Maaf Nugroho, seharusnya gw ngga menuliskan kalimat yg terakhir.

Dari sinopsis dibuku ini, gw lihat penulis menuliskan berbab-bab sesuatu
yang sudah menjadi fakta sejarah dan informasi tersebut dapat ditemukaan
dengan mudah di internet, sedangkan cerita yang berkorelasi dengan judul
dibahas kurang lebih 1 bab tanpa ada usaha pembuktian yang memadai.

Seperti yang tertulis di Bab 4, kesimpulan dr. Poch adalah Hitler
berdasarkan kesaksian dari dr Sosro Husodo.

Quote:
"..Juga tentang kesaksian dr Sosro Husodo saat bertemu dengan Hitler ketika
di Sumbawa Besar. Dan semuanya dilengkapi dengan dokumen-dokumen pendukung
serta foto-foto yang akurat."

Apabila dr Sosro Husodo adalah dokter di bidang medical, seharusnya dia
punya pengetahuan lebih baik cara mengidentifikasi seseorang secara fisik
dengan lebih akurat dan memadai seperti kecocokan susunan gigi, form muka,
tinggi badan, dna  dll. Gw ragu penulis atau dr. Sosro Husodo melakukan hal
ini. Gw juga ragu kalau buku ini punya bukti authentic foto diri Hitler di
Sumbawa ini. Please kalau ada yang bisa beri info apa yang dimaksud
foto-foto yang akurat?.

Apabila sosok dr. Poch ini dulunya memang ada, tuduhan yang serampangan
bahwa dr. Poch = Hitler dan ternyata tidak dapat dibuktikan dapat dianggap
melakukan pelanggaran hukum mengenai pencemaran nama baik seseorang.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke