkenende akhirnya tunduk pada tekanan 
masyarakat dan parlemen. Ia tidak lagi menentang penyelidikan terhadap 
keputusan yang diambil tahun 2003 untuk mendukung serbuan Amerika terhadap 
Irak. Walau begitu, Balkenende tetap pegang kendali. Ia menunjuk Willibrord 
Davids, mantan ketua Mahkamah Agung, sebagai ketua komisi penelitian yang juga 
akan menunjuk anggota komisinya. Laporan redaktur politik Hans Andringa dari 
Den Haag.

Makin banyak keluar pertanyaan, dari Majelis Rendah mau pun Majelis Tinggi 
Belanda. Apa yang persisnya terjadi pada bulan-bulan menjelang serbuan Amerika 
terhadap Irak? Dan mengapa pemerintah Belanda mendukung perang Irak, padahal 
tidak ada Resolusi PBB?

Berkali-kali jawaban terhadap rangkaian pertanyaan tadi tidaklah memuaskan dan 
kembali pernyataan lain muncul. Pernyataan-pertanyaan itu makin terperinci 
saja. Dan selalu saja jawabannya tidak memuaskan parlemen Belanda. 
Ketidakjelasan terus berlanjut. Perdana menteri Balkenende yang bersikukuh 
menentang penyelidikan parlemen membangkitkan perasaan penelitian macam ini 
harus benar-benar berlangsung. 

Jumat pekan silam, dalam jumpa pers mingguan, para wartawan mendesak sang 
perdana menteri kenapa terus anti penyelidikan dan bagaimana harus keluar dari 
jalan buntu ini. Sang perdana menteri tidak menjawab pertanyaan itu. Pekan lalu 
juga terdengar tuduhan bahwa pemerintah tidak bisa terus disandera oleh komosi 
tentang penelitian Irak, ketika sekarang Belanda kena depresi ekonomi sama 
hebatnya dengan Depresi Besar tahun 1930an.

Mungkin Perdana Menteri Balkenende sudah melangkah ke arah jalan keluar yang 
sekarang dipilihnya. Maklum, dalam cara berpikir ini, Balkenende sekarang 
menyatakan ingin menyelidiki keputusan pemerintahnya dulu untuk mendukung 
perang Irak. Katanya, karena pemerintah ingin memusatkan perhatian pada 
pengendalian krisis ekonomi. 

Pelbagai partai oposisi dalam Majelis Tinggi dan Majelis Rendah Belanda 
menyatakan tidak puas dengan keputusan Balkenende. Mereka merasa 
dihalang-halangi dalam upaya melakukan penyelidikan sendiri. Sangat kecil 
kemungkinan bagi dukungan mayoritas parlemen untuk membentuk panita khusus. 
Koalisi tiga partai, kristen demokrat CDA, ChristenUnie yang ortodoks dan 
partai buruh PvdA menyatakan mendukung 'penyelidikan Balkenende'. 

Sang Perdana Menteri jelas cuma beli waktu. Ia memilih senjata yang akan 
dipakainya untuk melawan penentangnya. Juga penting bahwa para menteri dilarang 
bicara soal  ini. Komisi di bawah Willibrord David diberi waktu sampai 1 
November mendatang untuk melakukan penyelidikan, tapi pada saat yang sama 
berwenang lebih sedikit ketimbang pansus parlemen.

Orang misalnya tidak bisa dipaksa tampil di depan komisi Davids, tidak bisa 
dilakukan kesaksian di bawah sumpah, dan belum jelas apakah komisi bisa 
memperoleh semua informasi yang diminta pada pelbagai lembaga pemerintah.

Jadi kalau sekarang Balkenende mau melakukan penyelidikan, maka ini bukan 
karena ia tunduk pada Majelis Tinggi dan Parlemen Belanda. Ini bisa juga 
dipandang sebagai upaya yang dijadwal baik dan untuk sementara tampaknya 
berhasil mencegah pansus parlemen.


* SBY DAN MILITER, BENARKAH TERGANGGU SOAL ABS?

Pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pekan lalu soal "asal bukan capres 
s" menyebabkan semacam perasaan gerah di kalangna perwira tinggi. Adakah 
perwira tinggi TNI mau pun Polri yang diam-diam mendukung capres lain selain 
SBY? Yang jelas sekarang KSAD Jenderal Agustadi Sasongko Purnomo menyatakan 
tengah menyelidiki adakah anggotanya terafiliasi parpol, capres atau caleg. 
Bagaimana sebenarnya hubungan SBY dengan TNI dan Polri belakangan ini? Berikut 
penjelasan prof. Hariyono pengamat militer dari Universitas Negeri Malang.

Hariyono: Saya pikir hubungan pak SBY dengan jajaran militer di lingkungan 
Angkatan Darat, khususnya, bahkan sampai ke temen-temen di Polri, itu baik-baik 
saja kok. Cuma yang menjadi risau kan ini menjelang pemilihan umum legislatif 
dan pemilihan umum presiden yang membuat pak SBY rupanya juga ingin teman-teman 
purnawirawan, baik dari jajaran Polri mau pun TNI itu tidak memanfaatkan 
teman-teman perwira tinggi yang masih aktif di jajarannya saja.

Saya pikir itu kepanikan saja yang sudah tidak jamannya diungkapkan oleh pak 
SBY. Karena pak SBY pun juga tidak bisa membuktikan. Itu hanya rumor.

Radio Nederland Wereldomroep: [RNW] Yang dikhawatirkan adalah bahwa bekas 
perwira ini aktif dalam partai politik dan itu dianggap sebagai merongrong 
kepresidenan SBY, begitu?

Hariyono: Kalau menurut saya, baik yang dijajaran Polri mau pun TNI, kalau 
merongrong pak SBY tidak ada. Tapi kalau simpati ke tokoh lain itu pasti ada, 
karena sekarang kan banyak mantan perwira tinggi yang berinisial S itu ingin 
mencalonkan diri sebagai presiden. Mulai dari Sutiyoso sampai dengan mantan 
danjen Kopassus dan Pangkostrad pak Subianto, Prabowo. Kemudian pak SBY 
sendiri. 

Nah, yang menjadi tidak jelas kan, kenapa pak SBY melontarkan itu, barangkali 
kan hanya peringatan agar para perwira tinggi tidak ikut-ikutan main mata 
dengan partai-partai politik atau calon presiden. Memang untuk menjaga 
netralitas institusi polri mau pun TNI itu bagus. Cuma, menurut saya kurang 
tepat diungkapkan di dalam era demokrasi ini, karena presiden sebagai sebuah 
simbul negara mau pun simbul pemerintahan mengungkapkan itu punya data yang 
jelas. 

Apalagi presiden kan punya akses intelijen. Kan yang lucu Kapolri mau pun 
Panglima TNI bahkan KSADnya sendiri enggak tahu soal itu. Nah, ini kan justru 
akan mengurangi citra pak SBY di mata publik, termasuk para perwira yang selama 
ini mendukung kepemimpinannya pak SBY.

RNW: Akibatnya adalah di dalam tubuh TNI mau pun Polri sekarang berlangsung 
semacam kalau bahasa inggrisnya witch hunt, jadi semacam perburuan terhadap 
kalangan yang diduga mendukung calon lain. Bagaimana ini menurut pak Hariyono?

Hariyono: Nah ini yang justru nanti akan bisa mengganggu netralitas dan 
integritas TNI, terutama sebagai institusi. Karena kalau itu nanti dilakukan 
sebuah pelacakan, terhadap orang-orang maka prasangka-prasangka itu yang akan 
muncul. Karena menurut pengamatan saya baik di jajaran Angkatan Darat, Laut, 
Udara, bahkan sampai ke Polri, hubungan perwira-perwira yang sudah purnawirawan 
dengan mereka yang masih aktif itu masih banyak.

Dan itu wajar aja di dalam sebuah tatanan demokrasi, selama yang bersangkutan 
tidak menggunakan insitusinya itu untuk mendukung calon tertentu. Karena ini 
kan secara halus orang lain tidak boleh didukung, tetapi sebenarnya sadar atau 
tidak, pernyataan pak SBY kan menginginkan adanya dukungan yang sangat solid di 
dalam jajaran perwira TNI mau pun Polri. Dan ini yang menjadikan kecurigaan 
calon-calon lain. Padahal posisi pak SBY di mata publik masih, menurut saya, 
jauh lebih tinggi dibanding calon-calon yang lain. Tapi itu yang 
kontraproduktif menurut saya, pernyataan pak SBY itu.

RNW: Sementara itu kita lihat benturan antara SBY dengan Megawati di 
koran-koran makin menajam. Bagaimana pak Hariyono melihat perkembangan ini?

Hariyono: Itu menarik ya, bahwa pak SBY ketika dalam salah satu acara membuat 
pantun untuk menangkis kritikan bu Megawati. Saya justru kagum dengan pantun 
SBY yang tidak mencoba memojokkan orang tetapi justru mengajak orang untuk 
berpikir positif. Yaitu tidak mencari kesalahan orang lain, tapi membangun 
bangsa untuk kebaikan. 

Nah, ini untuk kultur timur, khususnya kultur Indonesia, justru kritik yang 
keras dari bu Mega itu untuk kalangan PDI P memang menaikkan sebuah semangat 
sebagai partai oposisi, tapi bagi mayoritas yang diam dan netral itu justru 
kurang. Karena untuk kultur Indonesia kritik yang secara terbuka dan jujur itu 
kadang-kadang kurang mendapatkan apresiasi karena nilai sopan santun.

Nah ini yang barang kali bu Mega dalam posisi yang kurang pas untuk dinilai 
dari kesantunan, tapi pas untuk tatanan demokrasi. Nah ini kita lihat apakah 
hasil jajak pendapat posisi  bu Mega akan meningkat atau tidak.


* POLIGAMI MENINGKAT, PERCERAIAN PUN MENINGKAT

Perempuan Muslim Indonesia lebih memilih cerai, ketimbang melanjutkan 
pernikahan ketika suaminya berpoligami karena mengawini perempuan lain. Inilah 
data yang diungkapkah oleh pengadilan agama. Ada beberapa faktor yang berperan. 
Di antaranya meningkatnya kesadaran perempuan Indonesia tentang hak mereka. 
Perempuan mulai berani memperjuangkan hak mereka dan menolak dominasi pria. 
Kalau perceraian meningkat, ternyata jumlah kasus poligami juga meningkat. 
Bagaimana ini bisa dijelaskan? Berikut Nursyahbani Katjasungkana anggota DPR 
fraksi PKB.

Nursyahbani Katjasungkana[NK]: Ya, kalau dari data yang disampaikan oleh 
wartawan Jakarta Post kemarin waktu mewawancarai saya, memang faktor itu yang 
meningkat ya. Nah, tapi itu ditolak oleh kaum perempuan. 

Sementara ada semacam gerakan budaya untuk menguatkan itu semua. Seperti 
misalnya yang saya sebutkan itu, film-film baik di tv, maupun film layar lebar 
yang seperti menyebarkan bahwa poligami itu sesuatu yang memang merupakan 
ajaran agama. Ini juga dilakukan perlawanan oleh kaum perempuan. 

Radio Nederland Wereldomroep[RNW]: Tapi untuk bisa berpoligami si suami kan 
harus minta ijin si istri. Mengapa si istri toh ingin ceraikan suami?

NK: Itu salah. Bukan ijin istri. Menurut undang-undang perkawinan itu, suami 
harus meminta ijin pengadilan. 

Nah permohonan ijin pengadilan itu harus dilampiri dengan alasan. Nah, 
alasannya itu juga sangat melecehkan istri ya, diskriminatif dan menempatkan 
istri hanya sebagai sexual provider, pelayan seksual. 

Karena pertama, alasan yang bisa dipakai adalah apabila istri tidak bisa 
melahirkan keturunan. Nah, itu jelas menempatkan istri hanya sebagai mesin 
pembuat anak, tanpa dilihat apakah dia tidak melahirkan keturunan itu karena 
suaminya mandul atau nggak gitu.

Pokoknya nggak punya anak pasti dianggap kesalahan si istri dan itu bisa 
menjadi alasan untuk berpoligami. 

Kedua, kalau istri tidak perform sebagai istri. Nah, ukuran performance sebagai 
istri itu sangat subyektif, ditentukan oleh suaminya, dan/atau oleh pengadilan. 

Ketiga, kalau istri terus-menerus atau cacat secara fisik. Nah, ini 
alasan-alasan yang bagi kaum perempuan adalah alasan yang sangat diskriminatif 
dan menetapkan perempuan hanya sebagai pelayan seksual suami. 

Ketika peran-peran tidak bisa dijalankan maka dia seperti akan ditinggalkan 
sebagai istri, ditinggalkan untuk kawin lagi. 

Nah, cara lainnya adalah persetujuan istri dan atau istri-istri yang sudah ada. 
Jadi bukan ijin istri. 

Nah, tapi di dalam pasal 5 undang-undang perkawinan dikatakan bahwa apabila 
istri tidak memberikan persetujuan maka pengadilan yang akan menilai apakah 
tidak setujuinya istri itu dalam pertimbangan pengadilan itu dianggap masuk 
akal atau tidak. 

Jadi sebetulnya persetujuan istri itu sangat relatif. Karena itu bisa diambil 
alih oleh pengadilan. Artinya meskipun misalnya istri tidak setujui, kalau 
pengadilan mengatakan tidak ada alasan untuk tidak menyetujui, maka ijin itu 
bisa diberikan kepada suami untuk kawin lagi. 

RNW: Secara hukum agama, poligami itu sah ya, tapi kalau memang benar poligami 
penyebab perceraian apakah menurut Anda poligami harus dibatasi?

NK: Memang poligami di Indonesia sudah dibatasi. Artinya tidak bisa lagi 
seperti dulu ya, laki-laki bebas untuk kawin dengan siapa saja, di mana saja 
dan kapan saja, tapi dibatasi dengan alasan-alasan tadi. Yaitu memenuhi 
persyaratan-persyaratan hukum dan bahkan harus dengan ijin pengadilan. 

Kalau dibandingkan dengan negara-negara Islam yang lain, undang-undang 
perkawinan ini cukup maju ya, dengan ada pembatasan seperti itu. 

Yang kedua adalah ada counter interpretasi yang mengatakan bahwa sebetulnya 
poligami bukan menjadi ajaran Islam. Ajaran Islam itu monogami dan menempatkan 
poligami hanya pada pintu darurat sekali. 

Jadi ada peperangan juga antara mereka yang menafsirkan ayat 3 dari Anisa itu 
yang mengatakan poligami adalah hak laki-laki. Tapi ada juga penafsiran 
kontekstual dan historis yang mengatakan bahwa itu bukan hak laki-laki. Apalagi 
persyaratannya sedemikian berat, harus sedemikian adil.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke