Emang skrg asal jd karyawan satu perusahaan pasti dapet NPWP ya? Kalo gaji kita 
cuman 1 jt trus
bayar pajak, bayar listrik ama air plus telp, abis donk. Kayaknya jd karyawan 
di Indo udah gak
gitu menarik lagi ya. Udah bayar pajak, keamanan gak kondusif lagi. Beda banget 
ya ama luar.

--- Masabi Masabi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Mirip donk,  Baru aja ada seorang rekan kantor gue
> pagi pagi udah ngedumel, karena suami nya di di
> kirimin surat cinta NPWP. :D
> 
> Karena dia itu accountant, dan tau kalau ppH itu musti
> dilaporin tiap tahun, yang berarti bakalan ada
> tambahan kerja an buat lapor dan ngantri ke kantor
> pajak.  
> 
> Untuk tau tipe ppH 25 dan 29, di kantor Binusian kan
> ada accounting, coba minta dijelasin pph29 itu
> lapornya tahunan.  Jadi bisa  ngerti maksud ppH 25 itu
> apa , ppH 29 itu apa.  Simple kan, soalnya orang
> accounting / tax di kantor bisa jelasin maksudnya,
> termasuk lapornya gimana.  
> 
> Kalau seandainya suami nya belum terima NPWP, tapi
> istri sudah terima NPWP, tentu nya agak ruwet
> urusannya bukan ?
> 
> Karena selama ini yg umum ketahui NPWP tidak bisa
> dihapus, hanya surat kematian yang bisa meng hapus
> nya. Untuk yang lainnya urusannya mudah jadi tidak
> mudah.   Kalau tidak tagihan pajak akan diakumulasi
> terus, dan denda akan bertambah besar tiap bulan,
> kalau tidak lapor. :D   Hasil kerja di SG pun bisa
> abis, kalau binusiannya kagak pulang pulang dalam 6
> tahun terakhir dari Australia (kalau dapat npwp). 
> 
> Yang saya mau tau, gimana yach dengan Binusian yang di
> luar negeri,  apakah Binusian di SG / Amrik mau
> ngelapor ppH 29 ?  (karena NPWP keluar setelah
> binusian berada si SG selama lebih dari stahun ) :D
> 
> Ok, lupakan sejenak NPWP, saat nya kisah kisah
> berikut:
> 
> Beberapa hari lalu saat berada di Kampus, gue makan
> sore di seputar Kampus,  suasana sepi, hanya ada 2
> orang lain yang sedang makan juga.  Lalu masuklah
> pengamen,  dan seperti biasa, orang di depan kasih,
> gue pun juga kasih 200.   Saat mau keluar, si pengamen
> bilang " Bos minta rokok nya sebatang ya" sama orang
> di depan, karena di meja mereka ditaruh rokok.  Dan
> dikasih.  
> 
> Jaman sudah demokratis, pengamen pun lebih berani
> mengungkapkan pendapat, sudah diberi minta lagi rokok.
> :D  Ngak beda kayak di bus umum, minta nya kadang
> setengah maksa. 
> 
> Then beberapa hari lalu pun, gue mengurus surat
> pengantar utk membuat  police  certificate of good
> conduct di lurah office.   Pengantar RT gratis,
> diketahui oleh RW juga gratis.   Saat bikin di
> kelurahan,  ada juga orang lain yang mau buat. 
> Setelah distempel, dia kasih tanda terima kasih.  Gue
> pun juga kasih (cukup buat sebungkus rokok dan ngopi
> dan snack).  Tapi setelah dikasih, petugasnya bilang
> tambahin lagi donk.    Ya wes, gue tambahin aja karena
> emang perlu suratnya.  Jadi tidak kategori minta paksa
> kan ?
> 
> Ternyata sama demokratis nya.  Untung para Binusian
> adalah orang yang murah hati dan suka ber derma. 
> 
> Tinggal nanti ke polres buat bikinnya, emang ada
> sejumlah fee menurut website resmi.  Tapi belum ke
> sana jadi ngak bisa cerita cerita seru. 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> --- winarto sugondo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > Dear Indra,
> > 
> > yang ibu kamu dapetin itu apa? apakah:
> > 
> > 1. Kartu *NPWP*
> > 2. Kartu *Surat Keterangan Terdaftar*
> > 3. Kartu *Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak*
> > 
> > Kalo dari yang saya lihat, dan saya duga, kayaknya
> > ibu kamu dapet *Surat
> > Keterangan Terdaftar*. memang tenang aja. Kalo ibu
> > kamu dapet surat itu,
> > sebenarnya itu hanya format resmi dari WP standar
> > yang telah diwajibkan
> > membayar pajak. Surat itu cuman tanda keberadaan ibu
> > kamu di Kantor Pajak
> > yang bersangkutan. ibu kamu tetap wajib melaporkan
> > penghasilannya ke kantor
> > pajak, *tapi tetap tidak atas nama ibu kamu, karena
> > status ibu kamu itu kan
> > merried, jadinya pelaporan pajaknya digabung dengan
> > ayah kamu*, kecuali atas
> > perintah pengadilan dikarenakan permohonan ibu kamu,
> > atau sesuatu hal, harta
> > ibu kamu dipisah dengan ayah kamu. Ibu kamu harus
> > datang ke kantor pusat
> > Direktorat Jenderal Pajak di Gatot Subroto dan cari
> > seksi complain
> > NPWP untuk mengajukan penghapusan NPWP karena wanita
> > menikah itu tidak
> > berkewajiban punya NPWP sendiri, karena negara
> > mengakui penghasilan seorang
> > istri digabung dengan suami. Apalagi ibu kamu kan
> > seorang guru, jadinya
> > pelaporan pajaknya ngga susah koq. Yang penting,
> > sekarang minta penghapusan
> > NPWP dulu aja. Kalo ada masalah lebih lanjut, kirim
> > mail ke saya di
> > [EMAIL PROTECTED]
> > OK, cuman segini dulu yang bisa saya bantu.
> > 
> > On 11/23/05, Indra D <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > >
> > > Dear binusian,,
> > >
> > > Ibuku (seorang guru) kemarin dapat surat NPWP (yg
> > mengerikan itu) .
> > > Anehnya
> > > kok dia dimasukkan sbg pembayar pajak pph25 Dan 29
> > bukan 21 padahal dia
> > > karyawan yg akan pensiun 2 thn lagi. KLU yg
> > tertera sih memang benar :
> > > jasa
> > > pendidikan.
> > >
> > > Udah baca bbrp artikel terdahulu (katanya musti
> > tenang) tapi namanya
> > > ibu-ibu
> > > MO ditenangin tapi ngak bisa ngejelasin. Malah
> > makin kacau. :(
> > >
> > > Mustinya kan Kita ngelapor tiap bulan apa tahun?
> > Trus krn bukti potong
> > > dari
> > > kantornya cuma Ada 21 aja, apakah Kita harus
> > mengajukan keberatan?
> > >
> > > Help nih
> > >
> > >
> > >
> > > Indra
> > >
> > >
> > > [Non-text portions of this message have been
> > removed]
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> >
> *._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._*
> > >
> > >
> > >
> >
> ----^----------------------------------------------------
> > >
> > > Belajar Internet Marketing sekarang juga
> > > dari Sekolah Internet Marketing yang pertama di
> > Indonesia
> > > Kesempatan Emas Dapatkan Modul Pertama
> > > "Internet Marketing Basic" secara cuma-cuma,
> > > hanya untuk 50 orang pengunjung pertama
> > >
> > http://www.AsianBrain.com/index.php?aff_code=503499
> > >
> > >
> >
> -----------------------------------------------------------
> > >
> > > BinusNet founded on Dec 28, 1998
> > >
> > > Stop or Unsubscribe: send blank email to
> > > [EMAIL PROTECTED]
> > > Questions or Suggestions, send e-mail to
> > [EMAIL PROTECTED]
> > > Yahoo! Groups Links
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > 
> > 
> > [Non-text portions of this message have been
> > removed]
> > 
> > 
> 
> 
=== message truncated ===



                
__________________________________ 
Yahoo! Music Unlimited 
Access over 1 million songs. Try it free. 
http://music.yahoo.com/unlimited/


                
__________________________________ 
Yahoo! Music Unlimited 
Access over 1 million songs. Try it free. 
http://music.yahoo.com/unlimited/


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/iEagnA/LpQLAA/HwKMAA/wf.olB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

*._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._*


----^----------------------------------------------------

Belajar Internet Marketing sekarang juga
dari Sekolah Internet Marketing yang pertama di Indonesia
Kesempatan Emas Dapatkan Modul Pertama
"Internet Marketing Basic" secara cuma-cuma,
hanya untuk 50 orang pengunjung pertama
 http://www.AsianBrain.com/index.php?aff_code=503499

-----------------------------------------------------------

BinusNet founded on Dec 28, 1998

Stop or Unsubscribe: send blank email to [EMAIL PROTECTED]
Questions or Suggestions, send e-mail to [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/binusnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke